Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALYSIS OF THE IMPACT OF ZAKAT FUNDS DISTRIBUTION TO MUSTAHIQ (Case Study at Baitul Mal Hidayatullah Ponorogo 2017) Muhammad Thoriq Hidayat; Imam Haryadi
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol 1, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.039 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v1i3.2560

Abstract

Untuk mencegah penumpukan harta, distribusi zakat yang baik dan tepat sangat perlu untuk dilakukan. Beasiswa pendidikan termasuk salah satu pendistribusian zakat konsumtif kreatif karena zakat tersebut diwujudkan dalam bentuk konsumtif dan digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi di bidang pendidikan, karena masih banyak yang tidak dapat mengenyam pendidikan karena faktor biaya. Menurut seorang ulama’ kontemporer yaitu Yusuf Qardhawi, diperbolehkan memberikan beasiswa bagi orang-orang yang menuntut ilmu yang dibutuhkan dalam kehidupan, sehingga zakat seharusnya dapat menjadi solusi terhadap hal tersebut. Dengan syarat-syarat yang terpenuhi, zakat dapat didistribusikan kepada orang-orang yang menuntut ilmu. Untuk mengatasi hal ini, Baitul Maal Hidayatullah sebagai lembaga amil zakat yang salah satu cabangnya beroperasi di wilayah Ponorogo ini menerapkan program-program penyaluran dana zakat, infaq, dan sedekah dalam bentuk beasiswa untuk mahasiswa atau pelajar berprestasi yang kurang mampu secara finansial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Dalam Penelitian ini beberapa staff dan beberapa mustahiq akan menjadi objek wawancara. Dalam pengembangan dan penganalisaan data, penulis menggunakan metode induktif untuk menerangkan tentang berbagai teori penunjang yang digunakan dalam penelitian ini, serta analysis content untuk menunjang hasil dari penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya proses manajemen zakat di di Baitul Maal Hidayatullah Ponorogo dilakukan dengan menyediakan kantor sebagai tempat muzakki untuk membayarkan zakat, dan mengirimkan amil zakat ke rumah-rumah muzakki serta menyediakan akses pembayaran zakat online melalui transfer ke rekening BMH Ponorogo. Adapun pendistribusiannya dilakukan dengan mendistribusikan dana zakat kepada program Dakwah, Pendidikan, Ekonomi dan Sosial Kemanusiaan. Kemudian pendistribusian dana zakat untuk beasiswa di BMH Ponorogo memberikan dampak yang positif terhadap 1) Peningkatan prestasi akademik dan non-akademik penerima beasiswa, serta peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dan ibadah sehari-hari mereka. 2) Mengurangi beban keuangan orangtua penerima beasiswa serta menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis. 3) Membentuk masyarakat yang sadar akan pentingnya Pendidikan agama.
Meninjau Kembali Penggunaan Emas dan Perak Sebagai Mata Uang yang Lebih Stabil Nilainya Imam Haryadi
MASLAHAH (Jurnal Hukum Islam dan Perbankan Syariah) Vol 4 No 1 (2013): Maslahah : Jurnal Hukum Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhshiyyah dan Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Islam "45" Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/maslahah.v4i1.1295

Abstract

Money was the most significant invention n in the history of human civilization; it can make any kind of transaction easier in the sector that can be fulfilled by the direct exchange goods by goods. Nowadays, the existence of paper money as the legal tender of government has turning the money into a commodity and instrument of speculation that lead into many financial crisis because of the unstable value of it Specially; this paper deals with three main questions. First, how was the chronology of money's invention? Second, is there any better solution for the financial crisis that based on the using of paper money which has no intrinsic value? This is a literature research by historical approach and using deductive and inductive method with content analysis as the way to analyze the result By the research conclude that the main problem is the non-intrinsic value of money issued by the government and the usury in it has lead to the financial crisis again and again, than the government should issued the paper money that has to be pegged to both or one of the precious metal gold or silver as the formal standard to maintain its value
Ekspose Kemitraan dan Pemberdayaan Ekonomi: Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Bekasi Imam Haryadi
MASLAHAH (Jurnal Hukum Islam dan Perbankan Syariah) Vol 4 No 2 (2013): Maslahah : Jurnal hukum islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhshiyyah dan Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Islam "45" Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/maslahah.v4i2.1305

