Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XI SMA NEGERI 10 PALEMBANG Nina Anggraeni; Fuad Abd Rachman; M Hadeli
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i1.2878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajarsiswa pada mata pelajaran kimia dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif TipeTeams Games Tournaments di kelas XI IPA 5 SMAN 10 Palembang. Penelitian inimenggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan dalam tiga siklus, siklus I (duapertemuan), siklus II (dua pertemuan) dan siklus III (satu pertemuan). Teknik pengumpulandata menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Lembar observasi digunakan untukmengetahui keaktifan siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Rata-ratakeaktifan siswa kelas pada siklus I 56,11%, siklus II 67,98 % dan siklus III 77,03%.Persentase nilai hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) yaitu 20,9%, persentaseketuntasan hasil belajar siklus I (T1) adalah 47,62% , persentase ketuntasan belajar siklus II(T2) adalah 51,16%, dan persentase pada siklus III (T3) adalah 85,56%. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams GamesTournaments dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa. Selain itu juga saranyang dapat diberikan yaitu guru dapat menggunakan model pembelajaran TGT apabilamengalami kesulitan saat proses pembelajaran dan guru lebih mengontrol kelas dengan baikwalaupun hanya sebagai fasilitator.
Penggalakan Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Wonosari, Kota Semarang Yanuarita Tursinawati; Nina Anggraeni; Rochman Basuki; Dyah Mustika N; Tri Kartika S
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pemberdayaan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat bertujuan mendorong kemandirianmasyarakat agar hidup sehat. Salah satu upaya tersebut adalah dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat(GERMAS). Kegiatan pengabdian masyarakat (pengabmas) ini bertujuan untuk menggalakkan kembali danmemberdayakan masyarakat untuk hidup sehat melalui GERMAS. Kegiatan pengabmas ini didahului dengansurvey kesehatan di wilayah kelurahan Wonosari, Kota Semarang yang dilakukan oleh mahasiswa Blok 21Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiayh Semarang (FK Unimus). Setelah permasalahan kesehatanditemukan, maka dilakukan pengabdian berupa memberikan penyuluhan kesehatan, senam sehat bersama danmakan buah bersama bagi masyarakat di wilayah tersebut. Hasil dari pengabdian didapatkan bahwapengetahuan dan pemahaman tentang bahaya merokok warga meningkat dari kondisi sebelumnya. Wargaberkomitmen untuk lebih rajin dalam beraktifitas fisik dan mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur danbuah. Hal ini membuktikan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat melalui Germas telah berhasilmeningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat.Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, GERMAS, senam sehat, penyuluhan, makan sayur dan buah
Pelatihan Senam Sang Surya Pencegahan Stroke Melalui Pengukuran Kualitas Hidup Metode Whoqol di Klinik Pratama Unimus Muslimah; Nina Anggraeni; Rochman Basuki; Aga Tri Kurnia; Yazid Ahmad Hanif
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i2.42290

Abstract

Olahraga adalah strategi yang tepat untuk tetap sehat, Islam memandang kesehatan sebagai salah satu hal yang sangat penting, oleh karena itu olahraga menjadi salah satu faktor utama yang dapat menunjang kesehatan serta kebugaran tubuh. Kesehatan juga sebagai harta yang paling berharga dan tidak pernah bisa ditukar dengan apapun. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan pada semua kalangan adalah senam sang surya. Senam sang surya adalah senam yang cocok untuk diikuti karena gerakannya yang melatih otot rangka dan juga melatih pernafasan. Senam sang surya juga memadukan gerakan bagian atas tubuh dan bagian bawah tubuh, oleh karena itu senam ini memberikan kebugaran dan kebermanfaatan yang lebih bagi pelakunya. Untuk menganalisis ada tidaknya peningkatan kualitas hidup pada warga Klinik Pratama UNIMUS yang beresiko stroke setelah mengikuti senam sang surya. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian eksperinental analitik dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan adalah diambil dengan teknik consecutive sampling sebanyak 45 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa WHOQOL untuk menilai kualitas hidup seseorang. Hasil: Nilai P Value ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig. Jika nilai P Value < batas kritis penelitian maka keputusan hipotesis adalah menerima H1 dan menolak H0 atau yang berarti ada perbedaan yang siginifikan. Dalam hal ini nilai P Value untuk Domain Kualitas Hidup (Fisik, Psikologis, Hubungan Sosial, Lingkungan, dan Total Transformasi Skor) sebesar 0,000 dimana kurang dari batas kritis 0,05 yang berarti menerima H1 atau terdapat perbedaan nilai domain kualitas hidup yang siginifikan pada 3 periode senam yang dilakukan. Kesimpulan: Senam Sang Surya efektif untuk pencagahan penyakit stroke, dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kualitas hidup dari responden setelah dilakukan senam selama 3 periode.
Implementasi Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Mutu Guru di SMK 1 Babat Supat Nina Anggraeni; Bukman Lian; Meilia Rosani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12425

