Ngesti W. Utami
Unknown Affiliation

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN PELAKSANAAN MAKP KASUS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INTENSIF (IRI) RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Kristin Wahyu Oktavia; Ngesti W. Utami; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.42 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.712

Abstract

MAKP (Metode Asuhan Keperawatan Profesional) kasus merupakan proses pemberian asuhan kesehatan yang bertujuan mengurangi fragmentasi, meningkatkan kualitas hidup, dan efisiensi pembiayaan sehingga hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pelaksanaan MAKP kasus dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Intensif RS Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua pasien yang dirawat di Instalasi Rawat Intensif RS Panti Waluya Sawahan Malang sebanyak 34 orang. Besar sampel sebanyak 30 pasien dengan teknik pengambilan purposive sampling. Instrumen penelitian pada variabel independent pelaksanaan MAKP kasus menggunakan checklist dan pada variabel dependent kepuasan pasien menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 66,6% perawat melakukan prosedur pelaksanaan MAKP kasus dengan kategori baik, dan 60 % tingkat kepuasan pasien masuk dalam kategori puas. Hasil analisis bivariat menunjukkan Pvalue= 0,000 artinya ada hubungan pelaksanaan MAKP Kasus dengan Kepuasan Pasien. Direkomendasikan bagi rumah sakit dan manajer keperawatan supaya menjadi bahan pertimbangan dalam menyeleksi model MAKP untuk mengelola asuhan keperawatan yang akan diterapkan disetiap unit perawatan sehingga dapat memberikan pelayanan yang efisien bagi pasien serta memperhatikan juga efisien dari segi pembiayaan atau tenaga pelayanan yang diberikan.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD KECAMATAN MAGELANG SELATAN Cendy D. Ashari; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.47 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.692

Abstract

Pola Asuh Orang tua adalah pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak dan bisa memberi efek negatif maupun positif. Orangtua memiliki cara dan pola tersendiri dalam mengasuh dan membimbing anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun di PAUD Kecamatan Magelang Selatan. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan wawancara untuk orang tua dan tes perkembangan kognitif untuk anak. Sebagian besar pola asuh orang tua adalah pola asuh demokratis (53,3%) dan mayoritas perkembangan kognitif adalah kriteria diatas rata-rata (83%). Analisa data menggunakan uji korelasi product moment dengan kategori korelasi point biserial. Uji hipotesis menunjukkan r-hitung > r-tabel, r hitung = 0,439 sedangkan r-tabel (0,374) maka terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif yang artinya pola asuh orang tua sangat mempengaruhi tingkat perkembangan kognitif anak dengan hasil uji analisis dengan hasil hubungan yang kuat. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua murid PAUD Kecamatan Magelang Selatan adalah demokratis dan kriteria perkembangan kognitif murid PAUD Kecamatan Magelang Selatan yaitu diatas rata-rata. Disarankan orang tua untuk mempertahankan dan meningkatkan pola asuh orang tua yang baik untuk masa depan anak dengan lebih sering membaca dan mencari tahu agar wawasan lebih berkembang mengenai teori-teori ataupun metode pengasuhan anak terbaru.
HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR TENTANG ALAT KONTRASEPSI DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DI POSKESDES KERTAGENAH LAOK KECAMATAN KADUR KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Zubairi; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1070

