Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Daun Sirih Hijau (Piper Betle) Dan Merah (Piper Crocatum) Terhadap (Fluor Albus) Pada Wus Di Puskesma Wamolo Nurfitriani Jakia; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari liang vagina yang tidak berupa darah Keputihan dapat dibedakan menjadi keputihan fisiologis dan patologis .Metode penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan desain Pretest posttest with control design. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah Wanita usia subur yang mengalami keputihan. Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh pemebrian rebusan daun sirih hijau dan merah pada wanita usia subur yang mengalami keputihan dibuktikan dengan nilai P Value 0,00. Simpulan dalam penelitian ini Responden yang mengalami keputihan patologis sebesar 13,33persen dan keputihan fisiologis sebesar 33,6persen sebelum Tindakan, setelah Tindakan responden yang mengalami keputihan fisiologis sebesar 11,66 persen dan yang tidak mengalami keputihan sebesar 38,33 persen. Pada kelompok kontrol responden yang mengalami keputihan patologis sebesar 15 persen ,kepetihan fisiologis sebesar 33,33 persen dan setelah Tindakan responden yang mengalami keputihan fisiologis sebesar 26,66 persen dan 23,33 persen tidak mengalami keputihan.Pemberian Air rebusan daun sirih hijau dan merah efektif untuk mengatasi keputihan di Puskesmas Wamolo Kabupaten Buton tengah hal ini dibuktikan dengan uji ststistik nilai P Value < 0,016 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Saran dalam penelitian ini Diharapakan kepada petugas Kesehatan untuk memberikan penyuluhan terkait pengaruh pemberian rebusan daun sirih hijau dan merah pada Wanita usia subur sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya wanita usia subur.
Efektifitas Terapi Akupresur Sanyinjiao Dan Pemberian Terapi Lavender Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 2 Kecamatan Lakudo Kabupaten Butontengah Nasrawati; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan masalah bagi setiap wanita yang mengalami menstruasi yang banyak terjadi di seluruh dunia terutama yang diperkirakan terjadi pada 90persen remaja yang mengalami dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pemberian terapi akupresur sanyinjiao dan aromaterapi lavender pada Siswi SMAN 2 Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Desain penelitian Pra Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini sebesar 187 orang, sampel pada penelitian ini sebesar 36 orang, pengambilan sampel secara proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan terapi akupresur sanyinjiao, Sebagian besar menunjukan nyeri sedang 14 responden (77,78persen), nyeri berat 3 responden (16,67persen), dan nyeri ringan 1 responden (5,56persen). Setelah dilakukan terapi separuhnya menunjukan nyeri ringan sejumlah 9 responden (50,00persen), nyeri sedang 8 responden (44,44persen) dan nyeri berat terkontrol 1 responden (5,56persen). Pada terapi aroma lavender sebelum terapi, sebagian besar menunjukan nyeri sedang 14 responden (77,78persen), nyeri berat 2 responden (11,11persen), nyeri ringan 2 responden (11,11persen), Setelah terapi aroma lavender nyeri sedang 9 responden (50,00persen), nyeri ringan 7 responden (38,89persen) dan nyeri berat tetap 2 responden (11,11persen). Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji wilcoxon rank test diperoleh nilai p= 0,004 pada terapi akupresur sanyinjiao dan p =0,025 pada aromaterapi lavender, sehingga disimpulkan bahwa ada efektivitas pemberian terapi akupresur sanyinjiao dan aromaterapi lavender pada siswi SMAN 2 Lakudo. Saran kepada remaja putri diharapkan tetap mengembangkan hasil dari penelitian ini dalam menurunkan tingkat nyeri dismenore primer.