Articles
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK REKLAME DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Marson Tombokan, Marson Tombokan;
Morasa, Jenny;
Runtu, Treesje
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.484 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v7i3.24559
Abstrak. Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Penelitian ini dilakukan pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Minahasa Selatan dengan tujuan untuk mengetahui Apakah proses perhitungan dan pelaporan pajak reklame di kabupaten Minahasa Selatan sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 31 tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang setiap data dikumpulkan dan dianalisis kemudian ditarik kesimpulan dan jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa untuk proses perhitungan dan pelaporan pajak reklame sudah sesuai namun masih terjadi berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh wajib pajak reklame. Saran jumlah pegawai dalam pengawasan pajak reklame harus ditambah dan penindakan tegas bagi para wajib pajak yang melanggar atau lalai dalam melaporkan kewajibanya. Kata Kunci: perhitungan, pelaporan, pajak reklame.
ANALISIS PENERAPAN PSAK 48 (2015) PENURUNAN NILAI ASET TETAP PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK
Danga, Endang Giani Hadianti;
Morasa, Jenny
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1356-1485
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.007 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.12362
Setiap perusahaan memiliki aset-aset yang terkadang dapat turun nilainya karena nilai yang terpulihkan yang diharapkan lebih kecil dari nilai tercatat aset. Penurunan nilai aset terjadi jika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkan maka entitas harus mengakui rugi penurunan nilai. Jika pada pengujian tidak terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai maka entitas tidak perlu mengestimasi jumlah terpulihkan. Penelitian ini mengambil objek pada PT. Bank Mandiri (persero) Tbk. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan akuntansi terhadap penurunan nilai pada PT. Bank Mandiri (persero) Tbk apakah telah sesuai dengan PSAK 48 (2015) dan untuk mengetahui penyajian dan pengungkapan penurunan nilai aset tetap dalam laporan keuangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana penelitian ini menguraikan rumusan masalah yang hendak dibahas berdasarkan pada kondisi ilmiah objek penelitian. Hasil menunjukkan data yang diperoleh penelitian tahun 2014 dan 2015 aset tetap yang mengalami penurunan nilai adalah kendaraan bermotor. Kesimpulan yang diperoleh dari PT. Bank Mandiri adalah bank ini telah menerapkan PSAK 48 (2015) Penurunan Nilai Aset. Sebaiknya manajemen Bank Mandiri kantor pusat Jakarta mencantumkan secara rinci jumlah aset tetap yang diestimasi, untuk menghasilkan jumlah terpulihkan agar para pembaca laporan keuangan dapat mengetahuinya. Kata kunci: aset tetap, penurunan nilai aset
PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA PT. FORTUNA INTI ALAM DIMANADO SULAWESI UTARA
Lepar, Septyani Martha;
Morasa, Jenny;
Mawikere, Lidia
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1339 - 1471
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.302 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.2.2014.4723
PT. Fortuna Inti Alam adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri kopi yang memiliki 3 jenis produk kopi yaitu Fortuna-1, Formula-1, dan Fortorang. Metode Activity Based Costing (ABC) merupakan sistem perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang didasarkan pada aktivitas dalam perusahaan sehingga dapat menghasilkan HPP yang lebih akurat. Metode ini diharapkan dapat diterapkan pada PT. Fortuna Inti Alam. ABC ini memiliki 4 Tingkat (Level) yaitu level unit, level batch, level product, dan level facility. Metode ini diharapkan dapat diterapkan pada PT. Fortuna Inti Alam Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana penetapan HPP dengan sistem ABC dan untuk mengetahui perhitungan HPP dengan metode ABC. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan perhitungan HPP dengan metode ABC menunjukkan kondisi undercost untuk produk Fortuna-1 dan kondisi overcost untuk Formula-1 dan Fortorang. Hal ini disebabkan perhitungan harga pokok produksi dengan sistem tradisional hanya menggunakan satu cost driver yaitu jumlah unit produksi sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik sedangkan metode ABC menggunakan lebih dari satu cost driver Kata kunci: harga pokok produksi, sistem tradisional, activity-based costing
PERLAKUAN AKUNTANSI CAPITAL EXPENDITURE DAN REVENUE EXPENDITURE PADA PT. GUNUNG INTAN PERMATA
Pondaag, Gracia Regina Miranda;
Morasa, Jenny .;
Gamaliel, Hendrik .
