Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KUALITAS TIDUR PADA RESPONDEN DENGAN RIWAYAT STROKE Dian Wahyuni; Fuji Rahmawati; Khairul Latifin; Mia Audina
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.726 KB)

Abstract

Stroke adalah salah satu masalah kesehatan yang serius. Pasien stroke bisa mengalami gangguan dan masalahtidur sehingga kualitas tidur menjadi buruk. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kualitas tidur pada pasienriwayat stroke. Desain yang digunakan adalah Deskripsi. Sampel dengan metode total sampling sebanyak 19responden. Karakteristik usia terbanyak yaitu 56-60 tahun, jenis kelamin terbanyak perempuan yaitu 12responden, sedangkan frekuensi stroke responden dengan serangan pertama yaitu 19 responden. Distribusifrekuensi kualitas tidur 19 responden (100%) mengalami kualitas tidur buruk. Implikasi penelitian diharapkanagar dapat memahami dan mengurangi gangguan dan masalah tidur pada pasien dengan riwayat strokeKata kunci: kualitas tidur, stroke
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRALAYA Fuji Rahmawati; Antarini Idriansari; Putri Widita Muharyani
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.934 KB)

Abstract

DM Tipe 2 merupakan tipe diabetes yang paling sering ditemukan di dunia. Kepatuhan pasien DM Tipe 2 terhadap terapi pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup pasien tersebut. Untuk mencapai kepatuhan tersebut, dukungan keluarga sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian survei analitik. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling berjumlah 30 responden penderita DM Tipe 2. Hasil diketahui bahwa sebagian besar Penderita DM Tipe 2 mempunyai dukungan keluarga yang baik yaitu sebesar 53,3%. Dukungan keluarga sangat membantu penderita DM tipe 2 untuk dapat meningkatkan keyakinan akan kemampuannya melakukan terapi. Diharapkan kepada Puskesmas Indralaya untuk dapat melakukan promosi kesehatan yang sasarannya tidak hanya langsung ke penderita DM Tipe 2 tetapi juga ke keluarganya.
DESKRIPSI DATA KARAKTERISTIK PEKERJA MANUAL HANDLING (KULI PANGGUL) DI PASAR 16 ILIR PALEMBANG CHARACTERISTIC DESCRIPTION OF MANUAL HANDLING WORKERS (PORTERS) IN PASAR 16 ILIR PALEMBANG Antarini Idriansari; Indri Seta Septadina; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.497 KB)

Abstract

Salah satu contoh pekerjaan yang melibatkan tenaga manusia terutama dalam pekerjaan yang berhubungan dengan pengangkatan beban-beban berat adalah pekerjaan manual handling, Pekerjaan manual handling ini menjadi salah satu pekerjaan yang berisiko menimbulkan cidera dan masalah kesehatan lainnya bagi para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi data karakteristik pekerja manual handling (kuli panggul) di pasar 16 ilir Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif meliputi usia, IMT, lama bekerja, jenis beban, riwayat merokok. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Rerata usia responden pekerja manual handling (kuli panggul) pada penelitian ini adalah sebesar 41,4 tahun, rerata IMT sebesar 21, 8, rerata lama bekerja adalah sebesar 7,6 jam, rata-rata masa kerja sebesar 17,8 tahun. Adapun rerata karakteristik lama istirahat sebesar 1 jam. Pada karakteristik beban angkut diketahui bahwa rerata beban angkut para pekerja ini adalah sebesar 92,9 kg dan pada karakteristik lama merokok diketahui rerata sebesar 8,6 tahun. Deskripsi karakteristik responden dalam penelitian ini merupakan uraian atau deskripsi faktor-faktor yang secara teoritis dapat menyebabkan keluhan nyeri punggung pada pekerja kuli panggul.Kata Kunci: pekerja manual handling, kuli panggul, nyeri punggung, tenaga manusia, beban angk
HUBUNGAN SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Fuji Rahmawati; Angeline Hosana Zefany Tarigan; Eka Yulia Fitri; Indra Prapto Nugroho
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 5, No 1 (2019): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2019
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.016 KB)