Abstract

Kontrasepsi suntik DMPA merupakan alat kontrasepsi berisi hormone progesterone dan tidak mengandung estrogen. Daya kerja kontrasepsi DMPA 150 mg setiap 3 bulan dan merupakan dosis yang tinggi. Setelah suntikan 150 mg DMPA, ovulasi tidak akan terjadi untuk minimal 12 minggu. Sekitar 56% calon akseptor lebih memilih menggunakan alat kontrasepsi tersebut, hal ini disebabkan karena faktor pengetahuan yang kurang sehingga mempengaruhi keefektifan dalam penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan kontrasepsi suntik DMPA. Populasinya adalah akseptor di Poskesdes Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan sebanyak 115 calon akseptor. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 38 akseptor. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan teknik analisa data menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dengan nilai signifikansi sebesar = 0,05 dan df=1, dengan demikian Ho ditolak yang artinya ada hubungan pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik DMPA di Poskesdes Kertagenah Laok Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan dengan sebagian besar (60%) akseptor tidak tau tentang alat kontrasepsi dan setengahnya (50%) memilih menggunakan alat kontrasepsi suntik DMPA. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, lingkungan dan imformasi yang kurang memadai. ABSTRACT DMPA injection contraception is a contraceptive device that contains progesterone hormone and does not contain estrogenhormone. The work of DMPA injectable contraceptionis 150 mg every 3 months, this is high dosage. After injection of 150 mg DMPA, ovulation will not occur for at least 12 weeks. And about 56% acceptor candidates prefer use contraception, this is due to a lack of knowledge factor so that influence the effectiveness of contraceptive use. In this study, the researcher used analytic observationby using cross sectional approach since the purpose was to know the relationship between acceptors’ knowledge about contraception and selection of DMPA injectable contraception.The population was 115 acceptorsby using purposive sampling in taking sample as many as 38 candidates based on specific characteristics of acceptors. The data collection in this study used questionnaire with data analysis by using chi-square. The results obtained in this study was by using chi-square SPSS statistic analysis (a=0.05 and df=1). Thus, H0 is rejected and H1 is accepted meaning that there is relationship between acceptors’ knowledge about contraception and DMPA injectable contraception selection at Kertagenah Laok Poskesdes, Kadur District, Pamekasan Regency, where most acceptors (60%) do not know about contraception and half acceptors (50%) choose DMPA injectable contraception. This is influenced by several factors: education, environment, and inadequate information. Keywords : DPMA injection contraception; selection; knowledge.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DEGAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Sarifansyah Sarifansyah; Ngesti W. Utami; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.246 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.767

Abstract

Kehamilan trimester III merupakan kehamilan dengan usia 28-40 minggu dimana waktu untuk mempersiapkan kelahiran dan kedudukan sebagai orang tua, semakin besar usia kehamilan maka seakin sedikit waktu tidur yang dialami seorang ibu sehingga menyebakan salah satu faktor peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualiatas tidur dengan tekanan darah pada ibu hamil trimester III. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang usia kehamilannya sudah mencapai 28–40 minggu yang berjumlah 23 orang. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, teknik penelitian menggunakan Total Sampling, instrumen penelitian ini adalah kuisioner, analisa menggunakan uji korelasi spearman rank α = 0,05. Hasil analisisi penelitian diketahui bahwa sebagian besar kualitas tidur ibu hamil trimester III di Puskesmas Dinonyo Malang masuk dalam kategori buruk sebanyak 13 orang ( 56,5 % ) dan tekanan darah ibu hamil trimester III yang masuk dalam kategori normal sebanyak 9 orang ( 39,1 % ). Hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan 0,00 (p value < 0,05) yaitu ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Dinoyo Malang. Saran yang dianjurkan pada ibu hamil Trimester III adalah dengan pemeriksaan tekanan darah secara aktif serta diperlukannya waktu yang cukup untuk istirahat tidur.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE DI RUANG KENANGA RUMAH SAKIT DR. SOEPRAOEN MALANG Siti Rahmatika; Ngesti W. Utami; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.916 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.180

Abstract

Dukungan serta bantuan keluarga masih sangat diperlukan oleh penderita stroke dalam pemenuhan kebutuhan personal hygiene walaupun sebagian besar dari mereka sudah dapat melakukan sendiri secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah keluarga dan pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak dukungan keluarga masuk kategori baik sebanyak 18 orang (60%), dan sebagian besar personal hygiene pada pasien stroke masuk kategori baik sebanyak 20 orang (67%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Kata kunci : Dukungan keluarga, Personal Hygiene pasien stroke.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DENGAN SISTEM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT ISLAM “UNISMA” KOTA MALANG Rainol Sudirman; Ngesti W. Utami; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.593 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1353