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1315
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.216 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v5i2.16168
Abstrak: Pentingnya perlakuan akuntansi atas capital expenditure dan revenue expenditure sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, diharapkan perusahaan dalam pembuatan laporan keuangan memiliki keseragaman dalam penyajian laporan keuangan. Tujuan yang diharapkan penulis dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi capital expenditure dan revenue expenditure apakah telah sesuai dengan PSAK 16. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, dimana proses pemecahan masalah yang diselidiki dengan menjabarkan atau melukiskan kondisi objek penelitian pada periode penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hasil penelitan yang didapat adalah perusahaan telah menjalankan kebijakan dalam mengatur pemisahan capital expenditure dan revenue expenditure, dimana jika suatu pengeluaran dapat memperpanjang suatu masa manfaat aktiva tetap dan mempunyai nilai material maka dikategorikan sebagai capital expenditure. Sebaliknya, jika suatu pengeluaran hanya memberikan masa manfaat pada periode berjalan dan mempunyai nilai tidak material, maka dikategorikan sebagai revenue expenditure.Kata Kunci: Capital Expenditure, Revenue Expenditure, PSAK 16
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MASA OTONOMI DAERAH PADA KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Tamboto, Laedy;
Morasa, Jenny;
Mawikere, Lidia
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 716-840
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.154 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.2.2014.4412
Kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang mencerminkan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian, efektifitas dan efisiensi keuangan daerah pada Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berupa data laporan realisasi anggaran selama tahun 2008-2012, dan untuk memperkirakan kemungkinan tingkat kemandirian, efektifitas, dan efisiensi ditahun-tahun yang akan datang digunakan analisis trend. Hasil penelitian menunjukkan ketidakmampuan Kabupaten Minahasa Tenggara dalam mengelola pendapatan asli daerah (PAD) yang menyebabkan masih kurangnya tingkat kemandirian serta kurangnya efisiensi dalam merealisasikan pengeluarannya, akan tetapi pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sudah dapat meningkatkan pendapatan, khususnya PAD yang sudah memenuhi target, untuk itu pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sebaiknya meningkatkan target PAD, melalui sektor pajak dan retribusi yang berpotensi dan belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh pemerintah daerah Kata kunci: kemampuan keuangan daerah, otonomi daerah
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.36 TENTANG AKUNTANSI KONTRAK ASURANSI JIWA PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG MANADO
Horman, Indry T.;
Morasa, Jenny
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 860-973
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.531 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.11838
Asuransi merupakan lembaga yang berperan penting dalam perekonomian. Asuransi jiwa khususnya memiliki fungsi akumulasi dimana sebagian premi yang telah dibayarkan tertanggung merupakan suatu akumulasi pembayaran yang pada akhirnya akan merupakan dana investasi yang akan diserahkan oleh pihak penanggung kepada pihak tertanggung, sehingga peranan ganda asuransi jiwa adalah perlindungan dan investasi atau tabungan. Penyajian laporan keuangan yang baik akan meningkatkan kualitas perusahaan. Di Indonesia, asuransi jiwa diatur dalam PSAK No.36. Objek penelitian adalah PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan PSAK No.36 pada Asuransi Jiwasraya Manado, sehingga penyajian laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlakudi Indonesia. Metode analisis yang digunakan deskriptif, untuk menganalisis penerapan PSAK No.36 atas akuntansi kontrak asuransi jiwa. Hasil penelitian disimpulkan bahwa PT. Asuransi Jiwasraya Manado belum menerapkan secara penuh PSAK No.36, karena untuk pendapatan lain yang berasal dari komisi reasuransi dan komisi keuntungan serta estimasi liabilitas manfaat polis masa depan tidak dilakukan oleh kantor cabang. Sebaiknya manajemen mengikuti perkembangan standar akuntansi keuangan dengan menerapkan PSAK No.36 revisi 2015. Kata kunci: asuransi jiwa, pendapatan, beban, liabilitas
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN BARANG PRODUKSI PADA JEPARA MEUBEL DI KOTA BITUNG
Macpal, Bellinda;
Morasa, Jenny;
Tirayoh, Victorina
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1443 - 1563
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.316 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i3.5898
