Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN MODEL DEMOCRATIC PARENTING STYLE DI MI NURUL IMAN Ach. Puniman; Ratna Novita Punggeti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Iman di desa Ella Daya Lenteng, Sumenep adalah lembaga pendidikan dasar Islam yang didirikan oleh Yayasan Nurul Iman atas permintaan masyarakat. MI Nurul Iman mengutamakan pendidikan berbasis budaya setempat dengan penekanan pada akhlak, kepemimpinan, logika berfikir, dan pengembangan jiwa kreatif dan inovatif sesuai usia peserta didik. Namun, MI Nurul Iman menghadapi tantangan dalam membantu siswa dengan kebutuhan khusus, seperti anak dengan kesulitan belajar atau slow learner. Kepala sekolah MI Nurul Iman, Ustd. Adam Malik, mengungkapkan kesulitannya dalam memberikan pembelajaran individual untuk siswa tersebut. Oleh karena itu, tim Universitas Wiraraja (UNIJA) akan melakukan pendampingan dengan menerapkan Model Gaya Pengasuhan Orang Tua Demokratis di MI Nurul Iman. Pendampingan ini akan berlangsung selama satu semester atau sekitar 8 bulan. Tim UNIJA akan bekerja sama dengan MI Nurul Iman untuk membantu orang tua siswa memahami kekhususan anak mereka melalui pendekatan gaya pengasuhan yang demokratis. Pendampingan ini diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran inklusi yang lebih efektif dan menyenangkan bagi semua siswa.
Pengembangan Media TALOKA (Taman Loncat Katak) Berbasis Kearifan Lokal Guna Mendukung Materi Bilangan Loncat Pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Malika Ilmi Ekwin; Ratna Novita Punggeti; Ach. Puniman
Journal Educatione Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan Media TALOKA (Taman Loncat Katak) berbasis kearifan lokal sebagai media materi (2) mengetahui respon siswa terhadap Media TALOKA (Taman Loncat Katak) berbasis kearifan lokal sebagai media materi bagi siswa. Subjek yang digunakan yaitu kelas I Sekolah dasar dan skala yang digunakan yaitu skala likert dan skala guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan Media TALOKA (Taman Loncat Katak) berbasis kearifan lokal dinyatakan layak ditunjukkan dengan validasi media memperoleh presentase 81%, materi memperoleh presentase 98%, begitu pula pada lembar perunjuk memperoleh presentase 84% dengan kriteria “sangat layak”. (2) Hasil Respon siswa saat uji coba dengan jumlah siswa 8 orang dengan perolehan presentase 95% dengan kategori “sangat baik”. Maka dari itu disimpulkan bahwa Media TALOKA (Taman Loncat Katak) berbasis kearifan lokal layak digunakan sebagai media materi bagi guru dan siswa.
Pemanfaatan Buah Timun dan Tanaman TOGA (Jahe dan Kayu manis) sebagai Sumber Infused Water Romadhan, Siddik; Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Puniman, Ach
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21239

Abstract

Background: A healthy lifestyle for all ages needs to be instilled from an early age so that individuals have a caring attitude towards health. The tendency of elementary school students to consume packaged drinks in their daily lives. The purpose of implementing this community service activity is to improve students' knowledge and skills by training them to make cucumber and TOGA (ginger and cinnamon) Infused Water, as a concrete manifestation of sustainable education in support of the SDGs program. Method: This activity is implemented as community education and training on making Infused Water. Results: The results of this activity show that, in terms of student knowledge, there is a 90% increase (very high category), and that of student skills, a 47% increase (effective category). This activity concludes that educational activities involving the preparation of cucumber and TOGA-Infused Water can improve students' knowledge and skills at the elementary school level. Continuing education through Infused Water teaches students a healthy lifestyle. Conclusion: Students of SDN Kalianget Timur X responded positively to the educational activities on making cucumber-and-toga-infused water, which increased their knowledge and skills in maintaining their health by consuming healthy drinks.
Uncovering Islamic Economic Systems in Pesantren: a Systematic Review Across Indonesia, Thailand, and Bangladesh Moh. Kusno; Nur Azizah; Ach. Puniman
MADINAH Vol 13 No 1 (2026): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v13i1.4720

Abstract

This study departs from the tendency to view pesantren solely as an educational institution, while its economic dimension is rarely understood as an inherent system. The research aims to identify and synthesize repeated economic patterns in pesantren studies through Systematic Literature Review in three contexts: Indonesia, Thailand, and Bangladesh. The key question is whether the economic practice shows consistent characteristics so that it can be understood as an Islamic economic system inherent in the structure of Islamic boarding schools. The SLR method follows the PRISMA flow by examining 41 selected articles. The results showed consistent patterns: maqāṣid foundations, spiritual leadership, experiential entrepreneurial pedagogy, formal business institutions, Islamic social finance financing, community empowerment orientation, and institutional adaptive capacity. This cross-context consistency emphasizes that the economy is not an additional element, but rather the structural foundation of the Islamic boarding school. The study's main contribution is the ontological redefinition of pesantren as an Islamic value-based economic system, while offering a new analytical framework for the study of pesantren studies, Islamic economics, and community-based education