Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review Pemberian Jus Wortel dan Relaksasi Napas Dalam Efektif Terhadap Penurunan Dismenorrhea Pada Wanita Usia Subur Wahyuni Wahyuni; Agnes Montolalu; Hesti Mawarti
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (Edisi Januari - Juni 2022)
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v9i2.1835

Abstract

Background: Dysmenorrhea is pain in the lower abdomen that is felt before, during and even after menstruation. The percentage of the incidence of dysmenorrhea in Indonesia is 55%, but only a few perform examinations in health services. Efforts to reduce dysmenorrhea can be done in two ways, namely pharmacological and non-pharmacological. Pharmacological means can be given analgesic drug therapy. While the non-pharmacological method is one of them by giving carrot juice and deep breathing relaxation. Objective: To compare the effectiveness between consuming carrot juice and deep breathing relaxation on the reduction of dysmenorrhea. Methods: Literature review was conducted critically on the scientific sites Science Direct, PubMed, Elsevier, Garuda, and Google scholar using the keywords dysmenorrhea, carrot juice, and deep breath relaxation. Results: The search results obtained 175 articles but only 15 articles consisting of 9 articles describing carrot juice with dysmenorrhea and 6 articles describing deep breath relaxation with dysmenorrhea. Conclusion: There is an effect of giving carrot juice and relaxation of deep breaths on decreasing the scale of menstrual pain (dysmenorrhea), before, during and even after menstruation.
Efektivitas E-Book Interaktif Berbasis QR Code Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja Di SMAN 1 Kabanjahe: The Effectiveness of a QR Code-Based Interactive E-Book in Improving Adolescent Sexual and Reproductive Health Literacy at SMAN 1 Kabanjahe Halimatussakdiyah Lubis; Rismawati Rismawati; Yan Deivita; Amelia Donsu; Agnes Montolalu
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1772

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) remaja merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan masyarakat. Remaja membutuhkan informasi yang benar, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Penggunaan media digital dapat menjadi alternatif dalam penyampaian edukasi KSR karena dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja. E-book interaktif berbasis QR Code mengintegrasikan materi tertulis dengan gambar, video, dan kuis interaktif sehingga memungkinkan siswa mengakses materi secara mandiri. Tujuan: Menganalisis efektivitas penggunaan e-book interaktif berbasis QR Code dalam meningkatkan literasi kesehatan seksual dan reproduksi remaja di SMAN 1 Kabanjahe. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 siswa SMAN 1 Kabanjahe yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa pemberian e-book interaktif berbasis QR Code dilaksanakan selama periode 2 September–2 Oktober 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi KSR yang terdiri atas 25 butir soal dengan rentang skor 0–100. Instrumen awal terdiri atas 30 butir soal dan setelah uji validitas diperoleh 25 butir soal valid dengan nilai r hitung > r tabel 0,444. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,862. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Rerata skor literasi KSR sebelum intervensi (pretest) sebesar 58,40 ± 8,20 dan meningkat menjadi 78,60 ± 7,10 setelah intervensi (posttest), dengan peningkatan rerata sebesar 20,20 poin. Pada pretest, sebanyak 8 responden (16,0%) berada dalam kategori baik, 27 responden (54,0%) kategori cukup, dan 15 responden (30,0%) kategori kurang. Pada posttest, kategori baik meningkat menjadi 34 responden (68,0%), kategori cukup menjadi 14 responden (28,0%), dan kategori kurang menjadi 2 responden (4,0%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor literasi KSR sebelum dan sesudah intervensi (Z=-6,152; p<0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan literasi kesehatan seksual dan reproduksi yang bermakna setelah pemberian e-book interaktif berbasis QR Code. Media ini berpotensi digunakan sebagai media pendukung edukasi KSR di lingkungan sekolah.