Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

GAMBARAN KECEMASAN KELUARGA MERAWAT PASIEN DENGAN SKIZOFRENIA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Ni Wayan Sulasmi; Desak Made Ari Dwi Jayanti; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 1 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i1.814

Abstract

Tahun 2020 adalah masa pandemi dari corona virus disease atau Covid 19. Pandemi ini menimbulkan kecemasan bahkan kepanikan dari berbagai kalangan khusunya keluarga pasien skizofrenia. Penderita skizofrenia rentan terkena Covid 19 karena penderita skizofrenia sangat sulit untuk mengarahkan perilakunya sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien dengan skizofrenia pada masa pandemi covid 19 di UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan model pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang dugunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling, dengan jumlah sample yang didapat sebanyak 185 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat yaitu analisis yang dilakukan terhadap tiap-tiap variabel penelitian untuk mencari distribusi frekuensi yaitu frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia pada masa pandemi Covid 19 adalah sebanyak 145 orang (78,4%) dengan kategori sedang dan tingkat kecemasan dalam kategori tidak cemas yaitu sebanyak 8 orang (4,3%). Diskusi: Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar keluarga pasien skizofrenia atau responden mengalami tingkat kecemasan sedang. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk institusi kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan jiwa serta merancang implementasi yang tepat dalam mengurangi kecemasan keluarga khususnya keluarga pasien skizofrenia. 
Overview of Pregnant Women's Knowledge about ANC Ni Ketut Citrawati; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 3 No 4 (2021): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.674 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v3i4.767

Abstract

The maternal mortality rate in Indonesia is still dominated by the three main causes of death, namely bleeding, hypertension in pregnancy and infection. Antenatal services are health services by health workers for mothers during their pregnancy in accordance with the standards of antenatal care set out in the Midwifery Service Standards (SPK). In 2017 there was a decrease and the difference between K1 and K4 coverage was 7.3%. The purpose of this study was to determine the characteristics of pregnant women including: age, education and occupation at the Tampaksiring II Health Center. This type of research is a quantitative research with a cross-sectional approach that uses a descriptive design. The data collected by giving quiestionaire to respondences. The data analized by using SPSS programe. The population in this study were all pregnant women who visited the Puskesmas Tampaksiring II and the sample in this study was 30 people. The results of this study showed that from 30 respondents 25 (83.3%) knowledge of pregnant women about antenatal care was good, while 5 (16.7%) knowledge of pregnant women about antenatal care was poor. According to Notoadmojo, the older the mother, the more knowledge she has. Mothers in their late teens will have less knowledge and experience because at this age mothers still do not have extensive experience so that it affects mother's knowledge about health, especially about Ante Natal Care (ANC). It is expected for pregnant women to increase the knowledge of pregnant women about ANC so that pregnant women know more about the meaning, benefits and goals of ANC and motivate pregnant women to comply with ANC.
Overview of Pregnant Women's Knowledge about ANC Ni Ketut Citrawati; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 1 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.465 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i1.801

Abstract

The maternal mortality rate in Indonesia is still dominated by the three main causes of death, namely bleeding, hypertension in pregnancy and infection. Antenatal services are health services by health workers for mothers during their pregnancy in accordance with the standards of antenatal care set out in the Midwifery Service Standards (SPK). In 2017 there was a decrease and the difference between K1 and K4 coverage was 7.3%. The purpose of this study was to determine the characteristics of pregnant women including: age, education and occupation at the Tampaksiring II Health Center. This type of research is a quantitative research with a cross-sectional approach that uses a descriptive design. The population in this study were all pregnant women who visited the Puskesmas Tampaksiring II and the sample in this study was 30 people. The results of this study showed that from 30 respondents 25 (83.3%) knowledge of pregnant women about antenatal care was good, while 5 (16.7%) knowledge of pregnant women about antenatal care was poor. According to Notoadmojo, the older the mother, the more knowledge she has. Mothers in their late teens will have less knowledge and experience because at this age mothers still do not have extensive experience so that it affects mother's knowledge about health, especially about Ante Natal Care (ANC). It is expected for pregnant women to increase the knowledge of pregnant women about ANC so that pregnant women know more about the meaning, benefits and goals of ANC and motivate pregnant women to comply with ANC.
Optimalisasi Peran Siswa SMK Kesehatan dalam Pencegahan Kaki Diabetes melalui Pendidikan Latihan Kaki Ni Luh Gede Intan Saraswati; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Ayu Parwati; Ni Komang Ayu Resiyanthi; Niken Ayu Merna Eka Sari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1222