Abstract

This research aim to understand the context of social welfare and community as understand democracy of economic and Ideology that the prosperity of communities Is primary, not the wealth of Individuals and constitute the social rights of people. Appears a problem of agency self- supporting of community, poverty ailevlotion programs undertaken the agency self-supporting of community, and strategies enhancement social welfare undertaken the agency self-supporting community (BKM) Bekasi. Data obtained by Interview (indepth interviews) and Focus Group Discussion to officials of agency self-supporting community In Bekasl covered 45 villages by consideration of agency self-supporting community as a potential in economic development and social welfare of the community, have a planned program, has a standard of unit financial management, having a partner who joined In the Self-Help Groups, organizational structure, legality of laws and completely administration. Data analysis was done by using descriptive statistics, which test primary data using descriptive statistics-qualitative. BKM as poverty alleviation programs and strategies to improve the social welfare of the people be able to increase optimalization the economic potential, braid of partnership and prosperity of empowerment and economic. BKM's program contained in the medium-term work program and annual programs and economic empowerment with BKM, where the strategy mentoring program BKM conducted in partnership with the Bank BRI, Social Worker of Community, PT. Unilever, PT. Hangson, PT. Prlskon, Bank Mandiri, Yayasan Mitra Lestari, Social Security, Bank BTN, BPRS, RS. Rosana Medlka. Strategies undertaken to further empower the community In Improving the economic potential and prosperity by providing training, ciipltal stlmultint and activities that have a economic and soclol urgency to Improve and further empower people toward prosperity
Strategi fundraising dana zakat (studi kasus LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah Gerai Ponorogo Tahun 2020) Muhammad Rezki Ramadhan; Abdul Latif Rizqon; Nusa Dewa Harsoyo; Imam Haryadi
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol 5, No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.729 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v5i2.5807

Abstract

Salah satu fungsi dasar zakat ialah dari fungsi ekonomi yaitu zakat dapat mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (membayar zakat). Perintah zakat selalu disandingkan dengan kewajiban sholat. Melihat pentingnya zakat maka harus ada pengelolaan yang baik didalamnya.  LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah Gerai Ponorogo, yaitu sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional yang dapat meraih penghargaan fundraising terbaik oleh IFI dan juga mendapatkan penghargaan pendistribusian terbaik oleh BAZNAS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi penghimpunan dana zakat di BMH Gerai Ponorogo dan untuk mengetahui hasil dari strategi fundraising yang telah dilakukan oleh BMH Gerai Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penilitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data-data yang diperlukan terkumpul, kemudian penulis menganalisis data tersebut menggunakan teknik analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa BMH Gerai Ponorogo dalam strategi fundraising dari segi kekuatan (strengths) dalam hal marketing dengan pemanfaatan teknologi dan informasi dengan pendekatan media-media sosial, manajemen yang baik antara pusat dengan cabang BMH yang mampu merealisasikan program BMH dengan baik, melaksanakan brifing setiap hari sebelum melaksanakn tugas dan evalusasi setiap selesai melakukan tugasnya. Kelemahan (weakness) dari strategi fundraising dari SDM BMH karena beberapa pegawai ada yang tidak melanjutkan kerjanya disana dengan berbagai alasan lainnya, kelemahan lainnya yaitu selama pandemic corona muzaki BMH beberapa bulan ini mengalami penurunan dikarenakan lockdown Indonesia membuat muzaki tidak dapat kemana-mana. Peluang (opprtunities) dari fundraising BMH yaitu masyarakat ponorogo memiliki jiwa sosial yang tinggi, banyaknya lembaga diponorogo sehingga menjadi peluang  BMH itu sendiri, dalam membayar zakat muzaki dapat membayar di BMH mana saja walaupun bukan di kota nya itu sendiri. Ancaman (threat) fundraising dari kebijakan pemerintah di perubahan peraturan perundang-undangan zakat yang membuat BMH kembali menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan. Hasil yang telah dilakukan BMH Ponorogo menggunakan strategi menyentuh hati donator melalui door to door, mejemput dana, mengedepankan akhlak dalam bersosialisasi, memanfaatkan media elektronik, surat kabar, menyelengarakan event-event seperti lomba tahfidz, memanfaatkan media sosial seperti IG, FB WA, dan juga menerapkan menitip brosur ke beberapa warung makan dan hotel. Dari strategi tersebut terbukti bahwa dana zakat yang dihimpun BMH Ponorogo bertambah setiap tahunnya.
The Effect of Price and Brand Image of Smartphone Toward Purchasing Decision of Muslim Consumers (Case Study Student University of Darussalam Gontor Campus 6 Magelang) Imam Haryadi; Fadly Arif
Islamic Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.233 KB) | DOI: 10.21111/iej.v4i1.2902

