Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISA EFISIENSI TURBIN GAS UNIT 1 SEBELUM DAN SETELAH OVERHAUL COMBUSTOR INSPECTION DI PT PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON - Sunarwo; Teguh Harijono Mulud
Eksergi Vol 12, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2255.016 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i2.288

Abstract

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overhaul combustor inspection terhadap efisiensi turbin gas unit 1 di PLTGU Cilegon. Untuk mengetahui pengaruh overhaul terhadap efisiensi turbin gas maka digunakan metode perhitungan efisiensi berdasarkan input dan output komponen turbin gas. Pengaruh overhaul combustor inspection dilihat dari efisiensi kompresor, efisiensi ruang bakar, efisiensi turbin, efisiensi thermal siklus brayton, efisiensi thermal efektif, heat rate turbin, dan konsumsi bahan bakar. Hasil perhitungan setelah dilakukan overhaul efisiensi kompresor mengalami peningkatan tertinggi 1,44 %, efisiensi ruang bakar mengalami penurunan tertinggi 1,74 %, efisiensi turbin mengalami peningkatan tertinggi 0,23 %, efisiensi thermal siklus brayton mengalami peningkatan tertinggi 0,47 %, efisiensi thermal efektif mengalami peningkatan tertinggi 0,27 %, heat rate mengalami penurunan tertinggi 114,83 kJ/kWh, dan konsumsi bahan bakar mengalami penurunan tertinggi 697,42 Nm3/h. ”Kata Kunci: Turbin gas, overhaul combustor inspection, efisiensi turbin gas
Perbaikan Motor Induksi 2380 KW di PT.PINDAD (Persero) Nanda Tri Amalia; Teguh Harijono Mulud; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 13, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.731 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i2.910

Abstract

Perbaikan motor induksi 2380 kW di PT.PINDAD (Persero) yaitu dilakukannya uji kinerja motor induksi sebelum dan sesudah proses rewinding dan mencatat hasil pengujian. Proses rewinding bertujuan agar kondisi dan kinerja motor induksi kembali seperti semula. Proses dilanjutkan pada tahap pengujian untuk menentukan kemampuan motor induksi. Langkah Tugas Akhir yaitu melakukan pengamatan dan wawancara dengan pembimbing di PT.PINDAD (Persero). Proses rewinding meliputi proses pembuatan coil, isolasi awal, hot press, forming coil, tes awal (impulse), isolasi akhir, tes tegangan tinggi DC, proses inserting, proses penyambungan, boring field test, proses Vacum Pressure Impregnating, proses pengeringan, tes tegangan tinggi AC, proses perakitan, dan final test. Pengujian tahap akhir meliputi pengujian keadaan diam, pengujian tanpa beban, pengujian getaran, pengujian ketahanan panas. Setelah dianalisa hasil pengujian pada U-body 2340 MΩ, V-body 6220 MΩ dan W-body 2950 MΩ sedangkan standar nilai tahanan isolasi adalah 100 MΩ, pengujian tanpa beban didapat 68A per-fasa, nilai getaran dibawah 1 mm/s sedangkan standar nilai getaran minimum 2,8 mm/s, dan pada pengujian ketahanan panas tidak terdapat permasalahan suhu. Pengujian dinyatakan telah berhasil karena sudah memenuhi standar. Kata kunci : Proses rewinding, Pengujian tahap akhir, dan Analisa.
Rancang Bangun Motor – Generator Magnet Permanen Jenis NdFeB Budhi Prasetiyo; Teguh Harijono Mulud
Eksergi Vol 15, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.54 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i2.1507

Abstract

Ketidaktersediaan energi listrik merupakan suatu masalah bagi masyarakat modern khususnya pengguna perangkat elektronik dengan konsumsi daya rendah. Dari permasalahan tersebut dibutuhkan suatu alat motor – generator magnet permanen jenis NdFeB untuk menghasilkan energi listrik. Sumber energi listrik berasal dari baterai 9 volt disusun seri untuk membangkitkan fluks inti besi dengan bantuan kumparan. Fluks inti besi motor impuls menghasilkan kutub magnet yang sejenis pada komponen rotor sehingga timbul gaya tolak menolak dan menyebabkan komponen rotor bergerak dan magnet rotor menginduksi kumparan stator. Metode tugas akhir yang dimulai dari tahapan pembuatan, perakitan dan pengujian seluruh komponen motor – generator. Pengujian menggunakan beban berupa lampu LED, tahanan keramik dan potensiometer. Tegangan keluaran generator yang diperoleh pada karakteristik beban nol ialah 8.83 VDC dan tegangan keluaran tertinggi sebesar 8.84 VDC dan arus 0.009 Ampere menggunakan beban potensiometer 18KOhm. Untuk mendapatkan daya keluaran yang lebih besar dengan melakukan pembuatan ulang komponen dengan ketelitian yang lebih tinggi, memvariasi jumlah magnet, merubah ukuran lilitan dan memperkecil lebar celah udara.
MODEL TURBIN ANGIN AIRFOIL NACA 4418 TERHADAP VARIASI BUKAAN SUDUT SUDU PADA KECEPATAN ANGIN BERBEDA Yusuf Dewantoro Herlambang; Budhi Prasetiyo; Supriyo Supriyo; Wahyono Wahyono; Teguh Harijono Mulud
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Integrasi - Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.529 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1659

Abstract

Penelitian ini mengkaji Turbin Angin Sumbu Vertikal (Vertical Axis Wind Turbine) Aerofoil NACA 4418 yang memiliki diameter rotor 560 mm, panjang sudu 800 mm, jumlah sudu 3 buah, serta bahan sudu terbuat dari fiberglass. Selanjutnya menganalis karakteristik turbin angin rotor vertikal 3-sudu tersebut pada kecepatan angin berbeda 5 m/s, 6 m/s, 7 m/s, 8 m/s, dan 9 m/s dengan 5 buah model turbin angin dengan bukaan sudut sudu (blade pitch angle) bervariasi yaitu 00, 100, 200, 300, dan 400. Hasil pengujian turbin angin diperoleh rasio kecepatan sudu (Tip Speed Ratio) yang optimum sebesar 1,7 pada sudut sudu 100 dengan putaran turbin 321 rpm dan kecepatan angin 5,42 m/s. Daya mekanik optimum yang diperoleh adalah 19,4 W pada bukaan sudut sudu sebesar 200 dengan putaran turbin 381 serta kecepatan angin 6,4 m/s. Turbin menghasilkan koesifien daya (Coefficient of Power) optimum yang dihasilkan sebesar 0,202 dengan bukaan sudut sudu sebesar 100 dan putaran turbin 198 rpm, dan daya mekanik yang dihasilkan 8,5 Watt pada variabel pengujian kecepatan sebesar 5,42 m/s.