Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Multidrug Resistensi Terhadap Antibiotik Pada Salmonella typhi Dengan Teknik Multiplex PCR Evi Erviani, Andi
Biogenesis Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is about the analysis of resistance multidrug for antibiotic of Salmonella typhi with multiplex technique of PCR. This research purpose conducted to determine the presence of resistance multidrug for kloramfenikol and ampicillin of Salmonella typhi using multiplex technique of PCR. Testing of resistance multidrug performed using disc diffusion test and detection of resistance gene for kloramfenikol (cat P) and ampicillin (tem) with molecular technique using multiplex of PCR. Result of research indicate the suitability between resistance test using disc diffusion and detection resistance gene with multiplex of PCR, which is based on result of disc diffusion test and multiplex of PCR have occurred of resistance multidrug for kloramfenikol and ampicillin antibiotics, amount 10 patients (33.3%), resistance of one antibiotics amount 10 patient (33.3%) and non-resistance (sensitive) for both antibiotic amount 10 patient (33.3%).Keywords: Antibiotics, Multidrug, Resistance, Salmonella typhi
Analisis Multidrug Resistensi Terhadap Antibiotik Pada Salmonella typhi Dengan Teknik Multiplex PCR Andi Evi Erviani
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v1i1.447

Abstract

This research is about the analysis of resistance multidrug for antibiotic of Salmonella typhi with multiplex technique of PCR. This research purpose conducted to determine the presence of resistance multidrug for kloramfenikol and ampicillin of Salmonella typhi using multiplex technique of PCR. Testing of resistance multidrug performed using disc diffusion test and detection of resistance gene for kloramfenikol (cat P) and ampicillin (tem) with molecular technique using multiplex of PCR. Result of research indicate the suitability between resistance test using disc diffusion and detection resistance gene with multiplex of PCR, which is based on result of disc diffusion test and multiplex of PCR have occurred of resistance multidrug for kloramfenikol and ampicillin antibiotics, amount 10 patients (33.3%), resistance of one antibiotics amount 10 patient (33.3%) and non-resistance (sensitive) for both antibiotic amount 10 patient (33.3%).Keywords: Antibiotics, Multidrug, Resistance, Salmonella typhi
KANDUNGAN KOLAGEN SISIK IKAN BANDENG Chanos-chanos DAN SISIK IKAN NILA Oreochromis niloticus Nurhidayah B; Eddy Soekendars; Andi Evi Erviani
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v4i1.6341

Abstract

Kolagen adalah protein serat yang memberikan kekuatan dan kelenturan pada jaringan tulang dan memainkan peran penting dalam jaringan lain, termasuk kulit dan tendon. Protein kolagen dapat ditemukan di bagian tubuh ikan yang tidak digunakan seperti sisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kolagen dalam sisik ikan bandeng Chanos-chanos dan sisik ikan nila Oreochromis niloticus. Penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu deproteinisasi, hidrolisis, ekstraksi dan freeze drier dengan analisis proksimat. Hasil rendemen kolagen sisik ikan bandeng hampir sama dengan rendemen kolagen sisik ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kolagen sisik bandeng adalah 0,3% sedangkan kolagen sisik ikan nila adalah 0,29%. Dari hasil analisis proksimat diperoleh kadar kolagen yang cukup baik pada kolagen sisik ikan nila dengan kadar abu 20,15% SNI ≤ 1%, kadar air SNI 19,05 ≤ 12%, kadar protein SNI 53,01 ≤ 75%, kadar lemak 0,48% dan kadar karbohidrat dari 7,3%. Kata kunci: Kolagen, sisik ikan, nila, bandeng.
UJI POTENSI GETAH JARAK PAGAR Jatropha curcas Linn. TERHADAP KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KULIT TIKUS Rattus norvegicus Jihan Laguliga; Andi Evi Erviani; Eddy Soekendarsi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 6 No. 2 (2021): Bioma : Juli - Desember 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v6i2.14797