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu penyakit tidak menular yang jumlahnya akan terus meningkat dimasa depan bahkan pada tahun 2025 WHO memperkirakan angka kejadian DM meningkat menjadi 300 juta orang. Penderita diabetes sering mengalami komplikasi salah satunya kaki diabetes akibat adanya neuropati, maka penderita diabetes mellitus maka sangat memerlukan upaya pencegahan primer melalui perawatan kaki dan senam kaki diabetes. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait pencegahan luka pada pasien Diabetes dan melatih siswa agar mampu mendemostrasikan senam kaki ini kepada para pendertia Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan siswa tentang pencegahan kaki Diabetes sebelum diberikan pendidikan kesehatan setelah itu melakukan penyuluhan dan praktik perawatan tentang senam kaki pada siswa. Evaluasi yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan posttest dan meminta untuk mempraktekkan secara langsung langkah-langkah dalam senam kaki. Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan tentang senam kaki dan siswa dapat mengikuti langkah-langkah senam kaki sesuai dengan yang sudah diajarkan.Terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test siswa siswi yang mengikuti ekstrakulikuler PMR di SMK Bali Dewata.
Peningkatan pengetahuan petugas ahli teknologi laboratorium medis (atlm) terkait manajemen pengelolaan spesimen urine melalui webinar: Increasing knowledge of medical laboratory technology officers related to management of urine specimens through webinars Putu Ayu Parwati; Ni Luh Gede Intan Saraswati; Niken Ayu Merna Eka Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Ni Komang Ayu Resiyanthi
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.189 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i1.5

Abstract

Pengelolaan specimen urine merupakan salah satu hal yang harus dilakukan di laboratorium klinik. Tahap pengelolaan specimen urine dilakukan dari tahap pra analitik, analitik dan pasca analitik. Untuk mencapai mutu hasil laboratorium yang memiliki ketepatan dan ketelitian tinggi maka seluruh metode dan prosedur operasional laboratorium harus terpadu. Akan tetapi, masih sering dijumpai ketidaksesuaian antara hasil pemeriksaan laboratorium dengan keadaan klinis pasien. Hal ini dapat diakibatkan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan tidak sesuai prosedur. Kesalahan tahap pra-analitik memberikan kontribusi paling besar pada kesalahan laboratorium. Salah satu kesalahan pada tahap pra-analitik yang sering terjadi adalah penundaan pemeriksaan sampel yang dapat menyebabkan kualitas sampel atau bahan pemeriksaan berubah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dengan memberikan informasi kepada petugas ATLM terkait manajemen pengelolaan spesimen urine. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah dan diskusi online melalui zoom meeting serta pengumpulan data pengetahuan dilakukan menggunakan google form. Sasaran kegiatan yaitu petugas ATLM sebanyak 100 orang. Uji analisis menunjukkan hasil p-value sebesar 0.000 yang berarti terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test petugas ATLM yang menandakan terdapat peningkatan pengetahuan peserta terkait manajemen pengelolaan specimen urine setelah mengikuti webinar. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu mengaplikasikan manajemen pengelolaan spesimen urine dalam proses pelayanan di laboratorium klinik.
Upaya pengendalian angka kejadian stunting melalui peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian gizi seimbang: Efforts to control the event of stunting through increasing maternal knowledge about balanced nutrition Niken Ayu Merna Eka Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Ni Komang Ayu Resiyanthi; Putu Ayu Parwati; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.076 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i1.6

