Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kreativitas dan Minat Belajar Siswa Ni Putu Yuniasih; I Wayan Suryanto
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.972 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di SMK Wira Harapan yaitu peneliti menemukan beberapa masalah yaitu pada saat menyampaikan materi guru menggunakan aplikasi youtube sebagai media pembelajaran yang disajikan dalam bentuk video dimana durasinya cukup lama sehingga membuat siswa merasa jenuh dan akibatnya siswa tidak memahami materi yang disampaikan dengan baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi tiktok sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan kreativitas dan minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah metode eksperimen yang termasuk dalam metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian design one group pretest-posttest design dengan metode pengumpulan data observasi, angket/keusioner dan dokumentasi Hasil penelitian ini mendapatkan hasil bahwa melalui pemanfaatan aplikasi tikok sebagai media pembelajaran berhasil meningkatkan kreativitas dan minat belajar siswa. Hasil Pretest dan Posttest kreativitas belajar mengalami peningkatan sebesar 1,08% dan hasil Pretest dan Posttest minat belajar mengalami peningkatan sebesar 0,71%.Kata Kunci: Aplikasi tiktok, Kreativitas, Minat belajar.AbstractThis This research is based on the problems that the author found at the Wira Harapan Vocational High School.The problem is when teacher delivering material using YouTube application as a learning media which was presented in the form of videos, the duration was long enough and make the students feel bored. The result, the students did not understand the material that is being taught by the teacher. The purpose of this study was to determine the use of the TikTok application as a learning media to increase the creativity and student interest in learning. The research applied experimental method which include in quantitative method and using one group pre-test and post-test research with observation, questionnaires, and documentation. The results of this study found that the use of the TikTok application as a learning media succeeded in increasing students' creativity and interest in learning. The results of the Pre-test and Post-test of learning creativity have increased by 1.08% and the results of the Pre-test and Post-test of learning interest have increased by 0.71%.Keywords: Tiktok application, Creativity, learning Interest.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Motivasi Belajar dan Berpikir Kreatif Siswa Putu Sinta Panca Dewi; I Wayan Suryanto; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.531 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dan berpikir kreatif siswa melalui penerapan model pembelajaan project based learning. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan  melalui Siklus I dan Siklus II. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI JB 4 di SMK Wira Harapan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I motivasi belajar memperoleh persentase rerata sebesar 69% dan mengalami peningkatan sebesar 13% dengan persentase rerata 82% pada siklus II. Pada berpikir kreatif siswa siklus I memperoleh persentase rerata sebesar 68% mengalami peningkatan sebesar 14% dengan persentase rerata 82% pada Siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, maka penerapan model pembelajaran project based learningmampu meningkatkan motivasi belajar dan berpikir kreatif siswa kelas XI JB 4 pada mata pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia di SMK Wira Harapan.Kata kunci: Blended learning, motivasi belajar, hasil belajarAbstractThis study aimed to determine the increase in students' learning motivation and creative thinking through the application of the project-based learning model. The research method used is Classroom Action research conducted with the first and second cycle. The sampling technique used is purposive sampling. The samples in this study were students of class XI JB 4 at SMK Wira Harapan. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The study results in the first cycle of learning motivation obtained a 69% average percentage and an increase of 13% at an 82% average percentage in the second cycle. In the first cycle, creative thinking obtained a 68% average percentage and increased by 14% at an 82% average percentage in second cycle. Based on the study results, the application of the project-based learning model increased students' learning motivation and creative thinking of class XI JB 4 in the subject of Indonesian Food Processing and Presentation at SMK Wira Harapan.Keywords: Project based learning, learning motivation, creative thingking
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Hidangan Kudapan serta Pengetahuan Usaha Kecil bagi Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan Canggu, Badung Bali I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; Ni Made Erpia Ordani Atuti; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Wayan Suryanto; I Putu Pranatha Sentosa; I Ketut Suartana; Maria Fransiska; Putu Andyka Putra Gotama
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.145 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2512

