Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : paradigma agribisnis

ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI KEDELAI VARIETAS GROBOGAN DI DESA BANTAL KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG Acditilis Andono Putra; Bayu Nuswantara; Hendrik Johannes Nadapdap
Paradigma Agribisnis Vol 3, No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3546

Abstract

Kedelai merupakan komoditas utama setelah padi dan jagung bagi mayoritas petani di Desa Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, sehingga dibutuhkan sistem adopsi inovasi kedelai varietas grobogan. Penelitian ini bertujuan (1) memperoleh gambaran tentang adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. (2) menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi yang meliputi  usia, tingkat pendidikan, pengalaman petani, luas lahan,  jumlah tanggungan keluarga, akses informasi, akses modal dan karakteristik teknologi, terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan 60 sampel terdiri dari petani kedelai varietas grobogan 30 orang dan petani kedelai varietas non grobogan 30 orang menggunakan Simple Random Sampling Metode analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa usia dan karakteristik teknologi berpengaruh terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, akses modal, dan akses informasi merupakan variabel yang tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas. Kata Kunci : regresi logistik, adopsi teknologi, kedelai varietas grobogan
JIWA KEWIRAUSAHAAN PETANI DALAM MEMILIH KOMODITAS KALE (Brassica oleraceae) (Studi Pada Petani Kale di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah) Khabo Say Boy Sihombing; Hendrik Johannes Nadapdap
Paradigma Agribisnis Vol 4, No 1 (2021): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i1.5914

Abstract

Tanaman Kale (Brassica oleraceae) bukan tanaman asli Indonesia dan bukan tanaman yang hasil produksinya biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut menyebabkan permintaan akan produksi tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae) tidak sebanyak tanaman hortikultura lainnya yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Petani di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah membudidayakan tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae). Hal ini membuat peneliti ingin mengetahui bagaimana hubungan jiwa kewirausahaan petani di Desa Batur terhadap pengambilan keputusan dalam membudidayakan tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dengan partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang didapatkan melalui library reseacrh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi petani di Desa Batur terhadap tanaman Kale (Brassica oleraceae) dan mengetahui bagaimana hubungan jiwa kewirausahaan petani di Desa Batur terhadap pemilihan komoditas Kale (Brassica oleraceae) sebagai komoditas yang dibudidayakan. Hasil dari penelitian ini adalah persepsi petani di Desa Batur tergolong baik dan ditemukan 4 faktor jiwa kewirausahaan yang mempengaruhi petani di Desa Batur dalam mengambil keputusan untuk membudidayakan tanaman Kale (Brassica oleraceae). Kata Kunci : Jiwa Kewirausahaan, Kale (Brassica oleraceae), Persepsi
PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN PANYINGKIRAN KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT Rasmikayati, Elly; Saefudin, Bobby Rachmat; Nadapdap, Hendrik; Supriyadi, Supriyadi
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3154

Abstract

Agribisnis hendaknya menjadi budaya dalam mengelola perusahaan agribisnis maka otomatis pendapatan dan kesejahteraan petani pun akan meningkat. Namun demikian, masih rendahnya kualitas dan kuantitas hasil produksi mangga yang disebabkan teknologi yang masih sederhana dan perilaku petani yang sulit untuk mengikuti arahan penyuluh pertanian dalam kegiatan agribisnis mangganya. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis perilaku agribisnis petani mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat pada semua subsistem agribisnisnya. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebanyakan petani mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka menggunakan sumber modal sendiri dalam usahatani, sumber saprotan membeli sendiri, memiliki tenaga kerja 1 orang dari keluarga sendiri dan 0-3 orang selain dari keluarga, menerapkan teknologi off season, pengendalian OPT menggunakan pestisida dan perangkap hama, memiliki hasil panen dengan kualitas grade A dan B berkisar 50-70%, dan produktivitas mangga 100 – 300 kg/pohon. Mayoritas petani menggunakan lahan kebun/ladang untuk bertanam mangga dan menjual hasil panen ke pedagang pengumpul/tengkulak, jarak ke pasar < 10 km, dan penetapan harga jual mangga hampir 90% oleh pembeli. Kata Kunci: Perilaku Agribisnis, Sistem Agribisnis, Petani Mangga.  
ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI KEDELAI VARIETAS GROBOGAN DI DESA BANTAL KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG Putra, Acditilis Andono; Nuswantara, Bayu; Nadapdap, Hendrik Johannes
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3546

Abstract

Kedelai merupakan komoditas utama setelah padi dan jagung bagi mayoritas petani di Desa Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, sehingga dibutuhkan sistem adopsi inovasi kedelai varietas grobogan. Penelitian ini bertujuan (1) memperoleh gambaran tentang adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. (2) menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi yang meliputi  usia, tingkat pendidikan, pengalaman petani, luas lahan,  jumlah tanggungan keluarga, akses informasi, akses modal dan karakteristik teknologi, terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan 60 sampel terdiri dari petani kedelai varietas grobogan 30 orang dan petani kedelai varietas non grobogan 30 orang menggunakan Simple Random Sampling Metode analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa usia dan karakteristik teknologi berpengaruh terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, akses modal, dan akses informasi merupakan variabel yang tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas. Kata Kunci : regresi logistik, adopsi teknologi, kedelai varietas grobogan
JIWA KEWIRAUSAHAAN PETANI DALAM MEMILIH KOMODITAS KALE (Brassica oleraceae) (Studi Pada Petani Kale di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah) Sihombing, Khabo Say Boy; Nadapdap, Hendrik Johannes
Paradigma Agribisnis Vol 4 No 1 (2021): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i1.5914

Abstract

Tanaman Kale (Brassica oleraceae) bukan tanaman asli Indonesia dan bukan tanaman yang hasil produksinya biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut menyebabkan permintaan akan produksi tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae) tidak sebanyak tanaman hortikultura lainnya yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Petani di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah membudidayakan tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae). Hal ini membuat peneliti ingin mengetahui bagaimana hubungan jiwa kewirausahaan petani di Desa Batur terhadap pengambilan keputusan dalam membudidayakan tanaman Tanaman Kale (Brassica oleraceae). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dengan partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang didapatkan melalui library reseacrh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi petani di Desa Batur terhadap tanaman Kale (Brassica oleraceae) dan mengetahui bagaimana hubungan jiwa kewirausahaan petani di Desa Batur terhadap pemilihan komoditas Kale (Brassica oleraceae) sebagai komoditas yang dibudidayakan. Hasil dari penelitian ini adalah persepsi petani di Desa Batur tergolong baik dan ditemukan 4 faktor jiwa kewirausahaan yang mempengaruhi petani di Desa Batur dalam mengambil keputusan untuk membudidayakan tanaman Kale (Brassica oleraceae). Kata Kunci : Jiwa Kewirausahaan, Kale (Brassica oleraceae), Persepsi