Abstract

In a competitive businesses situation that increasingly going forward at this time, companies need to utilize their resources optimally that can aff ect consumers’ perception on purchasing, as an example in adjusting the price and also improving their the brand image. In Islamic law, Excessive consumption is called by the term israf or tabzir (wasting resourches without any good use). As a consumer and student of Islamic economics, more throughly before buying a product is very important, especially for students UNIDA Magelang. The purpose of this research is to fi nd out the eff ect of price and brand image of Smartphone toward purchasing decision of muslim consumers. This research is quantitative research, the data used in this research is primary data obtained from the questionnaires that distributed to the respondents, with 67 persons as a sample. The data analysis techniques by using validity test, reliability test, multiple regression and classical assumption test. The result of this research show that the price and brand image of Smartphone aff ect purchasing decision of muslim consumers, with value of (t) count 2.006 for price, and 5.900 for brand image. Based on these values, it is concluded that brand image has more signifi cantly eff ect toward purchasing decision of muslim consumers than the price. And the eff ect from price and brand image of Smartphone toward purchasing decision of muslim consumers is 52,2%, and 47,8% is influanced by other factors.
Analysis of The Effect of Amount of Money Supply (JUB), Exchange Rate, Profit Sharing And Interest Rate on The Inflation 2011-2017: Islamic and Conventional M1 Comparative Study Imam Haryadi; Wahid Ilhami
Islamic Economics Journal Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.96 KB) | DOI: 10.21111/iej.v5i1.3668

Abstract

Inflation is one of the effects of a prolonged economic crisis that hit any country. Inflation is a situation where there is an increase in general prices which continues over the long term. The objective of this research is to analyze the effect of the Amount of Money Supply and Exchange Rate, Interest Rate, Return Sharia against Inflation Rate in Indonesia. The type of this research is a quantitative study, research to explain the influence of independent variables to dependent variables. Dependent Variable used is Inflation Rate (percentages), Independent Variables are Money Supply, Exchange Rate (Indonesian Rupiah to US Dollar), Interest Rate, Return Sharia. The models will be calculated with VECM (Vector Error Correction Model) as it easy to calculate and interpret. In this case a correlation between dependent variables and independent variables. To determine the inflation rate effect from 2011-2017.The result of this research determines that in long term Independent variables has significant influence to Dependent variable (Inflation). Even in Islam and Conventional side. One of variable such as M1 in Islam has result 5.34041, its indicating that the result has significant value again inflation in the long term. While in Conventional side M1 value is 4.70475, that’s mean the result has significant too against inflation, cause the value both of them bigger than T Table. Another variable such as the exchange rate for the long term has negative influence to the inflation around -18.28331 which means exchange rate has significant influence to the inflation. Both of the last variables are interest and return sharia’ has significant too again inflation, the value around 0.443061 for interest rate, and 2.389915 for return sharia. It means both of these variables has significant values again inflation, cause of T Statistic bigger than T Table.
Pengaruh Religiusitas Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada Suryamart Soekarno-Hatta Ponorogo Tahun 2019) Imam Haryadi; Luthfi Noor Mahmudi
Islamic Economics Journal Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.67 KB) | DOI: 10.21111/iej.v6i2.4600