Abstract

Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan, di Gereja Katolik Roh Kudus, Banjar Babakan Canggu, Kuta Utara. Mata pencaharianya sebagai pegawai (swasta maupun negeri), pelaku pariwisata, dan juga sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan dalam rumah tangga sebaiknya tidak bergantung pada kepala keluarga saja, ada baiknya dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang sudah masuk usia produktif. Seorang ibu rumah tangga diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menambah pendapatan dalam keluarga. Kemampuan serta keterampilan dalam pengolahan hidangan kudapan merupakan potensi yang bermanfaat untuk dikembangkan agar nantinya dapat menghasilakan produk dengan mutu serta kualitas yang baik, rasa yang enak, penampilan menarik, memiliki nilai gizi serta aman untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan perekonomian serta kebutuhan dalam rumah tangga dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan pengolahan hidangan kudapan serta pengetahuan usaha kecil yang bertujuan untuk memberikan wawasan, keterampilan, serta pengetahuan teknik pengolahan hidangan kudapan serta memberikan informasi kepada para peserta bahwa pelatihan pendampingan ini memberikan manfaat khususnya dalam mengembangkan usaha/entrepreneurship.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay) bagi Ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Wayan Suryanto; I Gusti Ayu Ika Monika P
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 2 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i2.2900

Abstract

PWDK Yudea Padang Luwih, Desa Dalung salah satu organisasi yang ada di GKPB JemaatYudea Padang Luwih yang beranggotakan kaum wanita sudah menikah atau belum menikahberumur maksimal 60 tahun, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan danperekonomian yang berbeda-beda. Selain sebagai ibu rumah tangga, untuk meningkatkanperekonomian rumah tangga, anggota PWDK Yudea Padang Luwih memiliki pekerjaan yangberagam, ada yang bekerja sebagai praktisi hotel, pegawai negeri atau swasta, dan tidak sedikityang beralih sebagai pedagang, hal ini merupakan dampak dari adanya wabah Covid membuatibu-ibu kehilangan pekerjaan, khususnya yang bekerja dibidang pariwisata. Kemampuan atauketrampilan dalam memproduksi makanan, sampai pengemasan adalah potensi yang perludikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, amandimakan, bernilai gizi tinggi. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi ibu-ibu PWDKYudea Padang Luwih perlu dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembanganketerampilan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam proses pembuatan FrozenFood (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay), melalui tindakan nyata denganmemberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih dalampembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay). Luaran darikegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih memiliki pemahaman, pengetahuantentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentangteknik memasak yang tepat dalam pembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, NugetAyam, dan Siomay).
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fushion Food I Gede Dharma Putra; I Wayan Suryanto; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA (JAKADARA)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v1i2.2288

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan dan untuk mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental design, variabel luar masih memengaruhi variabel independen. Penelitian eksperimen ini belum menunjukkan bentuk eksperimen sungguh-sungguh sehingga pre-experimental design menjadi desain penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh XII TB 4 di SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan yang berjumlah 37 siswa. Pada tabel paired sample t-test yang membandingkan antara pretest-posstest Kreativitas menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kreativitas secara signifikan pada mata pelajaran Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal. Pada tabel Paired Sample Test di atas dapat dilihat Sig (2-tailed) menunjukkan pretest-posttest hasil belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.180 > 0.05 dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan pada mata pelajaran. Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal.Kata kunci:Project Based Learning, Kreativitas, Hasil Belajar, Fushion FoodAbstractThe purpose of this study was to determine the application of the Project Based Learning model in increasing student creativity in the Fussion Food subject class XII TB SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan and to determine the application of the Project Based Learning model in improving student learning outcomes in the Fussion Food subject class XII TB SMK Tabanan Dwi Tunggal Tourism. This type of research is a pre-experimental design, external variables still affect the independent variables. This experimental research has not shown a real experimental form so that the pre- experimental design becomes the design of this study. The subjects in this study were all XII TB 4 at SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan, totaling 37 students. In the paired sample t-test table that compares the pretest-posttest Creativity shows a significance of 0.000 < 0.05, thus the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model is able to significantly increase creativity in Fusion Food subjects in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Single. In the Paired Sample Test table above, it can be seen that Sig (2- tailed) shows the pretest-posttest learning outcomes show a significance of 0.180 > 0.05. Thus, the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model has not been able to significantly improve student learning outcomes in Fusion subjects. Food in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Tunggal.Keywords:Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes, Fusion Food
Perbedaan Kedisiplinan dan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Peer Teaching pada Mata Pelajaran Housekeeping Riana Patricia Kaya; I Wayan Suryanto; I Putu Pranatha Sentosa
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 3 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i3.2678