Abstract

Jarak Pagar merupakan salah satu tanaman obat yang sering digunakan sebagai obat penutup luka. Kandungan flavonoid, saponin dan tannin dalam getah jarak memiliki aktivitas terhadap proses penyembuhan luka bakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi getah tanaman jarak Jatropha curcas Linn. sebagai penutup luka bakar. Penelitian ini menggunakan 12 ekor tikus yang diberi luka bakar pada bagian punggung dengan menggunakan plat besi berdiameter 1,6 cm. Perawatan lukadilakukan setiap hari hingga luka sembuh dengan 4 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, kontrol positif (salep Gentamicin 0.1%), campuran getah jarak pagar dan salep Gentamicin (2 : 1), dan getah murni Jarak Pagar. Parameter yang diamati yaitu persentase kesembuhan luka bakar pada hari ke-1, 6, 10 dan 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penyembuhan luka terbaik pada hari ke-15 yaitukelompok perlakuan getah murni Jarak Pagar Jatropha curcas Linn dengan hasil persentase kesembuhan 95.26%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaplikasian dengan menggunakan getah jarak pagar menunjukkan penyembuhan luka lebih efektif dibandingkan dengan tiga perlakuan lainnya.Kata Kunci: Jarak Pagar, Gentamicin, Luka Bakar, Luas Luka Bakar, Persentase Penyembuhan Luka Bakar
The Potential of Sea Worm Perinereis aibuhitensis Extract as Anti-microbe toward Bacteria Salmonella typhi and Fungus Candida albicans Andi Evi Erviani; Asadi Abdullah; Nurwahida Nurwahida; Febriany Tairas
International Journal of Applied Biology Vol. 3 No. 1 (2019): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ijab.v3i1.5871

Abstract

The research about the potential of sea worm Perinereis aibuhitensis extract as anti-microbe toward bacteria Salmonella typhi and fungus Candida albicans had been conducted. The aim this research is to know the extract’s concentration of sea worm Perinereis aibuhitensis which is effective to obstruct the growth of bacteria Salmonella typhi and fungus Candida albicans. The result of research that was obtained shows that sea worm’s extract which used ethanol solution 96% and was needed in the culture of bacteria Salmonella typhi with the concentration of sea worm’s extract 7.5%, 15%, 30%, and 60% involved the form of obstruction zone at the medium with duration incubation 1x24 hours and 2x24 hours. Based on the research which was conducted, it can be concluded that the sea worm Perinereis aibuhitensis extract had the potential as anti-microbe toward bacteria Salmonella typhi  because can obstruct the growth of that bacteria, but it had no effect as anti-microbe toward fungus Candida albicans.
POTENSI EKTRAK CACING LAUT Perinereis aibuhitensis SEBAGAI ANTIMIKROBA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan JAMUR Malassezia furfur Andi Evi Erviani
Scripta Biologica Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit akibat infeksi mikroba semakin sering terjadi. Penelitian tentang potensi ekstrak cacing laut Perinereis aibuhitensis sebagai antimikroba terhadap bakteri  Staphylococcus aureus dan jamur Malassezia furfur telah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi ekstrak cacing laut Perinereis aibuhitensis yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan pertumbuhan jamur Malassezia furfur. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak cacing laut yang menggunakan pelarut etanol 96 % dan diperlakukan pada kultur bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi ekstrak cacing laut 7.5%, 15%, 30% dan 60% memperlihatkan terbentuknya zona hambat pada media dengan lama inkubasi 1x24 jam dan 2x24 jam, dan memperlihatkan zona hambat terbesar pada konsentrasi ekstrak 60%. Demikian pula pada Jamur Malassezia furfur, terbentuk zona hambat pada konsentrasi ekstrak 7,5%;15%;30% dan 60%. Zona hambat terbesar terlihat pada konsentrasi ekstrak 60%. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak cacing laut Perinereis aibuhitensis berpotensi sebagai antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan jamur Malassezia furfur  .Key Words: Perinereis aibuhitensis, antimikroba, Staphylococcus aureus, Malassezia furfur
Analisis Rendemen dan Skrining Fitokimia Ekstrak Cacing Laut Eunice siciliensis Andi Evi Erviani; Abdur Rahman Arif; Nur Fahmiatun Nisa
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.134 KB) | DOI: 10.20956/jal.v10i1.6152

Abstract

Sea worms have enormous potential to be used as alternative food ingredients because they have a fairly high protein content. The Research of the analysis yield and phytomomic compounds of Eunice Siciliensis marine worms has never been done. An effort to develop Eunice siciliensis sea worm-based alternative food ingredients is important to do phytochemical screening. This study aims to identify phytochemical compounds found in Eunice siciliensis marine worms and find out their benefits for health. This study was analyzed descriptively. The results showed that extract yield was 17.97% and Eunice siciliensis sea worm extract contained alkalaoid, flavonoids, saponins, triterpenoids / steroids, and tannins.
Uji Potensi Ekstrak Cacing Laut Eunice siciliensis Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Rattus novergicus Nurfahmiatunnisa Nurfahmiatunnisa; Munif S Hassan; Andi Evi Erviani
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.154 KB) | DOI: 10.20956/jal.v10i2.7660

