Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUKUM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974 Ach. Puniman
Jurnal Yustitia Vol 19, No 1 (2018): JURNAL YUSTITIA
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.75 KB) | DOI: 10.53712/yustitia.v19i1.408

Abstract

Abstrak Perkawinan merupakan momentum yang sangat penting bagi perjalanan hidup manusia. Disamping membawa kedua mempelai kepada kedupan baru yang berbeda dengan sebelumnya, perkawinan juga secara otomatis akan mengubah status keduanya. Setelah perkawinan, kedua belah pihak akan menerima beban yang berat dan tanggung jawab sesuai kodrat maing-masing. Tanggung jawab dan beban itu bukanlah sesuatu yang mudah dilaksanakan, sehingga mereka harus memikul tanggung jawab tersebut dan melaksanakannya. Seorang pria dengan seorang wanita setelah melakukan perkawinan akan menimbulkan akibat-akibat hukum yaitu antara lain mengenai hubungan hukum antara suami istri dan mengenai harta benda perkawinan serta penghasilan mereka.Manusia secara kodrati merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Ikatan Perkawinan merupakan pertalian yang sah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan untuk waktu yang lama.[1]Oleh sebab itu, manusia selalu hidup dengan sesamanya. Keluarga merupakan kelompok sosial terkecil dari suatu masyarakat, yang diharapkan dapat menjaga kesinambungan kehidupan manusia di dunia. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami Perkawinan berdasarkan Persfektif Fiqh, UU. No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam.[1] R. Subekti, Pokok-pokok Hukum Perdata. Jakarta: Intermasa, 2002. hlm. 23.
KEUTAMAAN MENJAGA LISAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Ach. Puniman
Jurnal Yustitia Vol 19, No 2 (2018): JURNAL YUSTITIA
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.82 KB) | DOI: 10.53712/yustitia.v19i2.478

Abstract

Hukum Islam mengatur semua aspek kehidupan manusia agar seorang muslim dapat melaksanakan ajaran Islam secara utuh. Utuh disini berarti semua aspek sudah diatur oleh hukum secara detail, sebab hanya masalah ibadah yang telah diatur hukum secara ketat, selain itu, yaitu hal-hal yang berkenaan dengan kehidupan social atau muamalah, hukum hanya memberikan landasan hukum yang memberi makna dan arah bagi manusia. Namun, secara operasional urusan muamalah diserahkan kepada manusia. Hanya prinsip-prinsip dasar bagi hubungan tersebut didasari hukum sehingga aspek-aspek kehidupan manusia dapat terwujud. Hukum Islam diturunkan untuk seluruh umat manusia disuatu tempat dan zaman sampai kehidupan alam ini berkhir kelak pada hari kiamat. Hukum Islam memiliki karekteristik yang khas, karena itu ia bersifat universal dan abadi. Hal ini karena selain beribadah yang baik kepada Allah Swt. juga harus baik kepada sesama manusia baik tindakan ataupun perkataan (lisan), Lisan merupakan salah satu nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Lisan merupakan anggota badan manusia yang cukup kecil jika dibandingkan anggota badan yang lain. Akan tetapi, ia dapat menyebabkan pemiliknya ditetapkan sebagai penduduk surga atau bahkan dapat menyebabkan pemiliknya dilemparkan kedalam api neraka. Hendaklah seseorang tidak berbicara kecuali jika perkataan itu merupakan kebaikan, yaitu yang nampak maslahatnya. Jika ia ragu-ragu tentang timbulnya maslahat, maka hendaklah ia tidak berbicara. Karena dengan diam bisa menjadi langkah awal yang mudah agar menjauhkan kita dari hal-hal yang mungkin akan membahayakan diri kita sendiri. Orang yang menjaga lisan akan memiliki kedudukan tinggi dalam agama. Selain itu, orang lain akan terhindar dari kejahatan lisannya.
Pengembangan Media ATM (Aku Tahu Membaca) Aplikasi Android Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Syuhaibatul Islamiah; Ratna Novita Punggeti; Ach. Puniman
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss1.448

Abstract

Banyak siswa yang cenderung pasif dalam proses pembelajaran tematik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan dongeng. Hal ini dikarenakan siswa belum memahami makna dan isi bacaan dalam dongeng. Keterbatasan media pembelajaran membacakan dongeng yang menarik dan mendidik siswa dalam pembelajaran tematik masih kurang berkembang. Sarana dan prasarana di sekolah masih terbatas dan belum ada perpustakaan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan media ATM (Aku Tahu Membaca) berbasis aplikasi Android dan mengkaji respon siswa dan guru terhadap pengembangan media ATM (Aku Tahu Membaca) berbasis aplikasi Android. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) 4D dari Thiagarajan yang diadaptasi menjadi model 3D karena keterbatasan waktu, biaya, dan pandemi Covid-19, sehingga peneliti hanya membatasi pada tahap define, yaitu tahap desain, dan tahap perkembangan (development). Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini berupa lembar hasil wawancara pra penelitian, lembar validasi produk dan lembar angket respon. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil validasi materi sebesar 83,33% dan validasi media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak. Hasil respon siswa dan guru menunjukkan kategori sangat baik yaitu uji coba pertama sebesar 93,33%, uji coba kedua sebesar 98%, dan respon guru sebesar 96%. Sehingga pengembangan media ATM (Aku Tahu Membaca) berbasis aplikasi android ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran kelas III sekolah dasar.
Konsep Pola Asuh Generasi Alpha Berdasarkan Teori Montessori dan Kajian Islam Ach. Puniman; Tita Tanjung Sari
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1356.415 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i2.181

Abstract

Penelitian ini, akan memaparkan referensi pola asuh generasi Alpha berdasarkan teori Montessori dan berdasarkan kajian Islam. Polaupendidikanoyang berlandaskan nilai-nilai agama Islam dan nilai-nilai keluargan menjadi hal yang pentinggiditengah kemajuan teknologis yang semakin pesat. Pola asuh demokratis yang mengajarkan kebebasan anak tetapi orang tua tetap berfungsi sebagai kontrol setiap tindakan anak. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research). Penelitian ini menganalisa topik pembahasan menggunakan metode analisa isi (analysis content) dengan menerapkanNpendekatan filosofis. Sumber primeredalam tulisan ini berupa tulisan MarianMontessori yang diterjemahkanxdalam bahasa Indonesia yang berjudul The Absorbent Mind Pikiran yang mudahinmenyerap, Metode Montessori, dan Alquran Hadis. Hasil dari pembahasan dalam tulisan ini adalah; diharapkan orang tua dapat menerapkan beberapa hal sebagai berikut: membiasakan mereka untuk mandiri, mengajarkan tauhid, memberitahu mana yang haram dan halal, menanamkan keimanan kepada Allah SWT, Megajarkan ibadah, disipling dalamikebebasan, pengapusan hadiah-hadiahi dan bentuk-bentukikhukuman, dan yang paling krusial dari semua itu adalah orangiutua diharapkanedapat menjadin contoh atau suri tauladan yang bagi anak, karena anak memiliki pikiran yang mudah menyerap segala hal dan seorang peniru ulung.
Internalization of character values in the Qur'an in order to overcome the problem of Gen “Z ” characters Hanafi, Imam; Puniman, Ach; Anita, Anita; Annisa, Anni
Jurnal Sustainable Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v7i1.4446

Abstract

This research aims to identify the problems of the Gen Z generation and to overcome their problems with the character values in the al-Qur'an. This type of research is library research obtained from various journal articles and proceedings on Google Scholar. Its analysis techniques were conducted in four stages, namely: data collection, data classification, data display, conclusion. Its results reveal that there are three important elements that play roles in shaping the character values of the al-Qur'an in the generation, including family, school and society. The internalization strategy can be applied to three elements in the form of: exemplary (showing good character), advisory education, supervisory education, knowledge and understanding, and habituation.
Pengembangan Media Interaktif Augmented Reality (AR) Pada Topik Mengenal Organ Pernapasan Manusia di Kelas V Sekolah Dasar Umam, Azmil; Tanjung Sari, Tita; Puniman, Ach.; Daniel Wahyudi, Eko
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 5 No 1 (2024): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v5i1.7905

Abstract

The rapid development of technology provides various changes in human life factors. The world of education can take advantage of technological developments to encourage quality learning, one of which is by utilizing technology as one of the media to maximize the learning process. this study aims to: (1) To find out how the Development of Interactive Media Based on Augmented Reality (AR) on the Topic of Knowing Human Respiratory Organs in Class V Elementary School, (2) To find out how the teacher's response and student response to Interactive Learning Media Based on Augmented Reality (AR) on the Topic of Knowing Human Respiratory Organs in Class V Elementary School. This research is a development research using the 4-D development model from Thiagarajan which consists of design, define, develop, dessiminate. the results of the percentage of product feasibility from the validator are 90% material validation while 92.5% media validation with the category "Very Good". Teacher responses obtained through questionnaires resulted in a response assessment with a percentage of 100% in the "Very Good" category. Student response in the limited trial of 8 student subjects resulted in a response percentage of 88% and in the free trial of 10 student subjects resulted in a response percentage of 96% in the "Very Good" category.
Pemaknaan Siswa, Ustadz, dan Ustadzah: Studi Fenomenologi Perubahan Bentuk Sistem Pendidikan Islam di MI Nurul Iman Puniman, Ach.; Punggeti, Ratna Novita
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4269

