Kurnisar Kurnisar
FKIP Universitas Sriwijaya

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HAMBATAN GURU PPKN DALAM MENGKONVERSIKAN NILAI SKALA ANGKA MENJADI HURUF PADA KURIKULUM 2013 DI SMAN 1 INDRALAYA DAN SMAN 2 TANJUNG RAJA Kurniasari Kurniasari; Sri Artati Waluyati; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan guru PPKn dalam mengkonversikan sistem penilaian dari skala angka menjadi skala huruf pada kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Indralaya dan SMA Negeri 2 Tanjung Raja mulai dari proses pembuatan instrumen penilaian, pelaksanaan penilaian, pengolahan nilai, analisis dan interpretasi data hasil pengolahan nilai. Informan pada penelitian berjumlah tiga orang guru PPKn yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik wawancara dan observasi. Uji keabsahan data yang digunakan meliputi uji credibility, uji transperability, uji dependability dan uji confirmability. Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data observasi yang dilakukan dapat diketahui bahwa diperoleh persentase 48% yaitu termasuk kategori kurang baik.
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKn FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA TERHADAP KEKERASAN PADA ANAK DI SEKOLAH DAN SOLUSINYA Kurnisar Kurnisar; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v1i2.4537

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi mahasiswa terhadap kekerasan anak-anak yang terjadi di sekolah dan solusi apa yang bisa diberikan oleh mahasiswa untuk mengatasi kekerasan tersebut?. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai persepsi mahasiswa tentang  kekerasan terhadap anak di sekolah dan ntuk mengetahui keinginan mahasiswa tentang solusi untuk mengatasi kekerasan terhadap anak di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan angket (kuisioner). Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Sriwijaya yang masih aktif kuliah yaitu semester I sampai dengan semester VII Kampus Indralaya. Teknik penentuan sampel penelitian menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis puposive sampling. Sampel penelitian ini dari semua populasi yakni dari mahasiswa PPKn semester I sampai semester VII yang masih aktif mengikuti perkuliahan Kampus Indralaya. Data dikumpulkan dengan teknik pencatatan data dan angket (kuisioner). Teknik analisa data menggunakan analisa data kualitatif  yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan verifikasi. Dari hasil analisis data hasil penelitian yang diperoleh melalui pencatatan data, pengumpulan data/informasi dan penyebaran angket (kuisioner) menurut responden kekerasan terhadap anak-anak bukan hanya dapat terjadi dilingkungan sekolah saja namun bisa dimana saja, baik itu dlingkungan masyarakat maupun dirumah. Cara penanggulangan yang efektif adalah dengan memberikan informasi terhadap anak secara dini dengan pendidikan formal mengenai jenis atau macam bentuk kekerasan sehingga apabila hal tersebut terjadi anak-anak dapat melaporkannya kepada orang terdekat serta anak-anak harus mendapatkan perhatian yang lebih baik itu oleh orangtua dirumah maupun guru sebagai pendidik juga sekaligus sebagai orangtua pengganti disekolah
TUGAS DAN WEWENANG KEPALA DESA DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DESA ULAK KEMBAHANG 2 KECAMATAN PEMULUTAN BARAT KABUPATEN OGAN ILIR Endy Rahmatullah; Kurnisar Kurnisar; Mulkan Mulyadi HD
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v1i2.4544

Abstract

Penelitian dengan judul “Tugas dan Wewenang Kepala Desa dalam Pendidikan Formal di Desa Ulak Kembahang 2 Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir” ini mengambil permasalahan bagaimana tugas dan wewenang kepala desa dalam pendidikan formal di Desa Ulak Kembahang 2 Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Ulak Kembahang 2 dan seluruh pemimpin lembaga pendidikan formal yang berada di wilayah pemerintahan Desa Ulak Kembahang 2 dengan jumlah seluruh populasi lima orang. Teknik dalam penentuan sampel pada skripsi ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa data kualitatif yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, sampai dengan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis dan pembahasan data hasil wawancara ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan kebijakan dari tugas dan wewenang kepala desa Ulak Kembahang 2 dalam pendidikan formal dinilai baik hal ini terlihat dari partisipasi yang telah dilakukan kepala desa kepada lembaga pendidikan formal. Saran dalam penelitian ini agar kiranya partisipasi yang dilakukan kepala desa Ulak Kembahang 2 dapat lebih merata ke semua jenjang pendidikan formal yang berada di wilayah pemerintahannya.
PENGARUH KEGIATAN ANGGOTA PENGURUS ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) TERHADAP SIKAP KEPEMIMPINAN SISWA DI SMA NEGERI 10 PALEMBANG Intan Meutia; Mulkan Mulyadi HD; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i1.4570