Abstract

AbstrakGejala sekunder yang biasa dirasakan oleh penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 adalah gangguantidur. Sleep hygiene merupakan suatu latihan atau kebiasaan yang dapat mempengaruhi tidur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Sleep Hygiene terhadap kualitas tidur penderitaDiabetes Mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Indralaya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatifdengan rancangan korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian iniberjumlah 29 responden dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Alat ukur menggunakan kuesioner sleephygiene index (SHI) untuk mengukur skor sleep hygiene dan kuesioner Pittsburgh sleep quality index(PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Pearson ProductMoment. Hasil penelitian didapatkan skor rata-rata sleep hygiene adalah 15,79 dan skor rata-rata kualitastidur adalah 9,31. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sleephygiene dengan kualitas tidur penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Indralaya (p value =0,017). Diharapkan pada perawat komunitas yang ada di Puskesmas Indralaya yang salah satu perannyasebagai edukator, memasukkan teknik sleep hygiene dalam pendidikan kesehatan yang harus diberikanpada penderita DM tipe 2.Kata Kunci: Sleep hygiene, kualitas tidur, Diabetes Mellitus tipe 2AbstractA secondary symptom that is commonly felt by people with Diabetes Mellitus (DM) type 2 is sleepdisturbance. Sleep hygiene is an exercise or habit that can affect sleep. This study aims to determine thecorrelation between Sleep Hygiene and sleep quality of people with DM type 2 in the working area ofIndralaya Health Center. This study is a quantitative study with a correlational design through a crosssectional approach. The sample in this study amounted to 29 respondents and selected based on inclusioncriteria. Measuring instruments used the sleep hygiene index (SHI) questionnaire to measure sleephygiene scores and the Pittsburgh sleep quality index (PSQI) questionnaire to measure sleep quality.Data were then analyzed using the Pearson Product Moment test. The results showed an average score ofsleep hygiene was 15.79 and the average score of sleep quality was 9.31. The results of the bivariateanalysis showed that there was a significant relationship between sleep hygiene and the sleep quality ofpatients with Type 2 DM in the working area of Indralaya Health Center (p value = 0.017). It isimportant to the community health nurses at Indralaya Health Center, which one of the roles as aneducator, to include sleep hygiene techniques into health education that must be given to the people withtype 2 DM.Keywords: Sleep hygiene, sleep quality, Diabetes Mellitus type 2
PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SETELAH PENGGUNAAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA LIMBANG JAYA KABUPATEN OGAN ILIR Tria Ranti Maharani; Herliawati Herliawati; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 5, No 1 (2019): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2019
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.625 KB)

