Dianti Desita Sari
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Daging dan Lemak Domba Terhadap Tekanan Darah Sistolik TIkus Wistar Mutia Yuliza; Fathimah Fathimah; Dianti Desita Sari
Darussalam Nutrition Journal Vol 3, No 1 (2019): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v3i1.3102

Abstract

Tekanan darah tikus yang diberikan daging domba rebus adalah 96 ± 1,4, 116 ± 3,1 127 ± 4,8, daging domba rebus dan lemak adalah 107 ± 2,6, 143 ± 2,2 dan 163 ± 2, daging domba bakar adalah  96 ± 3,6 117 ± 1,2 114 ± 0,4 daging domba bakar dan lemak adalah  100 ± 1,9 100 ± 1,9, 152 ± 3,7. Tidak terdapat kenaikan tekanan darah yang signifikan pada minggu pertama pemberian daging domba rebus dan bakar. Pada kelompok yang diberi penambahan lemak daging domba terjadi kenaikan darah yang signifikan sejak minggu pertama perlakuan. Penelitian ini menunjukan bawha konsumsi daging domba dan lemak selama tiga minggu mampu meningkatkan tekanan darah
Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hidrasi dengan total asupan cairan pada remaja putri Erma Srisofiarani Sudarsono; Susi Nurohmi; Amilia Yuni Damayanti; Dianti Desita Sari
Darussalam Nutrition Journal Vol 3, No 2 (2019): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v3i2.3108

Abstract

Latar belakang: Dehidrasi adalah kondisi dimana pengeluaran cairan lebih tinggi dari pada asupan cairan kedalam tubuh. The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) telah menyatakan bahwa banyak dari remaja yang mengalami dehidrasi ringan dengan persentase yang tinggi yaitu 49,5%. Banyak dari manusia hanya minum ketika mereka mereka merasa kehausan, sedangkan rasa haus itu adalah tanda dari dehidrasi ringan. Salah satu faktor yang mempengaruhi total asupan cairan adalah pengetahuan tentang hidrasi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang hidrasi dengan total asupan cairan pada remaja putri. Metode:penelitian ini adalah study observasional menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini menggunakan kuesioner untuk pengukur pengetahuan, 24-h food recorddan 24-h fluid recorduntuk menentukan total asupan cairan, diuji menggunakan Uji Chi-square. Hasil:Rata-rata dari total asupan cairan adalah 1971,06 ml per hari, remaja putri yang berisiko mengalami dehidrasi sebanyak 56% dan rata-rata pengetahuan hidrasi adalah 61,32% dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang hidrasi dengan total asupan cairan pada remaja putri dengan p value0,000 < α 0,05. Kesimpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang hidrasi dengan total asupan cairan pada remaja putri.