Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Concept of Corporate Criminal Liability in the Law on Information and Electronic Transactions Hartoto Suci Rahayu; Diana Lukitasari
Indonesian Journal of Criminal Law Studies Vol. 6 No. 1 (2021): Indonesia J. Crim. L. Studies (May, 2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcls.v6i1.38400

Abstract

The development of cyber crime gives birth to new facts that corporations can become perpetrators of criminal acts, therefore it is necessary to impose criminal responsibility on the corporation. The purpose of this research is to find out the criminal responsibility of corporations in Law Number 11 of 2008 in conjunction with Law Number 19 of 2016 concerning Electronic Information and Transactions. The type of research in writing this journal is normative or doctrinal by using a statutory approach and taking primary and secondary legal materials. Law Number 11 of 2008 in conjunction with Law Number 19 of 2016 concerning Electronic Information and Transactions adopts the doctrine of identification in imposing criminal liability on corporations. In addition, actions against the law by the management and / or staff of the corporation can be subject to criminal liability based on the doctrine of vicarious liability.
STRATEGI NON-PENAL DIREKTORAT JENDRAL BEA DAN CUKAI DALAM MENCEGAH PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KOTA MATARAM NUSA TENGGARA BARAT Syahrurrozi; Diana Lukitasari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.482

Abstract

Peredaran rokok ilegal memiliki dampak besar pada penerimaan negara, stabilitas pasar, dan perlindungan masyarakat. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus melakukan upaya penindakan, tetapi fenomena ini masih ada di Kota Mataram. Strategi non-penal yang preventif dan sistemik diperlukan untuk menekan peredaran rokok ilegal, seperti yang ditunjukkan oleh keadaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari metode non-penal yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kota Mataram dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghalangi pelaksanaannya. Metode hukum empiris dengan pendekatan socio-legal digunakan dalam penelitian ini. Data lapangan dan studi kepustakaan dikumpulkan melalui analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi non-penal termasuk sosialisasi masyarakat, pengawasan distribusi barang kena cukai, dan meningkatkan kolaborasi lintas instansi. Namun, kekurangan sumber daya manusia, luasnya wilayah pengawasan, dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat terhadap bahaya rokok ilegal adalah beberapa hambatan yang menghalangi implementasinya. Akibatnya, untuk mengoptimalkan pencegahan peredaran rokok ilegal di daerah, diperlukan penguatan strategi kerja sama dan peningkatan kesadaran publik.