Abstract

AbstrakKadar kolesterol yang tinggi di dalam darah menjadi faktor risiko penyakit hipertensi yang disebabkan karenaterjadinya sumbatan akibat plak kolesterol di pembuluh darah perifer yang mengurangi suplai darah kejantung. Peneliti memberikan alternatif dengan cara pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyakkelapa murni. VCO mengandung 50% asam lemak yang berupa asam laurat dan 7% asam kapriat. Keduanyaadalah asam lemak jenuh rantai sedang yang mudah di metabolisir dan tidak akan meningkatkan kolesteroldarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar kolesterol total setelah penggunaan VCOpada penderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah jenis kuantitatif pre eksperimental denganmenggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. VCO diberikan selama 2 minggu dengan dosis2 x 30 ml. Sampel dalam penelitian sebanyak 19 orang yang diambil dengan Purposive sampling. Datadianalisis dengan analisis univariat yaitu untuk mengetahui kadar kolesterol total sebelum dan sesudahpemberian VCO pada penderita hipertensi dan analisis bivariat untuk mengetahui perbedaan kadar kolesteroltotal sebelum dan sesudah pemberian VCO. Hasil analisis uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa adaperbedaan signifikan Kadar koelsterol total sebelum dan sesudah pemberian VCO dengan p value 0,000 (p<0,05). Rata-rata kadar kolesterol total sebelum dan sesudah pemberian VCO adalah 233 mg/dL dan 221,15mg/dL. Semua responden mengalami penurunan kadar kolesterol total dengan nilai tertinggi 22 mg/dL danterendah 6 mg/dL. Peneliti mengharapkan VCO dapat dikonsumsi rutin setiap hari untuk menurunkan kadarkolesterol total yang tinggi pada penderita hipertensi.Kata Kunci : Kadar kolesterol total, Hipertensi, Virgin Coconut Oil (VCO)AbstractHigh cholesterol levels in the blood were a risk factor for hypertension caused by blockages due tocholesterol plaques in peripheral blood vessels which reduce blood supply to the heart. The researcherprovided an alternative by given Virgin Coconut Oil (VCO) or pure coconut oil. VCO contains 50% fattyacids in the form of lauric acid and 7% capriic acid. Both were medium chain saturated fatty acids whicheasy to metabolize and will not increase blood cholesterol. This study aimed to determine change in totalcholesterol levels after used to VCO in patients with hypertension. The design of this research wasquantitative pre-experimental using One Group Pretest-Posttest Design. VCO has given for 2 weeks with adose of 2 x 30 ml. The samples of the study were 19 people by purposive sampling. The Data was analyzed byunivariate analysis to determine total cholesterol levels before and after used to VCO in patients withhypertension and bivariate analysis to determine differences in total cholesterol levels before and after usedto VCO. The results of the Wilcoxon statistical test analysis showed that there was significant differences intotal co-cholesterol levels before and after used to VCO with p value 0,000 (<0,05). The average totalcholesterol level before and after has given VCO is 233 mg / dL and 221.15 mg / dL. All respondentsexperienced a decrease in total cholesterol levels with the highest value of 22 mg / dL and as low as 6 mg /dL. Researchers suggest VCO can be consumed regularly every day to reduce high total cholesterol levels.Keywords: Total cholesterol levels, Hypertension, Virgin Coconut Oil (VCO)
HUBUNGAN KEBUTUHAN, HARAPAN, MINAT DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI DALAM MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SISWA SMA Ikat Fitriani; Fuji Rahmawati; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia semakin tinggi, untuk mengurangi risiko tertular/menularkan Covid19 maka harus mematuhi protokol kesehatan. Untuk bisa mematuhi protokol kesehatan sangat diperlukan motivasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebutuhan, harapan, minat dan dukungan sosial dengan motivasi dalam mematuhi protokol kesehatan pada siswa SMA N 1 Kikim Selatan. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X, XI dan XII SMA N 1 Kikim Selatan. Pengambilan sampel dengan cara probability sampling menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 224 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil analisis data dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan motivasi dalam mematuhi protokol kesehatan adalah variabel kebutuhan (p-value 0,000), harapan (p-value 0,000), minat (p-value 0,000), dan dukungan sosial (p-value 0,000). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perawat komunitas yang ada di unit kesehatan sekolah, terutama di SMA N 1 Kikim Selatan untuk meningkatkan motivasi para siswa untuk mematuhi protokol Kesehatan dengan melakukan penyuluhan untuk meningkatkan harapan dan minat para siswa, memfasilitasi masker dan hand sanitizer di sekolah untuk memenuhi kebutuhan para siswa dan kepada para guru untuk selalu mengingatkan siswa serta menerbitkan peraturan sebagai bentuk dukungan sosial terhadap siswa dalam menjalankan protokol kesehatan.Kata Kunci: Kebutuhan, Harapan, Minat, Dukungan Sosial, Motivasi, Protokol Kesehatan, Covid-19
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK PENDERITA TALASEMIA Rini Lusiana Ray; Fuji Rahmawati; Dhona Andhini
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.09 KB)

Abstract

Anak yang menderita talasemia diharuskan menerima perawatan seumur hidup yang berdampak pada kondisi fisik, psikologi, sosial dan sekolah yang akan mempengaruhi rendahnya nilai kualitas hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup berasal dari orang tua yakni pengetahuan dan sikap mereka terhadap anak penderita talasemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua mengenai talasemia dengan kualitas hidup anak penderita talasemia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2018 di Ruang Selincah lantai 2 Instalasi Rawat Inap A dengan sampel berjumlah 73 responden dengan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan pada analisis bivariat adalah Chi Square. Hasil analisis didapatkan ada hubungan antara pengetahuan orang tua dengan kualitas hidup anak penderita talasemia (p-value: 0,001; α 0,05) dan terdapat hubungan antara sikap orang tua dengan kualitas hidup anak penderita talasemia (p-value: 0,001; α 0,05). Seseorang yang memiliki pengetahuan yang luas akan cenderung berperilaku hidup sehat dan sadar tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan serta kesejahteraan keluarga. membawa optimisme pada orangtua dan memberikan kekuatan untuk melakukan perawatan rutin pada anak yang otomatis akan meningkatkan kualitas hidup. Diperlukan pendidikan kesehatan mengenai talasemia kepada orang tua untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan sikap positif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup anak dengan talasemia.Kata kunci : Talasemia, Pengetahuan, Sikap, Kualitas hidup, PedsQL
PENGARUH REWARD TERHADAP PERUBAHAN PRILAKU MAKAN PADA ANAK SEKOLAH Jaji Jaji; Jum Natosba; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.919 KB)

