Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penentuan Stabilitas Muara Sungai Batusuya Berdasarkan Parameter Prisma Pasang Surut dan Analisis Sedimentasi Ulwiya, Aimatul; Mudin, Yutdam; Rahman, Abdul
Gravitasi Vol. 18 No. 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.875 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i1.13309

Abstract

ABSTRAK Penelitian tentang penentuan stabilitas dan analisis sedimentasi, telah dilakukan pada Muara sungai Batusuya. Penelitian ini bertujuan memodelkan transport sedimen dengan menggunakan model numerik 2D dan menetukan nilai stabilitas muara sungai berdasarkan parameter prisma pasang surut. Data yang digunakan pada penel itian ini berupa data primer yaitu debit, sedimen dan gelombang sedangkan data sekunder yaitu data batimetri, data pasang surut dan data angin. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola arus di perairan Sungai Batusuya kecepatan arus maksimum terjadi pada pasang purnama sebesar 0.012 m/s dan kecepatan arus minimum terjadi pada saat surut purnama sebesar 0.0014 m/s. Sebaran sedimen di muara Sungai Batusuya selama 29 hari dominan kearah barat laut dengan besar konsentrasi sedimen 0.01 kg m3 ⁄ . Hasil penentuan stabilitas muara Sungai Batusuya diperoleh sebesar 3.44 dengan ketetapan nilai stabilitas mulut sungai bahwa nilai yang didapatkan termaksud dalam kriteria memiliki nilai stabilitas kurang dari 20 (S < 20) menunjukan bahwa mulut sungai tidak stabil dan sangat sering tertutup. Kata kunci : Pola arus, Transport sedimen, Stabilitas muara sungai
Pemodelan Sebaran Sedimen dan Analisis Kualitas Air di Muara Sungai Alindau Kabupaten Donggala Marwah; Mudin, Yutdam; Sesa, Elisa
Gravitasi Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.683 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i2.15074

Abstract

Penelitian mengenai pemodelan sebaran sedimen dan analisis kualitas air telah dilakukan dengan obyek muara Sungai Alindau Kabupaten Donggala. Penelitian ini bertujuan memodelkan sebaran distribusi konsentrasi sedimen dan menganalisis kualitas air di muara Sungai Alindau yang dipengaruhi oleh aktivitas penambang pasir. Pemodelan ini menggunakan model numerik 2D dengan memanfaatkan data debit aliran sungai, data sedimen, data batimetri, dan gelombang pasang surut sebagai data inputnya. Luaran model menghasilkan pola arus serta pola sebaran sedimen di muara Sungai Alindau. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola arus di perairan Sungai Alindau memiliki kecepatan arus maksimum terjadi pada saat kondisi pasang menuju surut purnama sebesar 0,023 m/s dan kecepatan arus minimum terjadi pada kondisi pasang purnama sebesar 0,018 m/s. Secara keseluruhan sebaran sedimen melayang selama 29 hari di sekitar muara Sungai Alindau dominan ke arah barat laut dengan besar konsentrasi sedimen mencapai 306 gr/m3. Hasil penentuan kualitas air di muara Sungai Alindau dengan melihat parameter BOD, COD, dan DO diperoleh bahwa BOD memiliki nilai 0 berada pada kategori kelas A (baik sekali) dengan status memenuhi Baku Mutu Lingkungan (BML), untuk hasil analisis COD memiliki nilai -12 masuk dalam kategori kelas C (Sedang) dengan status cemar sedang, sedangkan untuk parameter DO memiliki nilai -2 masuk ke dalam kategori kelas B (Baik) dengan status cemar ringan. Hasil simulasi modul SED2D untuk arah sebaran BOD dan COD adalah dominan ke arah barat laut. Kata kunci : Kualitas air, Pola arus, Sebaran konsentrasi sedimen.
ANALISIS PENGARUH ANGIN TERHADAP POLA ARUS PERMUKAAN DAN DISTRIBUSI SALINITAS DI MUARA SUNGAI PALU Meidji, Icha Untari; Mudin, Yutdam; Jayadi, Harsano; Botjing, Muslimin U
JFT : Jurnal Fisika dan Terapannya Vol 7 No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jft.v7i1.13219

Abstract

The pattern of surface currents and salinity distribution at the mouth of the Palu River by using the 2D coherens model to show that the presence of wind factors influences the velocity and direction of the tidal and non-tidal surface flow patterns at the mouth of the Palu River. Using primary and secondary data, the results show that non-tidal currents are more dominant with the direction of spread from the North to the East to the West then turn to the South, with a velocity of 2.57 m/s. The pattern of salinity distribution with tidal and non-tidal flow generators has a different model. Still, it has the same direction, namely the flow from North East to West direction, which is deflected to the South adjacent to the mouth of the Palu River estuary. 
Model Numerik Sebaran Sedimen Tersuspensi di Muara Sungai Pulege Kabupaten Donggala Maryam; Yutdam Mudin; Abd. Rahman
Gravitasi Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.576 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i2.15065

Abstract

Sungai Pulege memiliki peran penting sebagai penyalur material tersuspensi dari daerah hulu menuju laut. Proses sebaran sedimen di perairan laut dipengaruhi oleh faktor fisika oseonografi. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan pola sedimen tersuspensi untuk menentukan sebaran konsentrasinya di muara Sungai Pulege. Dalam penelitian meliputi data primer berupa kosentrasi sedimen tersuspensi, dan debit sungai sedangkan data sekunder berupa peta batimetri, RBI, data pasut, arus dan angin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, analisis sampel sedimen tersuspensi menggunakan metode Gravimetri di laboratorium FMIPA UNTAD dan pembuatan model sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi menggunakan pendekatan matematik SED2D dalam Software Surface Water Modelling System (SMS). Hasil penelitian dengan menggunakan modul SED2D menunjukkan bahwa nilai konsentrasi maksimum sedimen tersuspensi yang berada di sekitaran sungai khusususnya di stasiun I sebesar 0.40 gram/liter, dan menyebar kearah sekitaran Perairan Pantai Tanamea khususnya pada stasiun II sebesar 0.03 gram/liter. Nilai debit Sungai Pulege pada saat pengukuran sebesar 14.37 /det. Arus dominan disekitaran Perairan Pantai Tanamea adalah arus pasut, dan kecepatan arus maksimum 0.27 /det. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi terbesar berada didaerah sungai dan mengecil ketika menuju laut. Hal ini mengakibatkan di daerah muara sungai tidak terjadi pendangkalan dan tidak dapat mengganggu ekosistem, biota laut sekitaran Pantai Tanamea. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sebaran sedimen tarsuspensi di wilayah yang dikaji sangat dipengaruhi oleh arus pasang surut, dan pada Stasiun II arah sebaran sedimen tersuspensi dominan ke barat laut. Kata kunci : Sedimen tersuspensi, Debit Sungai, SED2D, Perairan Selat Makassar