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan pada saat proses pembelajaran. Kesulitan ini disebabkan karena kedisiplinan siswa yang masih kurang dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kedisiplinan dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Peer Teaching pada mata pelajaran Housekeeping. Metode pengumpulan sampel penelitian yaitu total sampling. Hasil penelitian mendapatkan hasil melalui penerapan metode Peer Teaching di kelas XII AP 1 SMK Pariwisata Dalung berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa dan hasil belajar siswa. Pada penelitian hasil uji hipotesis dengan perhitungan Uji T Berpasangan (Paired Sample T-Test) yang membandingkan antara pretest-posttest kedisiplinan menunjukan signifikan sebesar 0.000 < 0.05, dan pada hasil belajar menunjukan signifikan sebesar 0.000 < 0.05 dengan demikian Ho ditolak; Ha diterima dan dapat dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kedisiplinan dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode peer teaching.
ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN VOS VIEWER INDEXED OLEH GOOGLE SCHOLAR Luh Putu Tri Karismawati; I Wayan Suryanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2792

Abstract

Mengkaji masalah problem based dan berpikir kritis dari berbagai penelitian terdahulu yang akanmampu membuka peluang baru untuk menemukan rise-riset yang lebih variatif dan untukmendapatkan keterbaharuan dari sebuah penelitian maka perlu dilakukan analisis terhadap risetterdahulu dengan cara melakukan pemetaan terkait riset dibidang problem based, berpikir kritis yangditerbitkan di berbagai jurnal yang terkandung dalam topik, judul, kata kunci, dan area abstrak.Penelitian dilakukan untuk artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2019-2023. Dari hasilpencarian diperoleh 1000 artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitianbidang problem based dan berpikir kritis mengalami penurunan selama 5 tahun terakhir, yaitu padatahun 2019 sebesar 281 menjadi 35 artikel pada tahun 2023. Penelitian yang berkaitan denganproblem based dan berpikir kritis yang paling banyak diteliti adalah berpikir kritis itu sendiri.Sedangkan yang paling sedikit adalah dalam penelitian terkait argumentation skill dan HOTS.Penelitian yang memiliki kemutakhiran tertinggi pada kata kunci berpikir kristis adalah modelproblem atau pemecahan masalah. Setiap data dan hasil penelitian tersebut diperoleh berdasarkanhasil analisis pemetaan dengan menggunakan VOSviewer . Ulasan ini tentunya diharapkan dapatmenjadi bahan acuan dan pertimbangan dalam mencari penelitian selanjutnya, khususnya penelitianyang berkaitan dengan bidang problem based dan berpikir kritis.
ANALISIS BIBLIOMETRIK DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING MENGGUNAKAN VOSVIEWER YANG TERINDEKS GOOGLE SCHOLAR Agnes Monica Sabuna; I Wayan Suryanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik terhadap data bibliografiartikel-artikel penelitian tentang model pembelajaran problem-posing yang terindeks GoogleScholar dengan menggabungkan analisis dari segi sebaran peta bibliometrik denganVosviewer. Selain Vosviewer, analisis ini juga menggunakan software Publish or Perish (PoP)untuk mendapatkan jurnal-jurnal penelitian terdahulu. Problem posing merupakan metodepembelajaran yang bertujuan untuk memotivasi peserta didik berpikir