Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
EMPOWERING DISABILITIES THROUGH SKILLS BATIK IN CENTER GRIYA HARAPAN SOCIAL SERVICES FOR THE DISABLED, SOCIAL SERVICES OF WEST JAVA PROVINCE Mulyani, Ani
Journal of Economic Empowerment Strategy (JEES) Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, AugustĀ 2025
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jees.v8i2.24041

Abstract

People with disabilities often face challenges in fulfilling their rights, including the right to work and a decent living. This study aims to describe the empowerment of people with disabilities through batik skills at the Social Service Center. Home Hope Disabled Service Social Province Java West. Method study Which The method used was a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and document studies. The results of the study indicate that batik training has a positive impact on increasing economic independence by providing opportunities for people with disabilities to produce products with marketable value, thereby increasing income and financial independence. Furthermore, the support provided in this empowerment helps build self-confidence and enables them to participate more actively in society. This empowerment also serves as an inclusive platform that supports the development of their potential. Empowerment is carried out with a comprehensive approach that involves improving skills, providing resources, opportunities, and knowledge, as well as strengthening individual capacity to overcome the social and economic inequalities they face. Through the provision of batik skills, people with disabilities are empowered to take control of their own lives, improve their economic well-being, and actively participate in society. In addition, they also receive various facilities such as additional training in computer training and digital marketing training , as well as support in the form of wages, food allowances, housing, and social guidance. With empowerment through batik skills, people with disabilities can more empowered in undergo life socialize. Empowerment This not only provide technical skills, but also create an environment that supports integration social And development self person with disabilities disability. Study This highlight the importance of ongoing support and inclusive empowerment programs to improve the welfare of people with disabilities.
PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM UNGGAHAN INSTAGRAM Mulyani, Ani; Riandini, Deva Okta; Umardi, Shavira Nia
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol. 2 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16710

Abstract

Penggunaan campur kode sudah menjadi salah satu hal yang sering ditemukan disosial media, oleh karenanya penulis melakukan penelitian tersebut khususnya instagram. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini menggunakan sumber data dari unggahan-unggahan instagram yang terdapat pada akun JakartaKeras, Overheardjkt, Maudyayunda, Gitasav dan juga Achasinaga yang diperoleh melalui hasil rekam data tangkap layar pada konten atau caption yang dianggap menggunakan bahasa asing. Teori yang dijadikan landasan pada penelitian ini adalah teori Muysken (2000) beliau mendefinisikan bahwa campur kode terjadi karena adanya dua bahasa dalam satu ujaran. Penulis meneliti campur kode yang ada pada unggahan-unggahan tersebut dengan cara mendeskripsikan campur kode yang ada pada unggahan penggunanya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui latar belakang, faktor serta apa saja yang menyebabkan terjadinya campur kode pada unggahan instagram tersebut. berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan, penulis dapat menyimpulkan bahwa unggahan-unggahan akun instagram tersebut lebih dominan pada campur kode ekternal yang dipengaruhi oleh bahasa asing yaitu bahasa inggris. Latar belakang terjadinya campur kode dikategorikan menjadi 2 yaitu tipe yang berlatar belakang pada sikap penutur (a) untuk memperhalus ungkapan, (b) untuk menunjukan kemampuan dan (c) perkembangan dan perkenalan dengan budaya baru. Selanjutnya, tipe yang berlatar belakang pada kebahasaan (a) lebih mudah diingat, (b) tidak menimbulkan kehomoniman, (c) keterbatasan kata dan (d) akibat atau hasil yang dikehendaki. Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode pada unggahan-unggahan tersebut antara lain maraknya penggunaan bahasa gaul, penutur terbiasa menggunakan dua bahasa atau lebih, latar belakang pendidikan pengguna serta faktor lingkungan.Kata Kunci: sosiolinguistik, campur kode, instagram
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
The Use of Conversational Implicature and Speech Acts in Tema Indonesia Youtube Channels Mulyani, Ani; Mubarok, Yasir; Nurhuda , Zamzam
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i4.15449

Abstract

This study aims to describe the use of conversational implicature and types of speech acts in informal conversations in five episodes of the Tema Indonesia YouTube channel, namely DPN, Comedy Buddy, Gegerrr, Sekolah Ngawur, and Pods Tema. This study uses a qualitative descriptive approach with an interactive model data analysis technique from Miles and Huberman (1994). The theories used are Searle's Speech Acts Theory (1969) and Grice's Conversational Implicature Theory (1975). The results of the study showed that 30 conversational implicature data were found, consisting of 53% particularized conversational implicature and 47% generalized conversational implicature. Most of the utterances are expressive speech acts that function to convey social criticism, emotional evaluation, and light satire. In addition, representative and directive speech acts were also found, although with a lower frequency, functioning to provide information and suggestions in a subtle manner. No commissive or declarative speech acts were found in the data. These findings suggest that communication in Tema Indonesia is reflective, critical, and entertaining, relying on humor and implicature to strengthen the audience's emotional engagement and encourage active interpretation of implied meanings. This research confirms that digital communication not only forms entertainment, but also a space for social and political discussion packaged in a light-hearted style.
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1