Abstract

Anak usia dini merupakan masa perkembangan dan pertumbuhan yang sangat menentukan perkembangan masa selanjutnya. Nutrisi dan menu seimbang merupakan komponen utama untuk pemeliharaan kesehatan, pertumbuhan fisik, perkembangan psikomotor, dan melakukan aktivitas sehari- hari. Salah satu masalah yang ada pada anak adalah sulit makan, dan cara mengatasinya dengan pemberian reward. Reward merupakan aplikasi dari teori behavioristik classical conditioning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahaui pengaruh reward terhadap perubahan perilaku makan pada anak.Penelitian ini menggunakan Pre Experimental Design dengan metode pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa PAUD TK Arwana sebanyak 26 orang. Sampel yang diambil adalah total populasi. Analisa bivariat dengan uji – t dependent, yaitu untuk mendapatkan data sejauh mana pengaruh reward terhadap perilaku makan anak dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi. Hasil penelitian variable jenis kelamin perempuan terbanyak yaitu 16 (61,5 %) siswa, frekuensi mengkonsumsi nutrisi yang di sajikan pada anak sebelum di beri perlakuan reword terbanyak yaitu nutrisi habis setengah 13 (50%), frekuensi mengkonsumsi nutrisi yang di sajikan pada anak dengan reword terbanyak yaitu nutrisi habis semua 15 (57,7%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0.001, maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara konsumsi nutrisi awal dengan konsumsi nutrisi dengan reword. Saran kepada ibu-ibu yang mempunyai kasus anak sulit makan dapat menggunakan metode perubahan perilaku yaitu reward sampai anak berperilaku seperti yang di harapkan. Begitupun pada institusi sekolah, dengan melihat kondisi anak yang kurang nutrisi, maka praktik perubahan perilaku dengan menggunakan reward dapat di terapkan.
Utilization of the SIMPACA Application to improve the quality of nursing care documentation for nurses Jum Natosba; Jaji Jaji; Nurna Ningsih; Herliawati Herliawati; Fuji Rahmawati; Karolin Adhisty
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 7, No 2 (2022): May 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v7i2.6837

Abstract

The phenomenon of nurses in hospitals being preoccupied with recording documentation activities manually compared to providing independent nursing care to patients. One of the reasons for improving the behavior of nurses in documenting nursing care is increasing the ability of nurses to do documentation using application assistance to facilitate the work of nurses. This community service activity aims to improve the ability of nurses to document effectively and efficiently. The activity was carried out for two days through a zoom meeting. Previously, at the beginning of the activity, a nurse's ability pre-test was conducted and at the end of the session, another measurement was made for the nurse's ability. Community service activities were carried out with 45 nurses in South Sumatra. During the activity, the participants were very enthusiastic in listening, discussing with resource persons, and doing simulations well. There is an increase in documentation ability before and after the documentation training using SIMPACA is carried out. SIMPACA is proven to be effective in improving nurses' documentation skills and reducing nurses' time in documenting their nursing care to patients. There is a need for further development of SIMPACA because it must adapt to the needs of the hospital.
Skrining Diabetes Mellitus Gestasional dan Faktor Risiko yang mempengaruhinya Fuji Rahmawati; Jum Natosba; Jaji
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 3 No. 2 (2016): Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Diabetes Mellitus (DM) Gestasional dapat mengancam keadaan ibu karena dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada saat kehamilan, pada saat melahirkan, dan setelah melahirkan. DM Gestasional pun dapat mengancam keadaan bayi bahkan sampai menyebabkan kematian. Selama ini pemeriksaan antenatal pada ibu hamil hanya berfokus pada penyakit hipertensi dan anemia. Pemeriksaan dini (skrining) untuk menegakkan diagnosa DM Gestasional pada ibu hamil masih belum dilakukan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prevalensi kejadian DM Gestasional dan faktor risiko yang mempengaruhinya (umur, riwayat DM dalam keluarga dan BMI) di wilayah kerja Puskesmas Simpang Timbangan Ogan Ilir.Metode: Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purpossive samplingberjumlah 18 responden dengan kriteria inklusi yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan 24-28 minggu selama periode penelitian dan bersedia menjadi responden. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis univariat menggunakan aplikasi komputer untuk statistik dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Pearson.Hasil: Prevalensi angka kejadian DM Gestasional di wilayah kerja Puskesmas Simpang Timbangan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016 sebanyak 5,6%. Ada hubungan yang bermakna antara umur dengan kejadian DM Gestasional (p value ≤0,05 yakni 0,02), ada hubungan yang bermakna antara riwayat DM dalam keluarga dengan kejadian DM Gestasional (p value ≤0,05 yakni 0,002), tidak ada hubungan yang bermakna antara BMI dengan kejadian DM Gestasional (p value >0,05 yakni 0,387).Simpulan: Dengan adanya skrining DM Gestasional pada ibu hamil sejak dini dapat menjadi salah satu cara untuk dapat meningkatkan kesehatan ibu terutama pada kehamilan dan mencegah penyulit-penyulit yang dapat terjadi pada saat persalinan