Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PARENTING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PAUD SURAKARTA M. Hery Yuli Setiawan; Feri Faila Sufa
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 4, No 2 (2017): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI NOVEMBER
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v4i2.8182

Abstract

The purpose of this study was to (1) describe the forms of learning, (2) Implementation of learning the characters and (3) determine whether the story-telling method can improve the character of the Early Childhood through Storytelling Method in improving discipline. The method that used in this study is action research class. The conclusions of this study were (1) The values of character education in particular discipline can be implanted (build up) in early childhood through Spiritual Aspect, Personal Aspect / personality, Social Aspect, and environmental aspects. (2) In implementation needed a model and examples of discipline from educators and parents that’sdemonstrated in early childhood to build character education (3) The method of storytelling is capable of carrying a classroom atmosphere to be more natural, and it also capable of being the media to move the rule of discipline character values of discipline in a child so grow and increase. Children are more receptive to the moral values of discipline from a story. Thus, the story method have an important role in the socialization of  a new values to the children.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis pada Muatan Pembelajaran IPS Tematik 4 Kelas V SDN 02 Cangakan Karanganyar Artika Ambar; Feri Faila Sufa; Oktiana Handini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3379

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kemampuan berpikir kritis pada muatan pembelajaran IPS tematik 4 kelas V SDN 02 Cangakan Karanganyar Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dari informan adalah Kepala SD Negeri 02 Cangakan Karanganyar, guru kelas/walikelas V, peserta didik kelas V sebanyak 5,), tempat atau peristiwa, dan dokumentasi dalam pengujian keabsahaan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi baik sumber maupun teknik. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis pada muatan pembelajaran IPS tematik 4 kelas V SDN 02 Cangakan Karanganyar dalam proses pemahaman materi dari peserta didik belum sepenuhnya memiliki keterampilan berfikir kritis karena terdapat dua aspek yang belum dipenuhi yaitu belum mampu menyimpulkan materi pelajaran dan belum mampu mengerjakan kembali atau menyelesakan soal-soal yang rumit pada pembelajaran.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Amanda Nur Amilia; Feri Faila Sufa; Ani Restuningsih
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.464

Abstract

Dalam penelitian ini, kami mengkaji dampak penggunaan media audio visual terhadap capaian belajar siswa kelas II SD Negeri Gandekan Surakarta. Fokus utama penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam memecahkan soal cerita matematika. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara penggunaan media audio visual dan peningkatan pemahaman serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Peningkatan ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif siswa, serta kemudahan mereka dalam memahami dan menerapkan materi matematika pada soal cerita. Kendati demikian, sebagian kecil siswa masih menghadapi tantangan dalam mencerna isi soal cerita. dalam memahami soal cerita.
IMPLEMENTASI PERAN KONSELING PADA PROSES PERMAINAN ANAK USIA DINI DI POS PAUD SURYO SUMINAR SURAKARTA Marsha Thufailia Zakiyyah Damariza; Feri Faila Sufa; Yetty Isna Wahyuseptiana
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14271

Abstract

ABSTRACT Early Childhood Education (ECE) is an educational level that plays an important role in optimizing children’s development during the golden age period. At this stage, children require stimulation that focuses not only on cognitive aspects but also on social and emotional development through appropriate guidance. One effort that can be implemented is integrating counseling roles into play activities. This study aims to describe the implementation of counseling roles in early childhood play activities at POS PAUD Suryo Suminar Surakarta and identify factors influencing its implementation. This study employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were selected through purposive sampling involving teachers, the school principal, and parents. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity ensured through triangulation. The results showed that counseling roles were integrated into play activities through child assistance, motivation, positive reinforcement, conflict resolution, and social-emotional development. The implementation was supported by teacher competence, school support, parental collaboration, and a conducive learning environment, while the main obstacles included diverse child characteristics, limited time, and the number of children requiring assistance. This study concludes that integrating counseling roles into play activities is an effective strategy to support children’s social-emotional development in early childhood education. ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan jenjang pendidikan yang berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan anak pada masa golden age. Pada tahap ini, anak membutuhkan stimulasi yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga perkembangan sosial dan emosional melalui pendampingan yang sesuai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan peran konseling ke dalam kegiatan bermain. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi peran konseling dalam proses permainan anak usia dini di POS PAUD Suryo Suminar Surakarta serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran konseling telah terintegrasi dalam kegiatan bermain melalui pendampingan anak, motivasi, penguatan positif, penyelesaian konflik, dan pengembangan sosial-emosional. Implementasi tersebut didukung oleh kompetensi guru, dukungan sekolah, kerja sama orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan hambatan meliputi keberagaman karakteristik anak, keterbatasan waktu, serta jumlah anak yang didampingi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi konseling dalam kegiatan bermain menjadi strategi efektif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini.