Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Dan Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal Dugdug Rempug Sulaeman Deni Ramdani; Herlina Siregar; Haris Abizar; Herlina Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7032

Abstract

Sampah merupakan sisa dari proses kegiatan manusia sehari-hari dan/atau proses alam. Secara umum sampah mengacu pada sisa bahan yang tidak diinginkan atau tidak berguna bagi manusia. Sampah dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan sungai sehingga menimbulkan bencana banjir. Hal ini terjadi di kelurahan kasemen kota serang provinsi banten. Berdasarkan observasi banyak permasalahan sampah yang perlu diselesaikan sehingga tujuan dari penulisan ini yaitu memberikan pelatihan manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat dengan pendekatan pelatihan dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 29 September 2023 dengan melibatkan 23 peserta. Berdasarkan hasil kegiatan mendapatkan data informasi peserta pelatihan memiliki rentang usia yang beragam dari umur 21 tahun sampai 58 tahun. Pekerjaan sehari-hari mayoritas merupakan sebagai buruh harian lepas dan profesi kedua terbesar yaitu sebagai petani. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui penyebaran angket keefektifan kegiatan pelatihan menghasilkan data yaitu Kriteria keefektifan mendapatkan skor 3,75 dan masuk kriteria sangat efektif sehingga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat terkait manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug.
Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Ayu Rosita; Sholih Sholih; Herlina Siregar
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v5i1.2955

Abstract

The Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) is a program implemented by the government in non-cash form given to Beneficiary Families (KPM) with the aim of helping to reduce KPM expenses. This research aims to find out how the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program is implemented in Batubantar Village using descriptive research methods and a qualitative approach. The data collection techniques used in this research are observation, interviews and documentation. The results of the research show that the implementation of the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program in Batubantar Village has gone well, although the distribution process is still not on target. Keywords: Non-Cash Food Assistance, Implementation
Pelatihan Manajemen Dan Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal Dugdug Rempug Sulaeman Deni Ramdani; Herlina Siregar; Haris Abizar; Herlina Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7032

Abstract

Sampah merupakan sisa dari proses kegiatan manusia sehari-hari dan/atau proses alam. Secara umum sampah mengacu pada sisa bahan yang tidak diinginkan atau tidak berguna bagi manusia. Sampah dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan sungai sehingga menimbulkan bencana banjir. Hal ini terjadi di kelurahan kasemen kota serang provinsi banten. Berdasarkan observasi banyak permasalahan sampah yang perlu diselesaikan sehingga tujuan dari penulisan ini yaitu memberikan pelatihan manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat dengan pendekatan pelatihan dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 29 September 2023 dengan melibatkan 23 peserta. Berdasarkan hasil kegiatan mendapatkan data informasi peserta pelatihan memiliki rentang usia yang beragam dari umur 21 tahun sampai 58 tahun. Pekerjaan sehari-hari mayoritas merupakan sebagai buruh harian lepas dan profesi kedua terbesar yaitu sebagai petani. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui penyebaran angket keefektifan kegiatan pelatihan menghasilkan data yaitu Kriteria keefektifan mendapatkan skor 3,75 dan masuk kriteria sangat efektif sehingga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat terkait manajemen dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dugdug rempug.