Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Training to Strengthen Competency of School Principals in the Implementation of the Independent Curriculum Nurdin, Diding; Suryadi, Suryadi; Uum Murfiah; Arip Amin
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.23440

Abstract

The training on strengthening school leadership competencies in the implementation of the Independent Curriculum is a community service program aimed at supporting school principals in addressing new challenges in the field of education. The Independent Curriculum emphasizes more flexible learning and focuses on developing the individual potential of students, requiring adaptive and innovative leadership from school principals. The service method used includes workshops, group discussions, and case studies involving the active participation of school principals from various educational levels. The results of the training show an improvement in principals' abilities to manage change, effectively implement the Independent Curriculum, and enhance the quality of learning in their respective schools. In conclusion, strengthening school leadership competencies in the implementation of the Independent Curriculum is an essential step to support the achievement of high-quality education that is relevant to current developments. Keywords: competence, leadership,principalship, Merdeka curriculum Abstrak Pelatihan penguatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mendukung kepala sekolah dalam menghadapi tantangan baru dalam dunia pendidikan. Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang lebih fleksibel dan berfokus pada pengembangan potensi peserta didik, sehingga membutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif dari kepala sekolah. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan berbasis workshop, diskusi kelompok, dan studi kasus yang melibatkan partisipasi aktif kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam mengelola perubahan, menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing. Simpulan bahwa penguatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka merupakan langkah penting untuk mendukung tercapainya pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. Kata kunci:
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (PBL) BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP PENINGKATANHASIL BELAJAR DAN KOMUNIKASI PSERTA DIDIK Syifa, Nabila Gina; Murfiah, Uum; Nurfaidah, Siti Solihah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keterampilan komunikasi peserta didik kelas IV di SDN Cikasungka 01. Hal tersebut disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih dominan berpusat pada guru, kurangnya variasi media, serta keterlibatan siswa yang rendah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Flashcard terhadap peningkatan hasil belajar dan komunikasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen serta desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IVA (34 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB (34 siswa) sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes (pretest dan posttest) untuk mengukur hasil belajar serta lembar observasi untuk menilai keterlibatan dan komunikasi peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, uji gain ternormalisasi, dan perhitungan effect size dengan bantuan IBM SPSS 30.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai signifikansi posttest sebesar 0,031 mengindikasikan perbedaan yang signifikan, sedangkan nilai effect size sebesar 0,68 termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini memperlihatkan bahwa model PBL berbantuan media Flashcard efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus kemampuan komunikasi peserta didik. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS di sekolah dasar.