Latar Belakang: Kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) remaja merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan masyarakat. Remaja membutuhkan informasi yang benar, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Penggunaan media digital dapat menjadi alternatif dalam penyampaian edukasi KSR karena dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja. E-book interaktif berbasis QR Code mengintegrasikan materi tertulis dengan gambar, video, dan kuis interaktif sehingga memungkinkan siswa mengakses materi secara mandiri. Tujuan: Menganalisis efektivitas penggunaan e-book interaktif berbasis QR Code dalam meningkatkan literasi kesehatan seksual dan reproduksi remaja di SMAN 1 Kabanjahe. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 siswa SMAN 1 Kabanjahe yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa pemberian e-book interaktif berbasis QR Code dilaksanakan selama periode 2 September–2 Oktober 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi KSR yang terdiri atas 25 butir soal dengan rentang skor 0–100. Instrumen awal terdiri atas 30 butir soal dan setelah uji validitas diperoleh 25 butir soal valid dengan nilai r hitung > r tabel 0,444. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,862. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Rerata skor literasi KSR sebelum intervensi (pretest) sebesar 58,40 ± 8,20 dan meningkat menjadi 78,60 ± 7,10 setelah intervensi (posttest), dengan peningkatan rerata sebesar 20,20 poin. Pada pretest, sebanyak 8 responden (16,0%) berada dalam kategori baik, 27 responden (54,0%) kategori cukup, dan 15 responden (30,0%) kategori kurang. Pada posttest, kategori baik meningkat menjadi 34 responden (68,0%), kategori cukup menjadi 14 responden (28,0%), dan kategori kurang menjadi 2 responden (4,0%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor literasi KSR sebelum dan sesudah intervensi (Z=-6,152; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan literasi kesehatan seksual dan reproduksi yang bermakna setelah pemberian e-book interaktif berbasis QR Code. Media ini berpotensi digunakan sebagai media pendukung edukasi KSR di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026