Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Kesejahteraan Anggota Unit Simpan Pinjam ADELWIS Berbasis Maqoshid Syariah Ibnu Khajar; Lutfi Nurcholis; Budhi Cahyono; Marno Nugroho
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v3i1.2861

Abstract

Tujuan pengabmas ini adalah merubah pola pikir dari anggota unit simpan pinjam ALDEWIS dari pola konsuntif menjadi berorientasi tujuan produktif dengan tolok ukur yang bisa digunakan adalah berapa banyak dari jumlah anggota ALDEWIS yang mempunyai unit usaha informal sebelum dan sesudah kegiatan abdimas dilaksanakan, membangun jejaring dengan instansi terkait seperti lembaga-lembaga social (Lembaga zakat, dll) untuk menambah kapasitas jumlah dana yang disalurkan baik secara kuantitas maupun kualitas, memotivasi para anggota ALDEWIS untuk hidup sederhana dan gemar menabung dan memotivasi para anggota ALDEWIS untuk melakukan usaha dengan keputusan yang terinformasikan, dalam arti sudah mempertimbangakan informasi keuangan yang relefan serta aspek-aspek maqosid syariah.Pengabmas ini dilakukan dengan kegiatan dengan konsep berbasis diskusi interaktif untuk semua anggota unit simpan pinjam ALDEWIS, dengan fokus utama untuk memotivasi para anggota ALDEWIS, untuk pemanfaatan dana pinjaman berorientasi produktif dan tidak semata-mata konsumtif. Kegiatan dilakukan dengan konsep berbasis kelompok, dengan satu kelompok terdiri dari 5 orang Ibu RT dengan fokus utama pada kegiatan produksi dan marketing produk jajanan pensupply warung angkringan di wilayah perumahan Pucanggading. Pengabmas ini menggunakan pendekatan yang komprehensif, karena melibatkan kelompok Ibu RT anggota unit simpan pinjam ALDEWIS, tim FE Unissula, LPPM Unissula.
Pengaruh Religiusitas Sebagai Efek Moderasi Antara Variabel Theory of Planned Behavior Terhadap Turnover Intention Pada Perawat Adi Surya Kusuma Atmaja; Ibnu Khajar; Hendar Hendar
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2426

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh Religiusitas sebagai efek moderasi antara variabel Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Persepsi Yang Dirasakan terhadap Turnover Intention pada Perawat di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (RSISA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan besaran sampel sebanyak 85 responden perawat di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Data didapat melalui kuesioner menggunakan Google Form yang dibagikan kepada responden dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 51,4% dari variabilitas dalam Turnover Intention (R-Square = 0,514) dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang terdapat dalam model ini. Hasil model fit dengan nilai SRMR (Standarized Root Mean Square Residual) sebesar 0,079 dimana batas penerimaan hasil model fit ≤ 0,08, yang berarti model yang diuji dalam penelitian ini memiliki kecocokan yang cukup baik. Dan Religiusitas secara signifikan dapat memoderasi semua variabel independen dengan p value < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas perawat dapat menurunkan turnover intention karena terdapat nilai-nilai agama yang menjadi benteng untuk tidak melakukan turnover intention.
Pengaruh E-WOM dan E-Trust Terhadap E-Loyalty Yang Dimediasi E-Customer Satisfaction Pada Pengguna ShopeeFood (Studi Kasus Gen Z di Kota Semarang) Syahrul Rizal Maulidana; Marno Nugroho; Ibnu Khajar
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2894

Abstract

Peran E-WOM dan kepercayaan elektronik (e-trust) dalam membentuk loyalitas elektronik (e-loyalty), dengan kepuasan pelanggan elektronik (e-customer satisfaction) bertindak sebagai mediator, dieksplorasi di kalangan pengguna ShopeeFood Generasi Z di Kota Semarang. Studi ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 160 pengguna aktif ShopeeFood. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM, didukung oleh perangkat lunak SmartPLS. Temuan menunjukkan bahwa E-WOM secara signifikan meningkatkan baik kepuasan pelanggan elektronik maupun loyalitas elektronik. Demikian pula, kepercayaan elektronik memiliki dampak yang berarti pada kedua variabel tersebut. Selain itu, kepuasan pelanggan elektronik ditemukan memiliki efek yang signifikan pada loyalitas elektronik. Penemuan penting adalah bahwa pengaruh E-WOM dan kepercayaan digital terhadap loyalitas digital ditransmisikan secara tidak langsung melalui kepuasan pelanggan digital. Koefisien jalur yang kuat dan nilai R-square yang tinggi mengonfirmasi keandalan model struktural dalam menjelaskan loyalitas konsumen digital.. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat model loyalitas pelanggan di era digital, serta implikasi praktis bagi pengembangan strategi digital marketing ShopeeFood agar lebih fokus pada peningkatan kepercayaan dan kepuasan pelanggan melalui pengelolaan ulasan online yang efektif.
Pengaruh Job Satisfaction Terhadap Employee Productivity Dengan Work Stress Sebagai Variabel Intervening Ameilia Maharani; Ibnu Khajar
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3436

