Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Syaiful Arif; Ariza Rahmadana Hidayati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.171

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang diajarkan dipembelajarn IPA, hasil observasi menunjukkan nilai kemampuan berpikir kritis 40,62 yang artinya dalam kategori rendah. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis perlu dikembangkan suatu media pembelajaran interaktif dengan menggunakan adobe flash yang terintegrasi dengan ayat ayat al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak berupa media pembelajaran interaktif, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian menggunakan model R&D. Tahapan mengembangkan media meliputi studi pendahuluan, tahapan pengembangan, validasi , revisi, uji lapangan dan produk. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan claster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan uji coba yaitu melalui respon peserta didik. Kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi ahli materi mendapatkan skor rata-rata 85,11% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media mendapatkan skor rata-rata 84,86% dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba produk yang dikembangkan dinyatakan praktis dengan nilai persentase sebesar 97%.
Development of student worksheet based on POE (predict, observe, and explain) with science literature approach Syaiful Arif; Cindy Audia Sahara
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v10i1.3098

Abstract

Lembar kerja merupakan sarana untuk menigkatkan kemampuan  berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan serta keefektifan dari produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development dengan menerapkan beberapa tahapan model Borg and Gall. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validitas ahli, tes kemampuan berkomunikasi serta angket respon peserta didik. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas ahli, uji validitas dan reliabilitas, uji N-Gain dan uji t meliputi uji independent t-test two tailed dan uji t-test one tailed. Hasil penelitian ini yaitu produk lembar kerja peserta didik berbasis POE dengan pendekatan literasi sains layak untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA, praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi peserta didik dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 66,67 pada taraf signifikansi (α = 0.05).  
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Minat Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP Reni Linasari; Syaiful Arif
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v2i2.874

Abstract

Pada dasarnya pendidikan IPA penting untuk diajarkan pada setiap jenjangnya. Pada jenjang SMP pendidikan IPA merupakan sebuah pembelajaran yang diajarkan secara terpadu secara utuh dan tidak dapat dipisahkan. Karena begitu kompleknya pembelajaran IPA maka diperlukan sebuah mental dan minat belajar yang tinggi dalam diri peserta didik. Minat belajar haruslah ditumbuhkan pada diri peserta didik. Karena kompleksnya pendidikan IPA, diketahui semangat dan minat belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Sambit terhadap mata pelajaran IPA mulai menurun. Menurunnya minat belajar dapat dipengaruhi oleh rendahnya kemandirian belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti lebih dalam tentang pengaruh kemandirian belajar terhadap minat belajar IPA di SMPN 1 Sambit. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar peserta didik terhadap minat belajar IPA kelas VIII di SMPN 1 Sambit. Pendektan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengambilan data dilakukan secara random sampling. Jumlah sampel 56 peserta didik.Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif statistik Hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukkan persamaan persamaan regresi dengan Y= 18.641+ 0,352. Artinya setiap peningkatan satu unit variabel kemandirian belajar akan menyebabkan peningkatan pada variabel minat belajar sebesar 0,352 unit. Besarnya kontribusi kemandirian belajar terhadap minat belajar peserta didik ditunjukkan dengan koefesien determinasi sebesar 0,125. Hal ini berarti bahwa penaikan atau penurunan minat belajar dipengaruhi oleh kemandirian belajar sebesar 12,5%, sedangkan 87,5% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Efektivitas Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan Metode Pictorial Riddle terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Syaiful Arif; Farah Nor Asikhin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.709

Abstract

Pelaksanaan kurikulum K13 yang disiapkan untuk menyongsong perkembangan abad-21 yang mengedepankan kemampuan seperti berpikir kritis, kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan komunikasi yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran guided inquiry berbantuan metode pictorial riddle terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan design penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasi penelitian peserta didik kelas VII MTs Muhammadiyah 3 Yanggong dengan sampel 2 kelas yang terbagi menjadi kelas eksperimen yang berjumlah 22 peserta didik dan kelas kontrol yang berjumlah 19 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t, dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran guided inquiry berbantuan metode pictorial riddle lebih baik dibandingkan yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Efektivitas Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Berbantuan Web Liveworksheet Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Masalah Umi Nur Kholifah Hidayah; Syaiful Arif
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v2i3.940

