Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PARTISIPASI MENGIKUTI PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA WANITA USIA SUBUR DI RW 04 KELURAHAN TERBAN GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA TAHUN 2018 Wahyuni, Sri; Adiyasa, Ratna Puspita
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v6i2.123

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di Asia Tenggara yang menghadapi tantangan bahaya kejadian kanker serviks. kanker serviks memiliki prevalensi tertinggi, yaitu sebesar 0,8%. Salah satu cara deteksi dini kanker seviks adalah dengan pemeriksaan Visual Inspeksi Asam Asetat (VIA). Suami merupakan orang terdekat bagi seorang isteri. Dukungan suami memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan istri, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyakit maupun upaya peningkatan derajat kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan suami dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan VIA pada wanita usia subur di RW 04 Kelurahan Terban Gondokusuman Yogyakarta. Metode: Desain penelitian menggunakan Analitik Deskriptif Correlation dengan pendekatan cross sectional dengan populasi semua wanita usia subur di RW 04 Kelurahan Terban Gondokusuman Yogyakarta berjumlah 72 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan terknik sampel proporsi sejumlah 61 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis hubungan dengan uji Chi Square dilanjutkan Coefisien Contigensi. Hasil: Analisa bivariate menunjukkan nilai p-value: 0,000 < ?: 0,004, dengan keeratan 0,393 (rendah). Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan suami dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan IVA di RW 04 Kelurahan Terban Gondokusuman Yogyakarta. Saran: Diharapkan bagi pemerintah untuk melibatkan suami saat melakukan pendidikan kesehatan tentang pemeriksaan IVA. Kata Kunci: Dukungan suami – Pemeriksaan IVA – Kanker Seviks ABSTRACT Background: Indonesia is facing the challenges of the danger of cervical cancer. This disease has the highest prevalence which equals to 0,8%. Cervical cancer can be early detected by IVA test. Husband’s support has a significant influence in childbearing age woman’s decision, especially with regard to disease prevention and efforts to improve health status. Objective: To know the relationship between husband’s support with Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) test participation of childbearing age woman in RW 04 Kelurahan Terban Gondokusuman Yogyakarta. Method: The study design was Descriptive Correlation Analysis with cross sectional approach. The population was 72 people, and the sample was 61 respondents. Data collecting used questionnaires and Chi Square tes for analysis. Results: Bivariate analysis shows p-value: 0.000 <?: 0.004, with the closeness degree of 0,393 (low correlation). Conclusion: There is a relationship between husband’s support with Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) test participation of childbearing age woman in RW 04 Kelurahan Terban Gondokusuman Yogyakarta. Suggestion: It is expected that the government will involve husbands when conducting health education regarding VIA test. Key words : husbands support – VIA test – cervical cancer
KARAKTERISTIK CLINICAL INSTRUCTOR DAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI NERS Sudarta, I Wayan; Permina, Yullya; Adiyasa, Ratna Puspita
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v7i2.163

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pendidikan keperawatan bertujuan mempersiapkan mahasiswa keperawatan untuk menjadi lulusan yang mampu memberikan pelayanan keperawatan yang profesional dan berkualitas, termasuk dalam praktik klinik pelayanan mahasiswa kepada pasien. Clinical Instructor (CI)/ pembimbing klinik mempunyai peran yang penting dalam proses pembimbingan mahasiswa keperawatan. Khususnya bagi mahasiswa keperawatan yang sedang menjalani program pendidikan profesi ners. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik clinical instructor dengan Indeks Prestasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Ners. Metode: Penelitian ini menggunakan design deskriptif korelasi dengan teknik pengambilan sampel dengan total sampling sejumah 55 responden. Hasil: karakteristik Clinical Instructor paling banyak adalah dalam kategori sangat baik dengan jumlah 52 responden (94,54%) dan sebagian besar pesponden memperolah IPK kategori Cumlaude dengan jumlah 52 responden (94,54%). Uji Analisis Bivariate Kendal Tau menunjukkan bahwa hasil p-value = 0,672 > ? = 0,05. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik Clinical Instructor dengan nilai Indeks Prestasi Komuliatif Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners. Saran: Penelitian lebih jauh tentang topik ini dengan metode kualitatif mungkin dapat dilakukan untuk semakin memperkaya pengetahuan. Kata Kunci: Clinical Instructor - Characteristic – Indeks - Prestasi
Penurunan Stunting dengan Program Posyandu Balita Ikaningtyas, Nurlia; Sari, Ignasia Yunita; Adiyasa, Ratna Puspita; Sari, Reni Puspita; Siswanto, Sukendri
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.724

Abstract

 Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah bagian bentuk Upaya Kesehatan yang Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilakukan oleh, dari, dan untuk masyarakat. Usaha Peningkatan Kesehatan Masyarakat (UPKM) CD Bethesda menganggap posyandu balita sebagai program strategis untuk mengatasi berbagai permasalahan pada balita, termasuk stunting. Namun, hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dan anak di bawah usia dua tahun belum memiliki akses memadai ke layanan dasar, dengan hanya 26,7% anak usia di bawah dua tahun (baduta) yang mendapatkan akses layanan dasar secara simultan. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi program posyandu balita untuk penurunan stunting. Berdasarkan hasil wawancara mendalam didapatkan 6 tema dan 25 kategori. Keenam tema tersebut adalah Posyandu balita mengalami perkembangan saat didampingi CD Bethesda, Dukungan dari pemerintah desa dan puskesmas, Hambatan dalam pelaksanaan posyandu balita, Harapan mayarakat terhadap posyandu balita, Kader melakukan inovasi untuk peningkatan posyandu, dan Peran Kader sesuai dengan peran utama kader posyandu. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian pengalaman masyarakat di daerah dengan akses terbatas terhadap posyandu balita