Abstract

Penelitian ini menilai pengaruh Job Satisfaction terhadap Employee Productivity dengan Work Stress sebagai variabel intervening pada karyawan PT Surya Artha Sejahtera. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama. Sebanyak 95 responden berpartisipasi dan memberikan data yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan SmartPLS 4 untuk menilai validitas, reliabilitas, serta hubungan struktural antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa Job Satisfaction meningkatkan Employee Productivity dan menurunkan Work Stress. Work Stress terbukti menurunkan Employee Productivity secara signifikan. Selain itu, Work Stress berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Job Satisfaction dan Employee Productivity. Hasil tersebut menegaskan bahwa peningkatan kepuasan kerja dapat memperkuat produktivitas, baik secara langsung maupun melalui penurunan tekanan kerja. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi manajemen untuk merancang kebijakan yang memperbaiki kondisi kerja, memperjelas peran, dan menyesuaikan sistem penghargaan. Organisasi juga perlu mengelola sumber stres yang muncul dalam proses kerja agar produktivitas tetap stabil. Penelitian ini memberi masukan bagi pengembangan strategi sumber daya manusia yang menekankan keseimbangan antara tuntutan operasional dan kebutuhan psikologis karyawan, serta membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja secara berkelanjutan
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada SMA Negeri 10 Semarang) Nurul Setiyaningsih; Ibnu Khajar; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis serta menerangkan terkait sejauh mana organizational culture mempengaruhi kinerja guru melalui kepuasan kerja sebagai variabel interveningnya, Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 10 Semarang, dengan menerapkan pendekatan kuantitatif melalui penggunaan metode explanatory research. Responden pada studi ini mencakup semua Guru di SMAN 10 Semarang dengan sejumlah 57 orang. Metode sensus ini yang menjadi teknik dalam pengambilan sampel.  Data dikumpulkan melalui sebuah kuesioner serta dianalisis memakai software SPSS versi 26. Temuan dari studi ini memperlihatkan jika budaya organisasi tidak memberikan pengaruhnya secara langsung pada kinerja Guru (signidikansi 0,129) >0,05, tetapi mempunyai pengaruh positif serta signifikan pada kepuasan kerja (signifikansi 0,000). Sementara itu, kepuasan kerja justru berdampak negative namun signifikan terhadap kinerja Guru (signifikansi 0,004 dan nilai t-hitung -2,972). Kepuasan kerja bisa sebagai mediator penuh antara budaya organisasi dan kinerja Guru berdasarkan hasil uji sobel dengan nilai -2,531 dan nilai p dua arah (two-tailed) sebesar 0,0114 (<0,05).
Pengaruh Religiusitas, Sikap, Norma Subjektif, Dan Kontrol Perilaku Yang Dirasakan Terhadap Niat Beli Ulang Konsumen Produk Kosmetik Bersertifikat Halal Afrina Atha Amalina; Ibnu Khajar
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2904

Abstract

Meningkatnya kesadaran generasi muda Muslim mengenai kehalalan produk, yang kini meluas dari ranah pangan hingga ke bidang kosmetik, menjadi titik awal penelitian ini. Fokus utama diarahkan pada upaya memahami bagaimana tingkat religiusitas berperan dalam membentuk sikap konsumen, sekaligus menelusuri pengaruh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap kecenderungan melakukan pembelian ulang produk kosmetik halal. Riset ini difokuskan pada kalangan mahasiswi Muslim di Kota Semarang, yang dipilih secara purposif karena memiliki pengalaman langsung dalam penggunaan produk dengan sertifikasi halal. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala Likert tertutup, sementara analisis dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) yang memungkinkan pengujian keterkaitan antarvariabel laten secara bersamaan, tanpa keterbatasan asumsi distribusi normal. Melalui pendekatan ini, diharapkan lahir temuan yang tidak hanya memperkaya pemahaman teoritis atas kerangka Theory of Planned Behavior (TPB) dalam konteks konsumen Muslim, tetapi juga menyajikan rekomendasi aplikatif bagi industri kosmetik halal dalam merancang strategi pemasaran berbasis nilai religius konsumen, serta memperkuat loyalitas berkelanjutan di tengah meningkatnya dinamika pasar halal.