Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor – Faktor Penyebab Kejadian Flour Albus Patologis di Wilayah Kerja Puskesmas Klampis Nurhasanah; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kesehatan reproduksi ada beberapa hal yang sering terjadi pada perempuan, salah satu di antaranya adalah keputihan. Keputihan tidak selalu bersifat patologis, namun demikian pada umumnya orang menganggap keputihan sebagai hal yang normal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor penyebab kejadian flour albus patologis. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi wanita usia subur yang mengalami flour albus patologis di wilayah kerja Puskesmas Klampis sejumlah 43 dengan sampel. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan chi-square/Lambda (0,05). Hasil penelitian uji statistic chi-square diperoleh nilai p sama dengan 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic Lambda diperoleh nilai p sama dengan 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p sama dengan 0,033 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pekerjaan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p sama dengan 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dengan terjadinya flour albus patologis diwilayah kerja Puskesmas Klampis. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan, personal hygiene organ reproduksi untuk menghindari keputihan patologis dengan selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar dapat mengarahkan terhadap perilaku hygiene yang tepat dan benar.
Efektifitas Effleurage Massage Menggunakan Jasmin Oil Terhadap Tingkat Dysminorhea Pada Siswi Di Sma Ibnu Soleh Endang Puji Astutik; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorhea dapat diatasi dengan terapi massage effleurage adalah bentuk massage dengan menggunakan telapak tangan yang memberi tekanan lembut ke atas permukaan tubuh dengan arah sirkuler secara berulang. Meski dysmenorhea bukanlah hal yang membahayakan, tetapi bisa menyebabkan gangguan pada aktivitas juga memberi dampak bagi fisik, psikologis dan sosial pada wanita. Penelitian bertujuan mengetahui efektifitas effleurage massage menggunakan jasmin oil terhadap tingkat dysminorhea pada siswi di SMA Ibnu Sholeh Desa Ombul. Jenis penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Quasy experimentone two group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMA Ibnu Soleh Desa Ombul Arosbaya sebanyak 55 siswi. Sampel sebagian siswi yang mengalami dysmenorhea sebanyak 49 peserta. Teknik pengambilan sampel melalui Nonprobability Sampling. Hasil penelitian yang terjadi didapatkan asym.sign 0.036 yaitu lebih kecil dari 0.05 yang berarti adanya efektifitas effleurage massage menggunakan jasmin oil terhadap tingkat disminorhea. Pada uji statistik rank spearman terdapat pedoman kekuatan hubungan (correlation coefficient) yaitu 0.00 - 0.25 (korelasi sangat lemah), 0.26 - 0.50 (korelasi cukup), 0.51 - 0.75 (korelasi kuat), 0.76 - 0.99 (korelasi sangat kuat), dan 1.00 (korelasi sempurna). Pada penelitian ini didapatkan correlation coefficient 0.036 yang berarti korelasi cukup.
Gambaran Pengetahuan Tentang “Ciber Oil” (Cinnamomum Burmannii Dan Zingiber Officinale) Untuk Mengurangi Keluhan Dismenore Pada Remaja Di Smkn 2 Malang Nyna Puspita Ningrum; Solichatin; Reza Rachmawati; Niken Larasati
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to WHO, in the world the incidence rate is quite high. The incidence of dysmenorrhoea in young women on average: 16.8 persen -81persen. The average in European countries menstrual pain occurs in women 45-97 persen. The lowest Bulgarian prevalence is 8.8 persen., the highest is 94 persen in Finland. The highest prevalence of dysmenorrhea is often found in adolescent girls, which is estimated: 20-90 persen. About15 persen of adolescents have severe dysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the knowledge of students about Ciber Oil to reduce menstrual pain in students of SMKN 2 Malang.Method in this research Quantitative descriptive research with survey. The sample in this study were 74 female students of SMKN 2 Malang Sampling technique with Purposivesampling. Data analysis using frequency distribution.The results of this study are then given an interpretation based on the variables studied based on the criteria of good, adequate and insufficient. The results of this study indicate that students of SMKN 2 Malang have knowledge of Ciber Oil for Menstrual Pain Reduction, the overall knowledge is good with a total of 74 people (100.0 persen).Suggestion: For female students to further improve their knowledge about health, especially about ginger prebiotics to reduce menstrual pain, by practicing how to process them every month with herbs.