Abstract

Human resource is a crucial component in every company. Employee performance that is not optimal is a matter of achieving success. The purpose of this study is to determine the effect of the value of religiosity on employee performance (a case study on Suryamart Soekarno-Hatta Ponorogo 2019). This research uses quantitative descriptive methods. Data collection techniques using primary and secondary data, where primary data is done by conducting surveys, secondary data is obtained through a questionnaire or questionnaire. The data analysis technique used in this article is a simple linear regression analysis. The results of this study indicate that the variable Religiosity (X) has a t-count greater than t table, t-count equal to (8.761 > t table 2.026) and the significance value (Sig.) 0.00 < 0.05. So it can be concluded that the Religiosity variable (X) has a significant effect on Employee Performance (Y) and is known from the coefficient of determination (R Square) of 0.669 or can be stated with 66.9%, this figure implies that Religiosity as the dependent variable (X) affect Employee Performance by 66.9%. While the remaining 33.1% is influenced by other variables not examined in this study. This study indicates that the greater the value of Religiosity, the greater the effect on Employee Performance. For Suryamart Supermarkets, it is suggested to maintain and improve the value of Religiosity for employees so that all activities in the institution which could give a positive impact on business performance.
Pengaruh Pemahaman Wakaf Terhadap Niat Berwakaf Tunai Jama’ah Masjid di Kecamatan Kota Ponorogo Abdul Latif; Imam Haryadi; Adib Susilo
Islamic Economics Journal Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.281 KB) | DOI: 10.21111/iej.v7i1.5410

Abstract

This research aimed to seek the influence of waqf understanding on cash waqf intention of the mosque congregation at the District of Ponorogo. The method employed in this study is multiple regressions with primary data collected from 150 respondents of 5 big mosques in the District of Ponorogo within the questionnaire. The result of the study shows that all variables of waqf understanding namely basic understanding of waqf, understanding of waqf benefit, and understanding of waqf laws are simultaneously influenced the dependent variable with significant impact. Meanwhile, partially understanding the benefit of waqf positively significant influenced the intention to participate and donate cash waqf, while the rest variables had no impact on the intention to participate and donate cash waqf.
ANALYSIS OF THE IMPACT OF ZAKAT FUNDS DISTRIBUTION TO MUSTAHIQ (Case Study at Baitul Mal Hidayatullah Ponorogo 2017) Muhammad Thoriq Hidayat; Imam Haryadi
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 1 No. 1 (2018): August
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.039 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v1i3.2560

Abstract

Untuk mencegah penumpukan harta, distribusi zakat yang baik dan tepat sangat perlu untuk dilakukan. Beasiswa pendidikan termasuk salah satu pendistribusian zakat konsumtif kreatif karena zakat tersebut diwujudkan dalam bentuk konsumtif dan digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi di bidang pendidikan, karena masih banyak yang tidak dapat mengenyam pendidikan karena faktor biaya. Menurut seorang ulama’ kontemporer yaitu Yusuf Qardhawi, diperbolehkan memberikan beasiswa bagi orang-orang yang menuntut ilmu yang dibutuhkan dalam kehidupan, sehingga zakat seharusnya dapat menjadi solusi terhadap hal tersebut. Dengan syarat-syarat yang terpenuhi, zakat dapat didistribusikan kepada orang-orang yang menuntut ilmu. Untuk mengatasi hal ini, Baitul Maal Hidayatullah sebagai lembaga amil zakat yang salah satu cabangnya beroperasi di wilayah Ponorogo ini menerapkan program-program penyaluran dana zakat, infaq, dan sedekah dalam bentuk beasiswa untuk mahasiswa atau pelajar berprestasi yang kurang mampu secara finansial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Dalam Penelitian ini beberapa staff dan beberapa mustahiq akan menjadi objek wawancara. Dalam pengembangan dan penganalisaan data, penulis menggunakan metode induktif untuk menerangkan tentang berbagai teori penunjang yang digunakan dalam penelitian ini, serta analysis content untuk menunjang hasil dari penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya proses manajemen zakat di di Baitul Maal Hidayatullah Ponorogo dilakukan dengan menyediakan kantor sebagai tempat muzakki untuk membayarkan zakat, dan mengirimkan amil zakat ke rumah-rumah muzakki serta menyediakan akses pembayaran zakat online melalui transfer ke rekening BMH Ponorogo. Adapun pendistribusiannya dilakukan dengan mendistribusikan dana zakat kepada program Dakwah, Pendidikan, Ekonomi dan Sosial Kemanusiaan. Kemudian pendistribusian dana zakat untuk beasiswa di BMH Ponorogo memberikan dampak yang positif terhadap 1) Peningkatan prestasi akademik dan non-akademik penerima beasiswa, serta peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dan ibadah sehari-hari mereka. 2) Mengurangi beban keuangan orangtua penerima beasiswa serta menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis. 3) Membentuk masyarakat yang sadar akan pentingnya Pendidikan agama.
THE MODELS OF MICRO ENTERPRISE EMPOWERMENT BY BAITUL MAAL WA TAMWIL (BMT), (CASE STUDY: MICRO AT BAITUL MAAL WA TAMWIL HASANAH PONOROGO 2018) Syahrul Fitri T; Imam Haryadi
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 1 No. 2 (2018): November
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.351 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v1i4.3083