Perhitungan harga pokok penjualan sangat penting karena bertujuan untuk menetapkan harga jual yang tepat dan mampu bersaing. Penetapan harga ini merupakan salah satu keputusan yang penting bagi manajemen, sama halnya dengan perhitungan harga pokok penjualan pada jepara meubel di kota bitung. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis deskriptif dengan mengambil data harga pokok penjualan dari data perusahaan, lalu mengambil landasan?landasan teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, kemudian membandingkan kedua data tersebut. Setelah itu menganalisis langkah?langkah yang diambil perusahaan dalam perhitungan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok penjualan pada jepara meubel belum dapat dikatakan efektif, disebabkan perusahaan belum memperhitungkan biaya non produksi, dimana biaya-biaya tersebut juga termasuk biaya yang dikeluarkan perusahan walaupun tidak termasuk dalam biaya produksi satu set kursi dan meja tamu. Terdapat perbedaan harga jual antara perusahan dan hasil setelah dievaluasi dengan metode full costing, karena biaya non produksi diperhitungkan sesuai dengan rumus yang hasilnya lebih tinggi dari perusahaan.Diharapkan jepara meubel dapat meninjau kembali perhitungan harga pokok penjualan. Kata kunci: harga pokok penjualan, produksi
ANALISIS BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. ROYAL COCONUT KAWANGKOAN
Wehantouw, Feybie F.V.;
Morasa, Jenny;
Tirayoh, Victorina
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1089 - 1213
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.522 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i3.5892
Biaya standar adalah biaya yang telah ditentukan sebelumnya untuk memproduksi satu unit atau sejumlah tertentu produksi selama suatu periode tertentu. Penetapan biaya standar dapat memberikan pedoman pada perusahaan untuk mengetahui biaya yang seharusnya terjadi dalam proses produksi, karena efisiensi proses produksi yang di laksanakan menjadi faktor yang penting dalam penentuan biaya operasi keseluruhan perusahaan juga nantinya akan berpengaruh pada keseluruhan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya produksi pada PT. Royal Coconut Kawangkoan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan analisis biaya standar produksi tepung kelapa terjadi selisih yang merugikan pada selisih hasil bahan baku, dan terjadi selisih menguntungkan pada harga kuantitas bahan baku. Tepung kelapa, terjadi selisih yang merugikan pada selisih hasil dan kuantitas bahan baku, namun juga terdapat selisih yang menguntungkan pada selisih harga bahan baku, selisih tarif tenaga kerja langsung menunjukkan hasil varians yang merugikan, namun selisih efisiensi dan hasil tenaga kerja langsung menunjukkan varians yang menguntungkan. Sebaiknya perusahaan menggunakan standar pelaksanaan terbaik yang dapat dicapai dalam menyusun biaya standar, karena standar ini memungkinkan perusahaan menghitung ketidakefisienan yang terjadi selama proses produksi. Kata kunci: biaya standar, biaya produksi
PENERAPAN BIAYA RELEVAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBUAT SENDIRI ATAU MEMBUAT PRODUK SETENGAH JADI UNTUK MENINGKATKAN LABA PADA CV. TABEA
Potalangi, Stefanie Shinta;
Morasa, Jenny;
Tirayoh, Victorina Z.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1212-1338
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.924 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i2.4709
Informasi biaya relevan dalam pengambilan keputusan membuat sendiri atau membeli produk setengah jadi sangat berperan penting bagi perusahaan, karena dapat mempengaruhi peningkatan laba. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan biaya relevan dalam pengambilan keputusan pada CV.Tabea yang berlokasi di desa Pondang kecamatan Amurang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan metode biaya relevan dalam pengambilan keputusan yang diajukan mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan apabila perusahaan membuat sendiri produk setengah jadinya. Manajemen perusahaan sebaiknya menerapkan biaya relevan dalam pengambilan keputusan membuat sendiri produk setengah jadi, karena dalam perhitungan biaya relevan untuk memenuhi suatu pesanan biaya yang dikeluarkan lebih rendah dan perusahaan dapat melakukan penghematan biaya untuk meningkatkan laba. Kata kunci: biaya relevan, keputusan membuat atau membeli
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK HOTEL DAN RESTORAN PADA HOTEL WHIZ PRIME MANADO
Senduk, Monica;
Saerang, David P. E.;
Morasa, Jenny
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32400/gc.15.1.27851.2020
As the development of tourism industry in Manado City, make a potential impact for the hotel industry in Manado City. Thus we must pay more attention to the tax treatment in the hospitality business, both in its application and calculation. The purpose of this study was to find out the application of hotel tax accounting at Whiz Prime Hotel Manado. This type of research is descriptive. Data obtained through field observations, interviews and library research. Data were then analyzed using qualitative descriptive analysis methods. The results showed that the calculation and deduction of local taxes on Whiz Prime Hotel Manado already refers to existing tax regulations. Hotel tax calculation in every transaction is done at the end of every month by Whiz Prime Hotel. Although the application and calculation have been implemented according to the existing regulations, but there are still those who do not understand what supporting services are in hotel taxes. For this reason, Whiz Prime Hotel is expected to maintain existing performance and improve understanding and application, so that services and human resources can be better.