Abstract

Kemampuan menyelesaikan masalah adalah upaya mencari jalan keluar dari suatu kesulitan untuk mencapai suatu tujuan yang tidak dapat dicapai dengan segera. saat peserta didik menghadapi tugas yang menantang,peserta didik wajib bisa bekerja keras buat bisa menuntaskan tugas yang sudah diberikan Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengidentifikasi keterlaksanaan model pembelajaran Think Talk Write, (2) mengidentifikasi aktivitas siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write dan (3) mengidentifikasi efektivitas dari model pembelajaran terhadap kemampuan menyelesaikan masalah. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan uji t test yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel penelitian diambil dari kelas VIII di MTsN 2 Ponorogo dengan menggunakan 2 kelas sebagai sample nya yakni kelas VIII C untuk kelas eksperimen dan kelas VIII D untuk kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write sudah berjalan sesuai dengan indikator dan sintaks, (2) aktivitas siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write juga sangat baik, dan (3) untuk model pembelajaran Think Talk Write efektif terhadap kemampuan menyelesaikan masalah. Adanya perbedaan efektivitas antara model pembelajaran Think Talk Write dan model pembelajaran konvensional dibuktikan dengan berdasarkan uji T dengan nilai signifikansi 0,00 <0,05.
Analisis Miskonsepsi Ditinjau dari Gaya Belajar dengan Certainty of Response Index Azhar Ayuni; Syaiful Arif
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i1.837

Abstract

Pada materi getaran, gelombang dan bunyi memiliki berbagai macam konsep yang dapat menimbulkan miskonsepsi pada peserta didik. Miskonsepsi dapat terjadi akibat tidak sama antara konsep peserta didik dengan konsep para ahli. Salah satu penyebab miskonsepsi ialah gaya belajar peserta didik. Miskonsepsi membuat peserta didik salah memahami konsep sehingga hasil yang diperoleh kurang maksimal. Peserta didik kelas VIII A MTsN 2 Ponorogo mendapatkan hasil diatas standar minimum yang ditetapkan kecuali materi getaran, gelombang dan bunyi. Sehingga perlu dilakukan analisis dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Sehingga dapat didapatkan hasilnya ialah peserta didik gaya belajar visual memiliki miskonsepsi tertinggi pada miskonsepsi berdasarkan fakta, gaya belajar auditorial miskonsepsi yang tertinggi pada miskonsepsi konseptual yang salah dan gaya belajar kinestetik mempunyai miskonsepsi tertinggi pada miskonsepsi berdasarkan fakta.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Literasi Sains terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Ilmiah Siswa Wahdatul Fitria Ahfiani; Syaiful Arif
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i2.872

Abstract

Pada era sekarang peserta didik dituntut mampu berpikir tingkat tinggi. Salah satu keahlian dalam berpikir tingkat tinggi yaitu memiliki kemampuan berpikir ilmiah. Dengan memiliki kemampuan berpikir ilmiah peserta didik dapat berpikir dengan lebih teliti dan meluas. Selain itu dengan memiliki kemampuan berpikir ilmiah maka peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berargumentasi yang sesuai dengan bukti dan pengalaman penyelidikan sains. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berpikir ilmiah peseta didik yang masih kurang yaitu dengan nilai 58. Dengan adanya penelitian ini maka dapat meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah peserta didik sehingga dapat memenuhi tuntutan era abad 21. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian quasi eksperimen. Bentuk quasi eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah the matching only pretest postest design yang terdiri atas kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data diperoleh melalui lembar observasi dan tes yang telah divalidasi oleh ahli, serta soal tes berbentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis literasi sains terhadap peningkatan kemampuan berpikir ilmiah. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis literasi sains terhadap kemampuan berpikir ilmiah peserta didik pada mata pelajaran IPA diketahui berdasarkan hasil uji analisis data uji t two tailed yang diperoleh hasil P-value sebesar 0,000 dan kurang dari alfa yang bernilai 0,05.