Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Lemon dan Vitamin B6 Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Primigravida Trimester I Selvi Puspan Sari; Udin Sabarudin; Siti Sugih Hartiningsih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Ma'mun Sutisna
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.282 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v5i1.23919

Abstract

Emesis gravidarum disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Penanganan emesis gravidarum selama ini dengan menggunakan vitamin B6. Lemon minyak esensial adalah salah satu yang dapat digunakan untuk mengatasi emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh inhalasi aromaterapi lemon dan vitamin B6 terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum ibu primigravida trimester I. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental dengan metode pretest posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling secara consecutive sampling dengan jumlah sampel 80 ibu primigravida trimester I. Penelitian dilaksanakan di Wilayah kerja Puskesmas Babelan I Kabupaten Bekasi pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Pengukuran frekuensi mual muntah dengan menggunakan skala Pregnancy Unique Quantification of Emesis Scale (PUQE), analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test, Independent T-Test dan normalized gain (N-Gain). Nilai SD posttest pada kelompok intervensi 1,19, nilai SD posttest pada kelompok kontrol 1,61. Hasil uji Independent T-Test didapatkan nilai p 0,004 < 0,05 artinya terdapat perbedaan antara kedua kelompok. Hasil uji N-Gain pada penggunaan vitamin B6 didapatkan nilai rerata adalah 0,59 dalam kategori sedang, sedangkan pada penggunaan inhalasi aromaterapi lemon didapatkan hasil nilai rerata adalah 0,71 dalam kategori tinggi. Simpulan bahwa inhalasi aromaterapi lemon dapat menurunkan frekuensi emesis gravidarum lebih baik dibanding vitamin B6.Kata Kunci : Emesis gravidarum, inhalasi aromaterapi lemon, vitamin B6
Efektivitas Harmomia Oilin untuk mengatasi Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Di TPMB Wilayah Kelurahan Bekasi Jaya Tahun 2025 Istiana Indriasari; Teni Nurlatifah; Udin Sabarudin; Meti Widiya
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6913

Abstract

Postpartum blues adalah suatu tingkat keadaan depresi bersifat sementara yang dialami oleh kebanyakan ibu yang baru melahirkan karena perubahan tingkat hormon, tanggung jawab baru akibat perluasan keluarga dan pengasuhan terhadap bayi. Mengatasi postpartum blues sebelumnya dapat dilakukan dengan terapi herbal yang diberikan pada ibu nifas salah satunya dengan serbuk jahe merah namun pemberian nya kurang optimal maka peneliti membuat suatu inovasi Harmomia Oilin yang merupakan salah satu alat terapi komplementer yang mengandung  kenanga (Canganga Odorata) essential oli, serei (Cymbopogon citratus) essential oli, dan lemon (Citrus Limon) essential oil  untuk mengatasi postpartum blues.Tujuan penelitian ini untuk menilai seberapa besar Efektivitas Harmomia Oilin Untuk Mengatasi postpartum Blues Pada Ibu Nifas di TPMB Wilayah Kelurahan Bekasi Jaya Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan true experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami postpartum blues pada periode Mei – Juni 2025 sejumlah 74 orang. Analisis data menggunakan uji sample T test dan uji efektivitas menggunakan N-Gain score.Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji paired sample T test menunjukkan terdapat penurunan skor postpartum blues pada ibu hamil setelah diberikan harmomia oilin dibanding dengan serbuk jahe merah. Hasil uji efektivitas Harmonia Oilin menunjukkan lebih tinggi dengan penurunan skor rata-rata. postpartum blues sebesar 6,82 poin (dari 12,41 menjadi 5,59), dibandingkan dengan Serbuk Jahe Merah yang hanya menurunkan skor rata-rata sebesar 2,54 poin (dari 11,68 menjadi 9,14). Simpulannya pemberian harmomia oilin lebih efektif dibandingkan dengan serbuk jahe merah untuk penuruan skor postpartum blues
Efektivitas Penggunaan Kit Anemia terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Hamil tentang Anemia di Puskesmas Tajur Kabupaten Bogor Tahun 2025 nana susana; Ma’mun Sutisna; Udin Sabarudin; Anita Deborah Anwar
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6942

Abstract

Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti peningkatan risiko kematian ibu, bayi lahir prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan perkembangan janin yang tidak optimal. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil, masih banyak ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai kondisi ini. Kurangnya pemahaman ini berpengaruh terhadap sikap dan perilaku ibu hamil dalam mencegah serta menangani anemia, seperti konsumsi makanan bergizi, kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah dan melakukan pengawasan anemia selama kehamilan yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kehamilan rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan anemia kit terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil tentang anemia di puskesmas tajur kabupaten bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasy eksperimental one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 65 responden ibu hamil dengan teknik sampling consecutive sampling didapatkan 40 ibu hamil. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis data menggunakan Uji-T (T-Test). Simpulan menunjukkan anemia kit efektif meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku (p < 0,05) ibu hamil terhadap anemia. Penggunaan Anemia Kit dapat menjadi media alternatif yang efektif dan aplikatif dalam penanganan anemia pada ibu hamil.