Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Inklusif Di Sekolah Dasar Negeri Pecarikan Khulasoh Himawati; Fikria Najitama; Maryanto Maryanto
Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/tarbi.v2i3.670

Abstract

This study aims to determine how the implementation of inclusive education at SDN Pecarikan Kebumen. This study uses descriptive qualitative research methods. Data collection is done by using the method of observation, interviews, and documentation. The data collected in the form of planning, implementation, and evaluation of the implementation of inclusive education consisting of educators and principals of SDN Pecarikan Kebumen. Data analysis techniques used with data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study it can be concluded that the implementation of inclusive education at SD Negeri Pecarikan uses the planning, implementation, and evaluation stages. The planning stage includes the preparation process, the preparation of work programs and the management structure at SD Negeri Pecarikan Kebumen. Then, at the implementation stage of implementing inclusive education at SD Negeri Pecarikan Kebumen, it is carried out according to the condition of the existing resources at the school. At the evaluation stage, it is carried out once a year which is held at the annual meeting which is attended all teacher staff and employees SD Negeri Percarikan.
Blangkon Hitam: Identitas Gerakan Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga dalam Masyarakat Muslim Perkotaan Najitama, Fikria
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 18, No 1 (2016): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v18i1.2843

Abstract

This paper discusses the identity represented by the community of Padepokan dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka). This community is located in Pesantren Ummul Qura, Pondok Cabe Ilir, South Tangerang. There are several reasons underlying the need to explore Padasuka community. One of them is the black clothes and Javanese blangkon of the male members. This fact is certainly interesting as this community exists in a multi- ethnic region and modern urban area. The finding shows that Kiai Syarif, as the leader plays a dominant role in the process of identity representation. This is because he has a strong capital in the social and cultural aspects. In addition, the cultural identity of the community not only serves to determine the code of conduct, but also as a tool of resistance against the domination of the external culture. Tulisan ini membahas identitas yang digunakan oleh komunitas Padepokan dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka). Padasuka merupakan komunitas yang berada dalam Pesantren Ummul Qura, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Ada beberapa alasan yang menjadikan komunitas Padasuka menarik untuk dikaji. Salah satunya adalah pakaian mereka yang serba hitam, dan memakai blangkon dari Jawa bagi anggota laki-laki. Kenyataan ini tentunya menarik, karena Padasuka berada dalam kawasan multi-etnis dan wilayah perkotaan yang modern. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Kiai Syarif, sebagai tokoh komunitas Padasuka, mempunyai posisi yang sangat dominan dalam proses reproduksi identitas. Hal ini karena dia memiliki modal yang kuat dalam aspek sosial dan kultural. Selain itu, dalam komunitas Padasuka, identitas budaya bukan hanya sebagai pengarah yang menentukan kode etik, namun juga menjadi alat resistensi atas dominasi budaya dari luar.
Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan Berbasis Aset Pada Santri Putri di Pesantren An Nahdhah Kebumen Fikria Najitama
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91637

Abstract

Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia, di tengah era modernisasi ini pesantren tidak hanya memberikan penguatan keilmuan namun juga ketrampilan kecakapan hidup pada santri, salah satunya adalah pengembangan kompetensi kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pengembangan skill wirausaha pada santri putri di pesantren An Nahdhah Kebumen. Penelitian menggunakan pendekatan kulatitatif metode etnografis. Subyek dalam penelitian ini adalah santri, dan pengasuh pesantren An Nahdhah Kebumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan skill wirausahan santri di pesantren An Nahdhah dilakukan dengan melakukan berbasis asset santri dan kemitraan dengan berbagai lembaga dan volunteer. Pendidikan dilakukan dengan berbagai bentuk mulai seminar, lokakarya, pelatihan hingga bimbingan teknis dan praktik. Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa pengembangan skill wirausaha santri pada santri putri sangat berperan penting dalam identifikasi dan penguatan skill wirausaha santri agar siap terjun di masyarakat, menyiapkan santri putri yang mandiri secara ekonomi dan keilmuan di tengah masyarakat.