Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INTRODUKSI INDUKAN DAN ALIH TEKNOLOGI PEMBENIHAN LOBSTER AIR TAWAR (CERAX QUADRICARINATUS) PADA KELOMPOK MASYARAKAT DI KECAMATAN LADONGI KABUPATEN KONAWE TIMUR Yusnaini; Muhammad Ramli; Zainuddin Saenong; Indriyani Nur; Indrayani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2020
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.445 KB) | DOI: 10.20956/pa.v4i3.8742

Abstract

Broodstock Introduction and Technology Transfer of Crayfish (Cerax quadricarinatus) Hatchery in the Community Groups in Ladongi Subdistrict, East Konawe RegencyAbstract. Crayfish is an introduced species that has the potential to be developed.  However, Its development is hindered by the availability of the seeds. The aim of this activity was to transfer  crayfish hatchery technology into two community groups in Ladongi Subdistrict, East Konawe  Regency. These activities were conducted from 2017-2018. The forms of activities were hatchery extension/training, introduction of crayfish broodstocks, contruction of breeding ponds and hatcheries and evaluation of knowledge, skills, availability of production facilities and the ability of partners to produce caryfish seeds. The results showed that the knowledge level of participants based on indicators was 55-91%., from know nothing to know many things about crayfish.  The skill level of participants based on indicators was 64-100%, from unable to be able to seed crayfish. Both groups are able to manage resources and produce seeds, and as crayfish suppliers. In addition to seed production, the groups also produce crayfish for consumption and for broodstocks. Keywords: Crayfish, hatcheries, technology transfer, community groups.Abstrak. Lobster air tawar (LAT) merupakan spesies introduksi yang potensi dikembangkan, namun terkedala pada ketersediaan benih.Kegiatan ini bertujuan mentransfer teknologi pembenihan LAT kepada dua kelompok masyarakat di Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan direalisasikan tahun 2017-2018. Bentuk kegiatan yaitu  penyuluhan/pelatihan pembenihan, introduksi indukan LAT, konstruksi kolam indukan dan pembenihan. Evalusi tingkat pengetahuan, keterampilan, ketersediaan sarana produki dan kemampuan mitra memproduksi benih LAT. Hasil kegiatan menunjukan bahwa, tingkat serapan pengetahuan peserta berdasarkan indikator yaitu 55-91%, dari tidak tahu menjadi tahu tentang LAT. Tingkat keterampilan peserta berdasarkan indikator 64-100 %, dari tidak bisa menjadi bisa membenihkan LAT. Kedua kelompok mampu mengelola sumberdaya dan memproduksi benih, sebagai penyuplaiLAT. Selain bentuk benih kelompok memproduksi LAT ukuran konsumsi dan indukan bertelur.Kata Kunci: Lobster air tawar, pembenihan, alih teknologi, kelompok masyarakat
Imunostimulasi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Menggunakan Pakan yang Difortifikasi Tepung Rimpang Jahe Merah dan Probiotik untuk Pengendalian Penyakit Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophilla Armin Armin; La Ode Baytul Abidin; Indriyani Nur
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i2.36123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tepung rimpang jahe merah bersama probiotik yang difortifikasi ke dalam pakan untuk meningkatkan sistem imun ikan lele dumbo sebagai upaya pengendalian terhadap penyakit infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini mengaplikasikan fortifikasi tepung rimpang jahe merah dengan konsentrasi 7,5 gram, 10 gram dan 12,5 gram bahan per kg pakan, serta kontrol atau pakan tanpa fortifikasi. Pada setiap pakan yang difortifikasi tersebut juga ditambahkan probiotik dengan dosis yang sama pada tiap perlakuan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kesembuhan, kelangsungan hidup, jumlah leukosit, eritrosit, dan kadar hemoglobin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi perlakuan fortifikasi pakan uji tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan lele dumbo yang diuji tantang dengan bakteri A. hydrophila. Namun, perlakuan fortifikasi 12,5 gram tepung rimpang jahe merah bersama probiotik per kg pakan telah menghasilkan tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan uji yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya, serta menunjukkan hasil yang lebih baik dan signifikan dibandingkan perlakuan lainnya pada parameter jumlah leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin. Kata kunci: imunostimulasi, jahe merah, Aeromonas hydrophila
PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS AIR KELAPA TUA DAN IKAN LELE DI DESA ANDOOLO UTAMA Muhaimin Hamzah; Indriyani Nur; La Ode Santiaji Bande; Weka Gusmiarty Abdullah; Putu Arimbawa; Rizal Adi Saputra; Mundeh, Marianne; Dwina Angelina Sipayung; Nabila Saskia Arham
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9230