Abstract

:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan anggota pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) terhadap pembentukan sikap kepemimpinan siswa di SMA Negeri 10 Palembang.Rumusan masalah dalam penelitian ini adakah pengaruh kegiatan anggotapengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) terhadap pembentukan sikap kepemimpinan siswa di SMA Negeri 10 Palembang? Populasi adalah seluruh siswa SMA N 10 Palembang yang berjumlah 1286 orang. Sedangkan sampel ditentukan sebanyak 56 siswa yang aktif mengikuti kegiatan OSIS dari populasi. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan angket. Statistik yang digunakan untuk menganalisa data dalam pembuktian adalah statistic parametris melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi α=.05.2 Hasil uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana diperoleh nilai sig. sebesar .030. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, bahwa terdapat pengaruh kegiatan anggota kegiatan OSIS terhadap sikap kepemimpinan siswa di SMA Negeri 10 Palembang. Pengaruhnya dapat dilihat pada perbandingan hasil uji regresi linier sederhana yaitu .030 terhadap α=.05. Nilai sig..030 <α=.05. Oleh karena itu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sangat penting karena merupakan Wadah Membentuk JiwaKepemimpinan.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SPONTANEOUS GROUP DISSCUSION (SGD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATAPELAJARAN PPKn DI SMP SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Yunita Yunita; Emil El Faisal; kurnisar kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 2 (2017): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i2.7878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif spontaneous group disscusion (SGD) terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada matapelajaran PKn di SMP Srijaya Palembang.  Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas VII SMP Srijaya Palembang yang berjumlah 134 yang terdiri dari 4 kelas dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.D sebagai kelas eksperimen dan VII.C sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi dan tes. Dari data hasil tes yang didapatkan untuk kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif spontaneous group disscusion (SGD) data hasil tes kelas eksperimen yaitu kelas VII.D di dapat nilai rata-rata adalah 78 dan kelas VII.C sebagai kelas kontrol adalah 76. Berdasarkan pengujian statistik dengan uji t diperoleh nilai t-hitung sebesar 0,000 ? 0,05, maka pada taraf kepercayaan 95% hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis (Ha) yaitu “Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif spontaneous group disscusion (SGD) terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada matapelajaran PKn di SMP Srijaya Palembang” secara statistik terbukti dan diterima.
PENGARUH PENERAPAN TEORI BELAJAR OPERANT CONDITIONING DALAM MATA PELAJARAN PPKn TERHADAP PERBAIKAN PERILAKU PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 6 KAYUAGUNG Ica Efilia Natasya; Mulkan Mulyadi HD; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4561