Abstract

Perubahan sistem pendidikan Islam di MI Nurul Iman berdampak pada struktur, kurikulum, dan memicu reaksi subjektif dari pelaku pendidikan. Ustadz dan ustadzah merasakan beban tambahan untuk menguasai keterampilan baru dan mengembangkan materi ajar sesuai kurikulum yang berubah, serta khawatir tentang efektivitas metode pembelajaran yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pemaknaan subjektif siswa, ustadz, dan ustadzah terhadap perubahan signifikan yang terjadi dalam sistem pendidikan Islam di MI Nurul Iman. Metode penelitian yang digunakan dalam studi fenomenologi bertujuan untuk memahami makna yang dialami oleh individu atau kelompok tentang suatu fenomena. Dalam konteks penelitian ini, metode fenomenologi digunakan untuk mengeksplorasi pemaknaan siswa, ustadz, dan ustadzah terhadap perubahan bentuk sistem pendidikan Islam di MI Nurul Iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem pendidikan Islam di MI Nurul Iman berdampak positif bagi siswa, meningkatkan motivasi belajar melalui teknologi, metode interaktif, dan materi yang relevan. Penting untuk memberikan dukungan bagi siswa yang kesulitan beradaptasi dengan perubahan.
Holistic Education: Shaping Students' Strong Character and Emotional Intelligence to Face Global Challenges Puniman, Ach.
Journal of Islamic Elementary Education Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Islamic Elementary Education
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/islamentary.v1i2.567

Abstract

Holistic education is a strategic approach to shaping students who excel not only academically but also in character and emotional intelligence. This approach integrates the development of cognitive, emotional, social, and spiritual aspects, all of which are essential to navigating the increasingly complex global challenges. This study employs a qualitative approach with a descriptive method to explore the implementation of holistic education in Indonesian schools. The findings indicate that holistic education effectively fosters students' integrity, empathy, and critical thinking skills. However, its implementation faces various challenges, such as limited understanding of holistic concepts, resource constraints, and academic pressure. Therefore, collaboration among schools, teachers, parents, and the community is essential to creating an educational ecosystem that supports holistic approaches. Holistic education is expected to be a long-term solution in building a globally competitive, morally grounded, and socially contributive generation.
Peran Guru dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Siswa Kelas II di SDN Gunggung Nur Ilham Mubarak; Anang Hadi Cahyono; ACH. Puniman
Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 3 No. 4 (2025): Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/intellektika.v3i4.2851

Abstract

The purpose of this study is to explain how the role of teachers in strengthening the profile of Pancasila students is applied by highlighting how the role played by teachers in implementing it. In addition, this study intends to describe the challenges and solutions in implementing the Pancasila student profile. This study uses a qualitative method and a case study approach. This study was conducted at SDN Gunggung with the principal, class teachers, and students as data sources. Data sources use primary and secondary data sources and data collection uses observation, interviews, and documentation. The data analysis technique for this study uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data is checked for validity using source triangulation, technique triangulation and time triangulation. From the results of this study, it can be concluded that the role of teachers in strengthening the profile of class II students at SDN Gunggung is namely teachers as mentors, teachers as facilitators and teachers as evaluators.
THE OPTIMALISASI ASSESSMENT DAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DASAR DI ABAD 21 Sari, Tita Tanjung; Puniman, Ach.
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1453

Abstract

Kegiatan pengabdian masyrakat ini berkerjasama dengan Hima Eeco Program Studi Pendidikan guru sekolah dasar Universitas Wiraraja untuk mennyelenggaran virtual workshop dengan tema “Optimalisasi Assessment Dan Gerakan Literasi Sekolah Dasar Di Abad 21”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan betapa pentingnya pembelajaran literasi pada sekolah dasar (2) bagaimana strategi untuk mengoptimalisasikan rubrik evaluasi (Assessment) dan gerakan literasi pada abad 21. Setiap generasi memiliki tantangan tersendiri yang harus di tangani dengan strategi yang tepat agar mereka dapat berkembang sesuai dengan zamannya. Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi, mereka sudah terbiasa untuk mendapatkan informasi secara instandengan bantuan pencarian melalui internet. Ini menjadi tantang tersendiri bagi pendidik generasi Alpha. Bersaing dengan teknologi bukanlah cara yang baik untuk mendidik generasi Alpha, justru akan lebih baik jika pendidik generasi Alpha berteman dengan teknologi. Memang tidak mudah, untuk itu dibutuhkan edukasi untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam proses belajar mengajar generasi Alpha dan cara Menyusun evaluasi yang tepat. Workshop ini dilakukan secara virtual, sehingga tidak menutup kemungkinan setiap guru, calon guru, dan orang tua siswa dapat belajar bersama dalam kegiatan ini. Pelaksanaan virtual workshop dilaksanakan pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Virtual workshop tersebur diikuti oleh 127 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Penyusunan strategi pembelajaran generasi alpha tidak terlepas pada pembelajaran literasi pada tingkat Sekolah Dasar. Pembelajaran literasi sangat penting bagi siswa karena akan menjadi keterampilan pondasi awal bagi siswa untuk belajar di tingkat selanjutnya.