Pengaruh Metode Small Group Discussion (SGD) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seksual Pranikah Ema Yuniana; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan seksual pranikah menempatkan remaja pada tantangan risiko terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi dengan metode small group discussion (SGD) terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seksual pranikah. Desain penelitian ini adalah quasy eksperimental design dengan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini remaja putri dengan estimasi sebanyak 54 dengan sampel 53 remaja dengan teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan di SMP dan SMK Nurul Huda Bragang Kecamatan Klampis. Variabel independen penyuluhan kesehatan reproduksi dengan metode Small Group Disscution dan variabel dependen pengetahuan dan sikap seksual pranikah. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi sebelum diberikan Metode Small Group Disscution (SGD) terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah sebagian besar pengetahuan kurang yaitu 31 orang (58.5 persen) dan sesudah separuhnya menunjukan pengetahuan cukup sejumlah 27 orang (50.9 persen). Penyuluhan kesehatan reproduksi sebelum diberikan Metode Small Group Disscution (SGD) terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah hampir seluruhnya menunjukan sikap negatif sejumlah 46 orang (86.8 persen) dan sesudah menunjukan sikap negatif sejumlah 34 orang (64.2 persen). Uji statistic wilcoxon rank diperoleh p = 0,000 < α (0,05) disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi dengan metode small group disscution (SGD) terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seksual pranikah di SMP dan SMK Nurul Huda Bragang Kecamatan Klampis. Disarankan remaja dapat meningkatkan informasi untuk menambah pengetahuan mengenai seksual pranikah agar dapat bersikap positif untuk menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri mengenai perilaku seksual sebelum menikah.
Hubungan Budaya Tomboro (Mandi Uap) Suku Buton Dengan Pemulihan Masa Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Watorumbe Bata Kayani; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemulihan ibu pada masa nifas dapat terjadi setelah melewati waktu 6 minggu (40-42 hari) pasca persalinan. Salah satu bentuk pemulihan kesehatan dan perawatan bagi ibu setelah proses persalinan yang menjadi tradisi adalah pemanfaatan terapi tomboro (mandi uap) yang dipadukan dengan tanaman herbal alami.Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan budaya tomboro terhadap pemulihan masa nifas. Metode penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah Ibu nifas fisiologis hari Ke 1-7 yang melakukan budaya tomboro dan tidak melakukan budaya tomboro. Hasil Penelitian, berdasarkan hasil Uji Regresi Logistik Sederhana menunjukan Pemulihan masa nifas dengan pemeriksaan Tanda-tanda vital, laktasi dan luka perineum memiliki nilai signifikansi 0.000 < 0.05 Maka Ho ditolak dan Ha di terima, artinya ada pengaruh Budaya Tomboro (Mandi Uap) dengan pemulihan ibu nifas, sedangkan pada pemeriksaan involusio uterus tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna, dimana nilai wald 0.156 > dari 0.05. Nilai Nagelkerke R Square 0.913 yang artinya Presentasi Budaya tomboro dapat memberikan Pemulihan Masa Nifas dengan baik adalah sebesar 91.3Persen Kesimpulan, ibu nifas yang melakukan budaya tomboro secara rutin yang dimulai dari hari pertama hingga 7 hari pasca persalinan terbukti lebih cepat memberikan pemulihan pada masa nifas dibanding ibu yang tidak melakukan budaya tomboro.
Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Murniati Ningsih; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menstruasi merupakan proses pengeluaran darah dari uterus disertai serpihan selaput dinding uterus pada Wanita dewasa yang terjadi secara periodik . Remaja putri yang mengalami menstruasi sebagian besar akan mengalami dismenore. Nyeri dismenore biasanya terasa sehari sebelum masa menstruasi dan berlangsung selama dua hari atausampai berakhirnya masa menstruasi. Penyebab dismenore bermacam macam bisa suatu proses tanda dari penyakit, stress yang berlebihan serta meningkatnya hormon prostaglandin. Yaitu teori yang menyatakan saat menstruasi terjadi karena adanya peningkatan produksi hormone prostaglandin oleh dinding Rahim. Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50 Persen perempuan mengalami dismenore primer. Dismenore dapat diatasi dengan dua cara, yaitu farmakologi dan non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) terhadap dismenore. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan With Control group Pre Test and Post Test Desaign. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 105 remaja putri Teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Klampis Bangkalan dengan variable independent terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) dan variable dependen skala nyeri dismenore. Instrument lembar observasi dengan skala Visual Anolougue Scale (VAS). Analisis menggunakan uji Paired t test , hasil peelitian didapatkan sebelum dan sesudah terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) pada remaja putri di dapatkan dari intensitas nyeri sedang 67,9 Persen menjadi nyeri ringan dan sedang masing masing 42,9 Persen .dari hsil uji statistic dengan uji t Paired Test diperoleh nilai p = 0.000 berarti nilai p < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap tingkat dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 1 Klampis Bangkalan. Disarankan bagi remaja putri untuk dijadikan wawasan remaja bagaimana melakukan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) untuk menurunkan gejala dismenore pada remaja putri.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Diah Kumalasari; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja transisi dari anak-anak menjadi dewasa menunjukan maturasi psikologis individu dan ketika memasuki usia pubertas akan terjadi perubahan sistem reproduksi. Menstruasi akan terjadi dan merupakan sebagian dari peristiwa keluarnya darah secara periodic dan siklik (bulanan) disertai pelepasan selaput lender rahim (endometrium) melalui vagina pada wanita yang akan disertai dengan dismenore dari keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormone progesterone dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri. Penelitia ini betujuan untuk menganalisis pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan one grup design pre post test. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan sebanyak 39 remaja dengan tehnik total sampling. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudatul Ulum Klampis Barat. Variabel independen senam aerobik low impact dan variabel dependen skala nyeri dismenore Instrumen lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan intensitas nyeri dismenore sebelum dilakukan senam Aerobik Low Impact pada remaja putri sebagian besar menunjukan sedang sejumlah 29 (74.4persen). Intensitas nyeri dismenore setelah dilakukan senam Aerobik Low Impact pada remaja putri sebagian besar menunjukan ringan sejumlah 22 (56.4persen). dari hasil uji statistic wilcoxon rank test diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam Aerobik Low Impact terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Raudatul Ulum Klampis Barat. Disarankan bagi remaja putri untuk dijadikan wawasan remaja bagaimana melakukan senam aerobik low impact untuk menurunkan gejala nyeri dismenore pada remaja putri.
Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Flour Albus Patalogis Di Wilayah Kerja Puskesmas Klampis Nurhasanah; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kesehatan reproduksi ada beberapa hal yang sering terjadi pada perempuan, salah satu di antaranya adalah keputihan. Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum perempuan. Keputihan tidak selalu bersifat patologis, namun demikian pada umumnya orang menganggap keputihan sebagai hal yang normal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor penyebab kejadian flour albus patologis. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang mengalami flour albus patologis di wilayah kerja Puskesmas Klampis sejumlah 43 dengan sampel 43 responden. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Klampis Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Variabel independen faktor-faktor penyebab terjadinya flour albus dan variabel dependen kejadian flour albus. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan chi-square/Lambda (0,05). Hasil penelitian uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic Lambda diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,033 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pekerjaan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dengan terjadinya flour albus patologis diwilayah kerja Puskesmas Klampis. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan, personal hygiene organ reproduksi untuk menghindari keputihan patologis dengan selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar dapat mengarahkan terhadap perilaku hygiene yang tepat dan benar.
Pengaruh Pemberian Teh Rosella Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Tarwihah; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah gizi yang sering dijumpai di dunia, khususnya di Negara berkembang seperti Indonesia. Anemia merupakan masalah gizi yang banyak diderita oleh wanita terutama pada remaja putri. Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian teh rosella terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan one grup design pre post test. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan sebanyak 36 dengan tehnik random sampling. Penelitian dilaksanakan di SMA Al-Ghozali Buduran Arosbaya Barat Bangkalan Madura. Variabel independen pemberian teh rosella dan variabel dependen kadar hemoglobin Instrumen lembar observasi dan hematologi analyzer. Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin pada remaja putri sebelum diberikan teh rosella seluruhnya menunjukan tidak normal <12 gr/dl sejumlah 36 (100Persen). Kadar hemoglobin pada remaja putri sesudah diberikan teh rosella sebagian besar normal >12 gr/dl sejumlah 19 (52.8persen). Dari hasil uji statistic wilcoxon rank test diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian teh rosella terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Al-Ghozali Buduran Arosbaya Barat Bangkalan Madura. Disarankan untuk remaja putri yang mengalami anemia untuk mengkonsmi teh rosella dengan disertai peningkatan asupan makanan yang berkualitas dan mengurangi beban kerjannya.
Efektifitas Abdominal Stretching Exercise Terhadap Intensitas Dysmenorrhea Pada Remaja Putri Di Smp Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya Dwinda Dian Nanik; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah usia individu mulai berinteraksi dengan orang dewasa. Memasuki masa remaja ada beberapa jenis hormon yang mulai berperan aktif terutama hormon estrogen dan progesteron, sehingga pada tubuh wanita tertentu akan mengalami perubahan. Disamping hal tersebut, wanita yang sudah memasuki masa remaja akan mengalami menstruasi. Wanita yang sudah menstruasi akan merasakan keluhan-keluhan yang mengganggu salah satunya dysmenorrhea atau nyeri haid.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Abdominal Stretching Exercise Terhadap Intensitas Dysmenorrhea Pada Remaja Putri di SMP Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya. Metode penelitian menggunakan preeksperimental design dengan metode pendekatan one group pretest – posttest design. Hasil penelitian menunjukkan intensitas dysmenorrhea sebelum dilakukan Abdominal Stretching Exersice sebagian besar mengalami nyeri paling buruk sebanyak 19 responden (32,76 persen) dan sesudah dilakukan Abdominal Stretching Exersice sebagian besar yaitu 19 responden (32.76 persen) mengalami tidak nyeri. Uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan p-value 0,000 < α 0,05, artinya terjadinya efektifitas Abdominal Stretching Exercise terhadap intensitas dysmenorrhea Pada Remaja Putri di SMP Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya.