Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Rumah Sehat Di Ternate Muhammad Tayeb Mustamin; Sayyid Quraisy
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v2i1.6857

Abstract

WHO dalam laporannya mengenai Kesehatan dan lingkungan mendefenisikan rumah adalah struktur fisik atau bangunan untuk tempat berlindung, dimana lingkungan berguna untuk kesehatan jasmani dan rohani serta keadaan sosialnya baik demi kesehatan keluarga dan individu. Rata – rata mata pencaharian masyarakat adalah pecaharian lepas harian. Selain itu, masyarakat juga berprofesi sebagai pedagang, pegawai negeri, buruh, dsb. Masyarakat di Ternate merupakan masyarakat yang mempunyai keinginan tinggi untuk memajukan kelurahannya, hal ini dapat dibuktikan pada kemauan warga dalam berkerja sama dan bergotong – royong untuk pembangunan sarana dan prasarana public.Kehidupan masyarakat di beberapa kelurahan yang masih sangat sederhana berpengaruh juga dalam kesadaran masyarakatnya mengenai kesehatan lingkungan terutama dalam pengelolaan rumah warga oleh warga sendiri. Banyaknya sampah dan kurangnya kesadaran masyarakatnya untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga menyebabkan tidak bersihnya lingkungan rumah.
Pengukuran Anion Anorganik Secara Simultan dalam Sampel Air Tanah dan Air Ledeng Menggunakan Kromatografi Ion Amin, Muhammad; Oktavia, Budhi
Periodic Vol 12, No 3 (2023): PERIODIC
Publisher : Departemen Kimia FMIPA UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/periodic.v12i3.126222

Abstract

Ion chromatography is an advanced and highly sensitive form of ion exchange chromatography that can effectively detect ion species, whether organic or inorganic ions. This research study utilized ion chromatography with a suppressed conductivity detection system to separate and measure the concentration of fluoride, chloride, nitrite, bromide, nitrate, phosphate, and sulfate ions in groundwater and tap water samples. The eluent solution used in this separation contained 6.0 mmol/L Na2CO3 and 0.25 mmol/L NaHCO3, which was crucial in ensuring the accuracy and selectivity of the detections. The samples were collected in 3 sub-districts in Ternate City, and the study's findings shed light on the water quality in the area.
Aplikasi Teknik Kromatografi Ion pada Penentuan Kadar Mineral Mikro Kation (Na+, NH4+, K+, Mg2+, Ca2+, Ba2+, dan Sr2+) dan Anion (F-, Cl-, Br-, NO2-, NO3-, SO42–, dan PO43-) dalam Sampel Air Panas Bumi untuk Tujuan Balneoterapi Muhammad Amin; Budhi Oktavia
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 16, No 2 (2020): September
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.16.2.36210.171-178

Abstract

Sebuah studi telah dilakukan untuk menentukan kadar mineral mikro kation dan anion dalam sampel air panas bumi dengan teknik kromatografi ion. Semua sampel yang dikumpulkan, berasal dari beberapa titik sumber air panas bumi di Jailolo, Provinsi Maluku Utara. Kromatografi ion telah dikenal sebagai metode analitik yang sangat populer digunakan untuk menentukan kadar anorganik kation dan anion dalam berbagai jenis sampel air. Metode deteksi kromatografi ion menggunakan sistem konduktivitas yang tidak tertekan dan tertekan dapat diterapkan pada masing-masing penentuan kadar mineral kation dan anion. Dalam penelitian ini, kromatografi ion dengan sistem konduktivitas tidak ditekan digunakan untuk penentuan 7 jenis kation seperti Na+, NH4+, K+, Mg2+, Ca2+, Ba2+, dan Sr2+, sedangkan kromatografi ion dengan sistem konduktivitas ditekan digunakan untuk penentuan 7 jenis anion seperti F-, Cl-, NO2-, Br-, NO3-, SO42-, dan PO43-. Pada kadar 2,5 mmol/L HNO3 dan kombinasi 6 mmol/L Na2CO3+0,5 mmol/L NaHCO3 digunakan sebagai fase gerak untuk masing-masing penentuan kadar mineral mikro kation dan anion.Application of Ion Chromatography Technique to the Determination of Micro Mineral Concentration of Cations (Na+, NH4+, K+, Mg2+, Ca2+, Ba2+, and Sr2+) and Anions (F-, Cl-, Br-, NO2-, NO3-, SO42–, and PO43-) in Geothermal Water Samples for Balneotherapy.A study was conducted to determine the micro mineral concentration of cations and anions in geothermal water samples by ion chromatography (IC) techniques. All the samples were collected at several sampling points in Jailolo district, North Maluku Province. IC has been known to be a very popular analytical method used to determine the concentration of cations and anions in various types of water samples. With non-suppressed and suppressed conductivity detection, IC systems can be applied for the determination of cations and anions, respectively. In this study, IC with a non-suppressed system was used for the determination of seven cations such as Na+, NH4+, K+ Mg2+, Ca2+, Ba2+, and Sr2+. Meanwhile,IC witha suppressed system was used for the determination of 7 anions such as F-, Cl-, NO2-, Br-, NO3-, SO42-, and PO43-. A solution of 2.5 mmol/L HNO3 and a combination of 6 mmol/L Na2CO3 and 0.5 mmol/L NaHCO3 were used as the eluent for the determination of mineral cations and anions, respectively.