Abstract

Diabetes is a disease associated with other diseases such as heart attacks and hypertension. Research has been conducted on "Test the Potential of Eunice Siciliensis Sea Worm Extract on Rattus Novergicus Rat Blood Sugar Levels". This study aims to determine the potential of Eunice Siciliensis Sea Worm Extract on the Blood Sugar Level of Rattus norvegicus Mice. In this study, dried sea worm extract was macerated, the maceration results will be evaporated after drying it. The test animal was induced with alloxan to increase blood sugar levels. Furthermore, treated with sea worm extract with doses of 45 6 gr/ kgdw, 90 6 gr/ kgdw and 180 6 gr/ kgdw, respectively. Positive control using acarbose, and negative control Na-cmc 1%. The results showed that administration of sea worm extract would reduce blood sugar levels in rats at a dose of 180 6 gr/ kgdw.
Uji Potensi Getah Pepaya Carica papaya Terhadap Kecepatan Penyembuhan Luka Bakar Kulit Tikus Rattus novergicus Arifah Zakaria; Andi Evi Erviani; Eddy Soekendarsi
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v12i2.17581

Abstract

Tanaman pepaya adalah salah satu tanaman tradisional indonesia yang berpotensi menjadi agen dalam penyembuhan luka bakar. Kandungan senyawa yang terdapat pada getah pepaya mampu mempercepat penyembuhan luka bakar karena mengandung enzim papain. Enzim papain mampu mencerna jaringannekrotik karena mempunyai aktivitas katalitik dengan mencairkan eschar atau keropeng sehingga memudahkan migrasi sel dari tepi luka ke daerah luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas getah tanaman papaya Carica papaya L. sebagai penutup luka bakar. Penelitian yang dilakukan kali ini dengan melakukan eksperimental laboratorium yang terdiri dari 4 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (gentamicin), kontrol negatif (tanpa Perlakuan), salep campuran getah pepaya dan gentamicin, dan getah pepaya murni. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu pengukuran luas luka bakar dan presentase penyembuhan luka bakar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan getah pepaya murni mampu mempercepat penyembuhan luka bakar derajat II A pada Rattus novergicus yang menunjukkan hasil terbaik dengan persentase penyembuhan luka bakar 96.5% pada hari kelima belas.
PENGARUH PENAMBAHAN CACING TANAH Lumbricus rubellus PADA PAKAN DALAM MENINGKATKAN KANDUNGAN OMEGA 3 PADA TELUR AYAM RAS PETELUR Zohra; Marzuki; Ambeng; Andi Evi Erviani; Munif Said Hassan
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 1 (2023): Bioma : Januari - Juni 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan Cacing tanah Lumbricus rubellus pada pakan dalam peningkatan kandungan omega-3 pada telur ayam Ras petelur telah dilakukan pada bulan Mei - Juli 2015 di Desa Limampoccoe, Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Hubungan bahan tambahan Cacing tanah Lumbricus rubellus pada ransum ayam petelur dalam meningkatkan kandungan omega 3 pada telur, (2). Dosis penambahan Cacing tanah Lumbricus rubellus dalam peningkatkan kandungan omega 3 pada telur. Pengambilan sampel telur dilakukan setelah pemeliharaan ayam Ras petelur jenis Rode Islan Red (RIR) selama 4 minggu ( 1 bulan ) dan telur yang di ambil sebanyak 3 butir setiap perlakuan. Uji omega-3 menggunakan spektrofotometer UV-VIS dengan panjang gelombang (λ) 640 nm. Data yang diperoleh diolah dengan analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan cacing tanah tanah Lumbricus rubellus dalam pakan ayam ras dapat meningkatkan kandungan omega 3 pada telur dengan jumlah dosis terbaik pada konsentrasi tertinggi kandungan omega-3 yang didapatkan yaitu pada konsentrasi 10% (P2) dengan nilai 51,024 mg/l, kemudian konsentrasi 15% (P3) dengn nilai 22,695 mg/l, dan yang terendah adalah konsentrasi 5% (P1) dengan nilai 13,014 mg/l. Kata kunci : Ayam Ras Petelur, Cacing Tanah Lumbricus rubellus, Omega -3.