Abstract

This study aims to analyze the implementation of academic supervision management functions by the principal to improve teacher quality at SMK Negeri 1 Babat Supat. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that the principal systematically implements the planning, execution, and evaluation functions of academic supervision. Planning is conducted through the development of structured supervision programs, execution involves direct observation of the teaching process, and evaluation provides feedback and recommendations for teacher improvement. This supervision implementation positively impacts the enhancement of teachers' pedagogical and professional competencies, ultimately improving the quality of learning. This study recommends further training for principals in the field of academic supervision to support the sustainability of educational quality improvement.
Sinergi edukasi HIV/AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Dharma Bhakti Indonesia : peran dosen dan mahasiswa dalam membangun generasi peduli kesehatan Theophylia Melisa Manumara; Kartika Ghina Amelia; Nina Anggraeni; Nazwa Sapparingga Amalia Kartika; Nabila Apriliana Maulani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32573

Abstract

Abstrak HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, ditularkan melalui darah, ASI, air mani, dan cairan vagina. Jika tidak ditangani, HIV berkembang menjadi AIDS, kondisi di mana tubuh sangat rentan terhadap infeksi. Saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, namun terapi dapat menekan virus dan mencegahnya berkembang menjadi AIDS. Remaja, termasuk siswa SMK, merupakan kelompok rentan karena kondisi emosional yang belum stabil, minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, serta kecenderungan mencoba hal-hal baru. Kurangnya informasi yang benar serta maraknya mitos menjadikan mereka berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi mengenai penyakit HIV dan AIDS, sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat prevalensi HIV dan AIDS di masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di SMK Dharma Bakti Indonesia dengan 28 peserta dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Media yang digunakan berupa leaflet, serta metode ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan Kahoot. Materi meliputi pengertian, penyebab, gejala, cara penularan, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan. Kata kunci : HIV; AIDS; penyuluhan; kesehatan; remaja. Abstract HIV is a virus that attacks the immune system, transmitted through blood, breast milk, semen and vaginal fluids. If left untreated, HIV progresses to AIDS, a condition in which the body is highly susceptible to infection. There is currently no cure for HIV, but therapy can suppress the virus and prevent it from developing into AIDS. Adolescents, including vocational students, are a vulnerable group due to their unstable emotional state, lack of knowledge about reproductive health, and tendency to try new things. Lack of correct information and rampant myths put them at high risk of HIV/AIDS transmission. The purpose of this activity is to increase students' knowledge about HIV and AIDS, so that it is expected to reduce the prevalence rate of HIV and AIDS in the community. The activity was held at SMK Dharma Bakti Indonesia with 28 participants from the Software Engineering department. The media used were leaflets, as well as lecture, discussion, and evaluation methods through pre-test and post-test using Kahoot. The materials included the definition, causes, symptoms, modes of transmission, prevention, and treatment of HIV/AIDS. The evaluation results showed an increase in student understanding after participating in the activity. Keywords: HIV; AIDS; counseling; health; youth.