Abstract

This study aims to enhance the welfare of the Andoolo Utama Village community by developing a home industry based on mature coconut water and catfish. The objective is to utilize local resources to create value-added products, namely Nata de Coco and Catfish Floss. The methods employed include field identification, design discussions, socialization, and product-making training. The results indicate that the training successfully improved the knowledge and skills of the community in processing raw materials, while also encouraging active participation in developing home industries. It is expected that this initiative will open new business opportunities and increase the income of the village community.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Cocopeat di Desa Andoolo Utama Weka Gusmiarty Abdullah; La Ode Santiaji Bande; Indriyani Nur; Muhaimin Hamzah; Putu Arimbawa; Rizal Adi Saputra; Wa Ode Yatni Yansari; Fazilah, Nurul; Hidjriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9293

Abstract

Training and assistance in making coco peat was carried out by the service team in the main village of Andoolo to increase the community's knowledge and skills. This activity aims to ensure that residents can utilize coconut dregs effectively and sustainably through Input, Production Process, Output and Evaluation methods. Participants are trained in the process of making coco peat which is expected to increase income and support organic farming. The evaluation results show an increase in public understanding and interest in the use of coco peat and plans for its implementation on a wider scale.
Penentuan Komoditas Perikanan Strategis Bagi Penguatan Ekonomi Wilayah Pesisir di Kabupaten Buton Tengah Nursalam Nursalam; Indriyani Nur; Darlina Darlina; Doddy Ismunandar Bahari
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 20, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jsekp.v20i2.16139

Abstract

Kabupaten Buton Tengah memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, baik dari sektor perikanan tangkap maupun budi daya. Akan tetapi pengembangan sektor ini belum optimal karena belum tersedianya peta komoditas unggulan yang terarah dan tidak adanya analisis kuantitatif berbasis wilayah untuk mengukur keunggulan komoditas secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis komoditas perikanan yang termasuk dalam kategori basis dan non-basis, serta menganalisis tingkat pertumbuhan produksi sektor perikanan di Kabupaten Buton Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2023 dengan menggunakan data sekunder berupa data runtun waktu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Buton Tengah dan Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan harga berlaku tahun 2018–2022. Analisis dilakukan dengan metode Location Quotient (LQ) untuk mengukur tingkat spesialisasi komoditas, dan Shift Share (SS) untuk menilai kecepatan pertumbuhan sektor. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu-satunya komoditas basis dengan nilai rata-rata LQ > 1 adalah rumput laut, sedangkan komoditas non-basis (LQ < 1) meliputi ikan cakalang, tongkol, tuna, udang, bandeng, dan kerapu. Pertumbuhan produksi perikanan tergolong cepat (Gj – Nj > 1) pada periode 2018–2019, 2020–2021, dan 2021–2022, sedangkan pertumbuhan lambat (Gj – Nj < 1) terjadi pada periode 2019–2020.Title: Identification of Strategic Fisheries Commodities for Strengthening the Coastal Regional Economy in Buton Tengah Regency Buton Tengah Regency has considerable potential in fisheries resources, both in capture and aquaculture sectors. However, the development of this sector has not been optimal due to the absence of a well-directed map of leading commodities and the lack of region-based quantitative analysis to objectively assess commodity competitiveness. This study aims to identify fisheries commodities classified as basic and non-basic, and to analyze the production growth rate of the fisheries sector in Central Buton Regency. The research was conducted in November 2023 using secondary time series data from the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Central Buton Regency and Southeast Sulawesi Province at current prices for the period 2018–2022. The data were analyzed using the Location Quotient (LQ) method to measure the level of commodity specialization, and the Shift Share (SS) analysis to assess the sector's growth rate. The results show that the only basic commodity with an average LQ > 1 is seaweed. Non-basic commodities (LQ < 1) include skipjack, mackerel tuna, tuna, shrimp, milkfish, and grouper. Fisheries production growth was categorized as rapid (Gj – Nj > 1) during the periods 2018–2019, 2020–2021, and 2021–2022, while slow growth (Gj – Nj < 1) occurred during the period 2019–2020.