Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN MASSAGING SKILLS VIDEO UNTUK IBU EFEKTIF MENSTIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI Elisabeth M.F Lalita; Amelia Donsu
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 8 No 02 (2020): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v8i02.1238

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 5 sampai 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Salah satu perkembangan anak yang penting untuk dipantau adalah perkembangan motorik karena banyak kinerja kognitif yang berakar pada keberhasilan perkembangan motorik. Pijat dapat membantu perkembangan keterampilan motorik bayi. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas pijat bayi dan promosi kesehatan media video terhadap perkembangan motorik bayi berdasarkan skrining KPSP. Metode Penelitian: Desain penelitian ini pre experimental desaign dengan rancangan one group pretest posttes. Sampel dalam penelitian yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi yang tinggal di Winangun, jumlah sampel 14 responden ibu dan 14 responden bayi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Video, KPSP, dan Checklist. Teknik analisa data menggunakan uji Paired Simple T-Test. Hasil penelitian yaitu pijat bayi efektif meningkatkan perkembangan motorik bayi dengan nilai p value 0,001 dan promosi kesehatan dengan video terbukti efektif meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi dengan nilai p value 0,001. Kesimpulan: pijat bayi merupakan teknik yang sederhana dan efektif mendukung perkembangan bayi. secara keseluruhan. Peran ibu sangat penting dalam proses tumbuh kembang bayi sehingga perlu mengeksplorasi pengalaman belajar ibu melakukan pijat bayi serta membangun hubungan emosional dan fisik dengan bayi. Introduction: About 5 to 10% of children are estimated to have developmental delays. One of the important children's developments to monitor is motor development because a lot of cognitive performance is rooted in the success of motor development. Massage can also help the development of baby motor skills. The research objective was to determine the effectiveness of infant massage and health promotion video method on infant motor development based on KPSP screening. Method: This type of research is a pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The sample in this research is all mothers who have babies who live in Winangun I, the total sample is 14 respondents. The instruments in this study used video, KPSP, and checklists. The data analysis technique used the Paired Simple T-Test. Results: The results of the study were infant massage was effective in increasing motoric development of infants with a p value of 0.001 and health promotion video method was proven to be effective in increasing the ability of mothers to massage babies with a p value of 0.001. Conclusion: Baby massage is a simple and effective technique supporting the development of the baby. The role of the mother is very important in the process of growing the baby so it is necessary to explore the learning experience of the mother doing the baby massage as well as building emotional and physical relationship with the baby
PENGGUNAAN MASSAGING SKILLS VIDEO UNTUK IBU EFEKTIF MENSTIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI Elisabeth M.F Lalita; Amelia Donsu
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 8 No 02 (2020): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v8i02.1238

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 5 sampai 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Salah satu perkembangan anak yang penting untuk dipantau adalah perkembangan motorik karena banyak kinerja kognitif yang berakar pada keberhasilan perkembangan motorik. Pijat dapat membantu perkembangan keterampilan motorik bayi. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas pijat bayi dan promosi kesehatan media video terhadap perkembangan motorik bayi berdasarkan skrining KPSP. Metode Penelitian: Desain penelitian ini pre experimental desaign dengan rancangan one group pretest posttes. Sampel dalam penelitian yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi yang tinggal di Winangun, jumlah sampel 14 responden ibu dan 14 responden bayi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Video, KPSP, dan Checklist. Teknik analisa data menggunakan uji Paired Simple T-Test. Hasil penelitian yaitu pijat bayi efektif meningkatkan perkembangan motorik bayi dengan nilai p value 0,001 dan promosi kesehatan dengan video terbukti efektif meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi dengan nilai p value 0,001. Kesimpulan: pijat bayi merupakan teknik yang sederhana dan efektif mendukung perkembangan bayi. secara keseluruhan. Peran ibu sangat penting dalam proses tumbuh kembang bayi sehingga perlu mengeksplorasi pengalaman belajar ibu melakukan pijat bayi serta membangun hubungan emosional dan fisik dengan bayi. Introduction: About 5 to 10% of children are estimated to have developmental delays. One of the important children's developments to monitor is motor development because a lot of cognitive performance is rooted in the success of motor development. Massage can also help the development of baby motor skills. The research objective was to determine the effectiveness of infant massage and health promotion video method on infant motor development based on KPSP screening. Method: This type of research is a pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The sample in this research is all mothers who have babies who live in Winangun I, the total sample is 14 respondents. The instruments in this study used video, KPSP, and checklists. The data analysis technique used the Paired Simple T-Test. Results: The results of the study were infant massage was effective in increasing motoric development of infants with a p value of 0.001 and health promotion video method was proven to be effective in increasing the ability of mothers to massage babies with a p value of 0.001. Conclusion: Baby massage is a simple and effective technique supporting the development of the baby. The role of the mother is very important in the process of growing the baby so it is necessary to explore the learning experience of the mother doing the baby massage as well as building emotional and physical relationship with the baby
Efektivitas E-Book Interaktif Berbasis QR Code Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja Di SMAN 1 Kabanjahe: The Effectiveness of a QR Code-Based Interactive E-Book in Improving Adolescent Sexual and Reproductive Health Literacy at SMAN 1 Kabanjahe Halimatussakdiyah Lubis; Rismawati Rismawati; Yan Deivita; Amelia Donsu; Agnes Montolalu
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1772

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) remaja merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan masyarakat. Remaja membutuhkan informasi yang benar, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Penggunaan media digital dapat menjadi alternatif dalam penyampaian edukasi KSR karena dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja. E-book interaktif berbasis QR Code mengintegrasikan materi tertulis dengan gambar, video, dan kuis interaktif sehingga memungkinkan siswa mengakses materi secara mandiri. Tujuan: Menganalisis efektivitas penggunaan e-book interaktif berbasis QR Code dalam meningkatkan literasi kesehatan seksual dan reproduksi remaja di SMAN 1 Kabanjahe. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 siswa SMAN 1 Kabanjahe yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa pemberian e-book interaktif berbasis QR Code dilaksanakan selama periode 2 September–2 Oktober 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi KSR yang terdiri atas 25 butir soal dengan rentang skor 0–100. Instrumen awal terdiri atas 30 butir soal dan setelah uji validitas diperoleh 25 butir soal valid dengan nilai r hitung > r tabel 0,444. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,862. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Rerata skor literasi KSR sebelum intervensi (pretest) sebesar 58,40 ± 8,20 dan meningkat menjadi 78,60 ± 7,10 setelah intervensi (posttest), dengan peningkatan rerata sebesar 20,20 poin. Pada pretest, sebanyak 8 responden (16,0%) berada dalam kategori baik, 27 responden (54,0%) kategori cukup, dan 15 responden (30,0%) kategori kurang. Pada posttest, kategori baik meningkat menjadi 34 responden (68,0%), kategori cukup menjadi 14 responden (28,0%), dan kategori kurang menjadi 2 responden (4,0%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor literasi KSR sebelum dan sesudah intervensi (Z=-6,152; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan literasi kesehatan seksual dan reproduksi yang bermakna setelah pemberian e-book interaktif berbasis QR Code. Media ini berpotensi digunakan sebagai media pendukung edukasi KSR di lingkungan sekolah.