Abstract

Usaha Mikro merupakan bisnis bersekala kecil yang mampu berkontribusi untuk perkembangan perekonomian, mendukung pertumbuhan PDB dan mendukung pertumbuhan perekonomian di suatu daerah. Dari kondisi ini dapat dilihat bahwasanya UMKM masih menjadi tulang punggung untuk perekonomian yang ada di Indonesia. Maka dari itu, upaya untuk memberdayakan usaha mikro juga merupakan upaya untuk mensejahterakan msyarakat. Tapi dengan besarnya peran dan kontribusi usaha mikro dalam mendukung perekonomian di Indonesia, mereka masih memiliki masalah untuk berkembang, dikarenakan kesulitan dalam mendapatkan bantuan modal dari sektor perbankan. Salah satu institusi keuangan syariah diluar sektor perbankan yaitu BMT dapat menjadi solusi untuk permasalah para pengusaha mikro. Salah satu BMT yang fokus dalam memberdayaan usaha mikro di Ponorogo adalah BMT Hasanah. BMT Hasanah dibentuk dalam upaya untuk memberdayakan perekonomian masyarakat melalui kegiatan simpanan dan pembiayaannya. Melalui program pemberdayaannya, BMT Hasanah berharap mampu untuk memberdayakan para perngusaha mikro yang ada di Ponorogo. Dari penjelasan diatas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pemberdayaan usaha mikro yang dilakukan oleh BMT Hasanah ponorogo dan mengetahui pera BMT Hasanah ponorogo dalam memberdayakan usaha mikro. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif deskriptif dan data diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan metode induktif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya BMT Hasanah menggunakan produk pembiayaannya sebagai sarana pemberdayaan usaha mikro. Dalam program pemberdayaannya, BMT Hasanah meggunakan tiga cara untuk memberdayakan usaha mikro, yaitu: pendistribusian dana ZIS kepada pengusaha mikro yang membutuhkan, akad murabahah untuk memudahkan pengusaha mikro dalam memperoleh kebutuhannya, dan akad syirkah al-Inan sebagai bentuk kerjasama antara BMT Hasanah dan pengusaha mikro. BMT Hasanah pun memiliki peran yang sanagat penting dalam upaya pemberdayaan usaha mikro. BMT Hasanah berperan sebagai penolong, sebagai penyedia dana bantuan, sebagai pengawas, dan sebagai partner bagi pengusaha mikro.  Penelitian ini hanya meneliti tentang pemberdayaan usaha mikro yang ada di pasar tradisional dan belum meneliti lebih lanjut tentang pemberdayaan yang ada pada sektor lainnya, seperti sektor pertanian, perikanan dan perikanan. Untuk peneliti selanjutnya, diharapkan mampu untuk meneliti lebih lanjut tentang pemberdayaan dan dampak dari pemberdayaan yang dilakukan oleh BMT, sehingga pemberdayaan perekonomian yang dilakukan oleh BMT  akan lebih nampak.