kritis dengan caramemancing siswa agar menemukan masalah berlandaskan subjek yang diberikan sehinggamenantang dan memotivasi siswa untuk menyelesaikannya. Model pembelajaran problemposing pertama kali dikembangkan oleh ahli pendidikan asal Brazil, Paulo Freire, pada tahun1970 yang dituangkan dalam buku Pedagogy of the Oppressed. Sebagai sebuah strategipembelajaran, problem-posing melibatkan tiga keterampilan dasar: mendengarkan, berdialog,dan bertindak. Data didapatkan dari google scholar yang diperoleh melalui software PoP.Proses penyaringan data juga dilakukan berdasarkan kata kunci "problem-posing" yangterdapat pada topik, judul, kata kunci, dan abstrak. Pencarian dilakukan pada artikel yangterbit dalam 10 tahun terakhir yaitu rentang 2014-2023, dengan dua kali pencarian padarentang 2014-2018 dan 2019-2023 karena masih sedikitnya penelitian sehingga diperoleh1965 artikel (978 artikel pada 2014-2018 dan 987 artikel pada 2019-2023). Hasil penelitianmenunjukkan penurunan selama 10 tahun terakhir, pada tahun 2014 terdapat 224 menjadi10 artikel pada tahun 2023. penelitian yang paling banyak diteliti terkait problem posing adalah'model’, dan sedikit yang menghasilkan kata kunci ‘critical pedagogy’. Hasil penelitian tersebutdiperoleh berdasarkan hasil analisis pemetaan menggunakan VOSviewer. Ulasan ini tentunyadiharapkan dapat menjadi bahan referensi dan pertimbangan dalam penelusuran penelitianselanjutnya, khususnya penelitian yang berkaitan dengan problem posing
PENGEMBANGAN DAN PENGOLAHAN ANEKA FROZEN FOOD SERTA PENGETAHUAN USAHA KECIL/ENTREPRENEURSHIP BAGI TIM PENGGERAK PKK KELURAHAN ABIANBASE KABUPATEN BADUNG Maria Fransiska; I Ketut Suarthana; I Gusti Ayu Ika Monik Prastyandhari; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Sentosa; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Wayan Suryanto; Putu Andyka Putra Gotama
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tim Penggerak PKK Kelurahan Abianbase merupakan perwakilan ibu-ibu PKK dari 13 ( tiga belas banjar), yang terdapat dari kelurahan Abianbase Kabupaten Badung .Frozen Food merupakan makanan yang cukup diminati semua usia dan selain sebagai camilan dapat juga dikonsumsi sebagai lauk-pauk. Tujuan diadakan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengahasilan,dan keterampilan bagi Tim Penggerak PKK Kelurahan Abianbase.Permasalahan yang dihadapi adalah (1) belum memiliki pengetahuan tentang jenis bahan, penerapan metode memasak yang tepat, serta penggunaan peralatan dalam pengolahan hidangan aneka frozen food (chicken nugget,simoy,nugget tahu), (2) belum memiliki ketrampilan dalam pengolahan hidangan , dan (3) belum memiliki pengetahuan tentang pengembangan usaha kecil/entrepreneurship. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu ceramah menyampaikan materi frozen food dan pengembangan usaha ,demonstrasi pembuatan frozen food,pelatihan dan pendampingan.Pelatihan ini dihadiri oleh ibu rumah tangga dan ibu pekerja dengan jumlah 20 orang .Selama berlangsungnya kegiatan ini para mitra antusias dan senang dapat pelatihan membuat aneka frozen food .Hasil dari pelatihan tersebut dapat langsung dinikmati bersama-sama dan sisa nya dibawa pulang bersama-sama. Kesimpulan dari pelaksanaan pelatihan ini mitra sudah memiliki ketrampilan mengolah fozen food selain untuk konsumsi sendiri bisa juga dipasarkan menjadi usaha mandiri.