Abstract

Target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan adalah menurunkan angka stunting hingga 40% pada tahun 2025. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu balita tentang pemberian gizi seimbang untuk menekan angka kejadian stunting. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode cerama secara individual menggunakan media leaflet. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang ditunjukkan dengan nilai (pre test) sebagian besar responden adalah termasuk kategori kurang yaitu 18 responden (72%), untuk hasil tingkat pengetahuan setelah intervensi (posttest) didapatkan hasil sebagian besar tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 19 responden (76%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan nilai pengetahuan pada ibu balita setelah diberikan edukasi tentang pemberian gizi seimbang. Disarankan untuk melakukan pengabdian masyarakat lanjutan yang dapat mengukur tingkat keterampilan ibu dengan memberikan demostrasi langsung tentang pengolahan makanan yang baik sehingga tercapai gizi yang seimbang pada anak.
GERAKAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI KADER POSYANDU Ni Komang Ayu Resiyanthi; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Ayu Parwati; Niken Ayu Merna Eka Sari; Luh Gede Intan Saraswati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 7: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting sudah menjadi salah satu permasalahan gizi besar yang dihadapi dunia, khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Stunting sendiri merupakan status gizi yang disebabkan oleh malgizi kronik, sehingga anak balita stunting bisa menjadi indikator kunci dari kesehatan ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang stunting, sehingga angka kejadian stunting dapat ditekan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan edukasi kepada kader posyandu terkait dengan gerakan pencegahan stunting. Pengukuran yang dilakukan adalah pengukuran pengetahuan kader sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi. Keterampilan juga diukur dengan menggunakan metode observasi. Sampel dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 10 orang dengan menggunakan Paired Sample T-Test karena data tidak terdistribusi normal. Hasil pengolahan data dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest kader Posyandu yang menjadi peserta pemberian Edukasi ini dengan nilai p value sebesar 0,001 yang berarti terdapat pengaruh dari pemberian edukasi ini terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu tentang gerakan pencegahn stunting. Disarankan bagi kader agar selalu meningkatkan pengetahuan agar selanjutnya dapat diteruskan kepada ibu-ibu balita yang ada di wilayah kerja masing-masing. Dengan demikian angka kejadian stunting menurun.
Pemutusan Rantai Infeksi Covid-19 pada Anak di Sekolah Dasar Islam Terpadu Albanna Denpasar Niken Ayu Merna Eka Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Ayu Parwati; Ni Komang Ayu Resiyanthi; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan status darurat bencana nasional terkait dengan kejadian pandemik virus COVID-19. Data WHO tanggal 21 September 2021 di Indonesia telah melaporkan 4,2 juta kasus terkonfirmasi, 141.000 orang diantaranya meninggal dunia. Sementara itu, di Bali 107.233 warga terkonfirmasi. Kasus COVID-19 pada anak per Juni 2021 mencapai 250.000 (12,6%) jiwa, dengan tingkat kematian mencapai angka 676 (1,2%). Berdasarkan angka tersebut 50% kematian anak dibawah usia 5 tahun. Upaya mengatasi penyebaran virus, pemerintah membuat kebijakan patuh protokol kesehatan yaitu menghimbau penerapan 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi. Anak merupakan kelompok usia yang rentan tertular virus COVID-19, oleh karena itu anak-anak perlu mendapatkan informasi yang memadai dan mudah dipahami agar dapat turut serta melaksanakan beragam upaya pencegahan COVID-19 yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Metode pengabdian ini dilakukan dengan kegiatan pendidikan kesehatan audiovisual tentang protocol kesehatan 5 M secara during melalui aplikasi zoom. Metode yang digunakan yaitu ceramah dengan media PPT dan video 5 M. Hasil terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan teng 5 M. Hal itu ditunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa baik sebelum pendidikan kesehatan sejumlah 111 siswa (72%) meningkat menjadi 135 siswa (88%). Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan audiovisual terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang penerapan 5 M.
Peningkatan Pengetahuan Orangtua tentang Deteksi Tumbuh Kembang Balita Menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan Ni Komang Ayu Resiyanthi; Niken Ayu Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Ayu Parwati; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran perkembangan anak sejak dini sangat penting untuk dilakukan agar gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dihindari. Beradsarkan data, Provinsi Bali memiliki proporsi terbesar dengan alasan utama orang tua tidak pernah ditimbang berat badan dalam 12 bulan pada anakumur 0-59 bulan terakhir adalah karena sibuk/repot yaitu sebesar 29,4 %, data proporsi alas an utama tidak pernah diukur panjang atau tinggi badan dalam 12 bulan terakhir pada anak umur 0-59 bulan di Provinsi Bali adalah karena tidak ada tempat pengukuran (56.5%). Instrumen pengukuan dengan KPSP diharapkan dapat menjadi solusi sehingga orangtua dapat melakukan pengukuran secara mandiri Metode pengabdian ini dilakukan secara langsung dengan mendatangi pelaksanaan Posyandu di banjar Margabingung dan melakukan sosialisasi secara langsung kepada orangtua terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang KPSP. Hal itu ditunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan orangtua baik setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari 20 responeden terdapat 19 orang (95%) dalam kategori pengetahuan yang baik dan 1 orang (5%) dala kategori cukup. Terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan KPSP terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan orangtua tentang deteksi tumbuh kembang balita.