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan teori belajar Operant Conditioning pada matapelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terhadap perbaikan perilaku peserta didik di SMP 6 Kayuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP 6 Kayuagung yang berjumlah 732 siswa. Adapun sampel yang ditetapkan adalah siswa kelas VII.5 yang berjumlah  30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.6 yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data  yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah  t-tes sampel independen. Dari hasil t-tes menunjukkan  t > t table is2.952>2.002. Implementasi teori operant conditioning dapat menjadi salah satu teori belajar untuk memperbaiki perilaku siswa.
PERBEDAAN NILAI NASIONALISME SISWA KELAS VIII YANG MELAKSANAKAN KEGIATAN UPACARA BENDERA DENGAN YANG TIDAK MELAKSANAKAN KEGIATAN UPACARA BENDERA DI SMP NEGERI 15 PALEMBANG Pritia Putri Mentari; Emil El Faisal; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai nasionalisme antara siswa yang melaksanakan kegiatan upacara bendera dengan yang tidak melaksanakan kegiatan upacara bendera di SMP Negeri 15 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas A sebanyak 64 siswa dan kelas B sebanyak 61 siswa. Hasil uji Statistik Deskriptif Uji-T diperoleh nilai rata-rata kelas yang melaksanakan kegiatan upacara bendera sebesar 91.5781, dibulatkan menjadi 92. Kelas yang tidak melaksanakan kegiatan upacara bendera nilai rataratanya sebesar 77.8032, dibulatkan menjadi 78. Perbedaan kedua nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 13.7749, dibulatkan menjadi 14 dan hasil pengolahan uji hipotesis, diperoleh nilai Sig. 020 < α = .05 dengan kata lainHa diterima dan H0 ditolak,maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai nasionalisme yang signifikan antara siswa kelas VIII yang melaksanakan kegiatan upacara bendera dengan yang tidak melaksanakan kegiatan upacara bendera di SMP Negeri 15 Palembang,dengan demikian, perlakuan yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda pula.
PERSEPSI GURU PAMONG TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PENGEMASAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SMP DAN SMA/SMK SE-KABUPATEN OGAN ILIR Widya Miftahul Sholeha; Umi Chotimah; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru pamong terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mahasiswa dalam melaksanakan program pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran di SMP dan SMA/SMK SeKabupaten Ogan Ilir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pamong di SMP dan SMA/SMK Se-Kabupaten Ogan Ilir yang berjumlah 137 guru pamong. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 guru pamong yang diperoleh menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan teknik kuisioner/angket. Uji analisis instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan terhadap data penelitian didapatkan persentase skor > 62.5% yaitu 78.1%, yang berarti bahwa guru pamong mempunyai persepsi positif terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mahasiswa dalam melaksanakan program pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran di SMP dan SMA/SMK SeKabupaten Ogan Ilir.
FUNGSI EKSTRAKURIKULER PADA KEGIATAN KEPRAMUKAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 4 BANYUASIN III Sumarlika Sumarlika; Alfiandra Alfiandra; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 2 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i2.4584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi ekstrakurikuler pada kegiatan kepramukaan dalam pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 4 Banyuasin III. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 4 Banyuasin III yang berjumlah 223 orang siswa. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionatel stratified random sampling yang sampelnya sejumlah 33 orang siswa. Data yang terkumpul menggunakan teknik dokumentasi, teknik wawancara, dan teknik angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa fungsi ekstrakurikuler pada kegiatan kepramukaan dalam pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 4 Banyuasin III adalah baik. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pramuka sangat berfungsi. Hal ini terbukti dari sebanyak 87,7% siswa sangat setuju dengan kegiatan pramuka dalam membentuk karakter siswa. Sehubungan dengan itu, peneliti menyarankan agar siswa terus aktif mengikuti kegiatan pramuka baik yang diadakan di sekolah maupun di luar sekolah.
KAJIAN KRITIS PELAKSANAAN HUKUMAN MATI DALAM KERANGKA NEGARA HUKUM DI INDONESIA Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4600

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menganalisis pelaksanaan hukuman mati dalam kerangka Negara Hukum di Indonesia, dengan kondisi penegakan hukum masih sangat memerlukan penataan sungguh-sungguh ditengah-tengah gejolak politik yang sangat dinamis, maka kontroversi tidak hanya berkembang di “wilayah hukum”, tetapi juga memasuki “wilayah politik” dengan berbagai interpretasi dan dugaan-dugaan. Ada beberapa pandangan tentang pelaksanaan hukuman mati yaitu: menurut pandangan Islam, menurut hukum HAM internasional, menurut konstitusi dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Didalam hukum positif (yang berlaku) di Indonesia, baik dalam KUHP Nasional maupun perundangundangan, hukuman mati ada tercantum dengan jelas, bahkan tata cara pelaksanaannya pun juga telah diatur dengan jelas. Maka dari sudut hukum (legalistik) tidak ada hal yang harus diperdebatkan. Dalam menyikapi tentang hukuman mati dikaitkan dengan 3 (tiga) tujuan hukum, yaitu : keadilan, kepastian hukum dan manfaat/kegunaan. Dari aspek keadilan, maka penjatuhan hukuman mati seimbang dengan tindak kejahatan yang dilakukannya. Dari aspek kepastian hukum, yaitu ditegakkannya hukum yang ada dan diberlakukan, menunjukkan adanya konsistensi, ketegasan, bahwa apa yang tertulis bukan sebuah angan-angan, khayalan tetapi kenyataan yang dapat diwujudkan dengan tidak pandang bulu. Dari aspek manfaat/kegunaan, hukuman mati akan membuat efek jera kepada orang lain yang telah dan akan melakukan kejahatan, serta juga dapat memelihara wibawa pemerintah dan penegak hukum. Dalam Hukum Islam mengatakan, bahwa “Islam mengajarkan agar umat Islam memelihara akal, keturunan, harta, nyawa, dan agama, sebagai prinsip Islam yang wajib dijaga dan jangan sampai dirusak oleh siapapun.” Tindak kejahatan pembunuhan, narkoba, terorisme adalah perbuatan yang merusak apa yang harus dan wajib dipelihara. Berkaitan dengan hak asasi manusia bahwa hak asasi juga mengandung kewajiban asasi, hak seseorang dibatasi oleh kewajiban menghargai dan menghormati hak orang lain.