Abstract

Motivasi atau dorongan untuk bekerja sangat penting bagi tinggi rendahnya produktivitas institusi. Dokumentasi keperawatan dalam bentuk dokumen asuhan keperawatan merupakan salah satu alat pembuktian atas status kesehatan yang dicatat perawat selama menjalankan tugas pelayanan keperawatan. Namun dalam praktekya masih banyak hambatan-hambatan yang mengakibatkan pendokumentasian belum sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan sistem pendokumentasian asuhan keperawatan di RSI UNISMA.Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan metode pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah seluruh perawat diruang rawat inap dengan sampel 48 orang. Pengambilan sampel dengan Purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan skala Likert dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank dengan taraf signifikan 1%.Hasil uji statistik didapatkan sebanyak (95,83%) perawat memiliki motivasi kerja cukup baik dan sebanyak (100%) perawat melaksanakan pendokumentasian asuhan keperawatan yang lengkap. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 dimana nilai Sig < α (0,000 < 0,01) dan nilai r sebesar 0,673. Artinya ada hubungan cukup kuat antara motivasi terhadap sistem pendokumentasian asuhan keperawatan di RSI UNISMA. Diharapkan pihak institusi lebih memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi perawat dalam menegakkan sistem pendokumentasian asuhan keperawatan yang baik melalui penyediaan fasilitas yang cukup dan sesuai kebutuhan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan pengkajian faktor lain (pengetahuan, pengalaman, lingkungan kerja) yang mempengaruhi sistem pendokumentasian asuhan keperawatan. ABSTRACT Motivation or encouragement to work is very important for the productivity measurement of an institution. Nursing documentation in a form of nursing care documentation is one of evidence tools of health status recorded by nurses during their working time of nursing services. However, in practices, there are still barriers affecting documentation system does not run well. This study aimed to determine the relationship between nurses’ working motivation and documentation system of nursing care at Unisma Islamic Hospital.This study used a correlational research design with cross sectional approach. The population was all patients at patients room as many as 48 people. The sample was taken by Purposive sampling technique. The instrument used in this study is a questionnaire with Likert scale and observation. The data gained were analyzed by Spearman Rank statistical test with level of significance 1%. Theresult obtained by the statistics (95.83%) nurses have good enough motivation to work and about (100%) nurses perform a complete nursing documentation. The descriptive analysis shows p value of 0,000 which Sig < α (0.000 < 0.01) and r value of 0.673. it means there is a strong relationship between motivation enough for documentation system of nursing care at RSI Unisma.. Suggestionsare expected topay more attention totheinstitutionalfactors thatinfluence the motivation ofnursesin establishinga goodnursingdocumentation systemthrough the provision ofadequate facilitiesand as required.To the next researcher to conduct the assessment of other factors (knowledge, experience, work environment) that affect for documentation system of nursing care. Keywords : Nursing care; working motivation; documentation system.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT TERHADAP KEMAMPUAN IBU POST PARTUM DALAM PERAWATAN TALI PUSAT BARI BARU LAHIR (BBL) DI PRAKTEK BIDAN SWASTA TUNGGUL WULUNG Sisilia Yusfita; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.271 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.652

Abstract

Tetanus dan infeksi merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi. Tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus menerus di berbagai Negara. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penyuluhan tentang perawatan tali pusat terhadap kemampuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat BBL di Praktek Bidan Swasta Tunggul Wulung Malang. Desain penelitian, mengunakan desain pre-eksperimental dengan design one group pre test and post test design, yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diamati sebelum dan setelah dilakukan treatment (perlakuan). Populasi dalam penelitian adalah Ibu post partum yang berada di Praktek Bidan Swasta Tunggul Wulung Malang sebanyak 20 orang dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data adalah ceramah dan observasi. Metode analisa data yaitu uji Chi-Square dengan menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat BBL sebelum penyuluhan, sebagian besar 15 orang (75,0%) dikategorikan kurang baik, Kemampuan ibu post partum dalam perawatan BBL sesudah penyuluhan, sebagian besar 18 orang (90,0%) dikategorikan baik, uji Chi-Square didapatkan nilai signifikan = 0,005 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan yang artinya terdapat pengaruh penyuluhan tentang perawatan tali pusat terhadap kemampuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat BBL di Praktek Bidan Swasta Tunggul Wulung Malang. Perlu ditingkatkan frekuensi pemberian penyuluhan sehingga ibu post partum bisa memiliki kemampuan dalam perawatan tali pusat BBL.
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Tina Krisnawati; Ngesti W. Utami; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.798 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.475

Abstract

Mutu pelayanan keperawatan dapat dilihat dari pelayanan keperawatan yang komprehensif berdasarkan standar keperawatan yang telah ditetapkan sesuai dengan keinginan pasien sehingga tercipta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kinerja perawat dengan kepuasan pasien ruang rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisoner tertutup. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 68,42% responden mempunyai kinerja baik dalam melakukan asuhan keperawatan dan sebanyak 63,16% responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja perawat. Hasil uji korelasi Spearman 0,355 dengan p-value sebasar 0.029 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan partisipasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas bagi pasien, dan rumah sakit melakukan evaluasi terhadap kinerja perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan di rumah sakit sehingga perawat mampu menghasilkan pelayanan yang bermutu. Kata kunci : Kinerja perawat, kepuasan pasien.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA PRASEKOLAH DI WILAYAH KERJA POSYANDU KALISONGO KECAMATAN DAU Rezky Rezky; Ngesti W. Utami; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.501 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.570

Abstract

Perkembangan motorik sangat dipengaruhi oleh status gizi, status kesehatan, dan perlakuan gerak yang sesuai dengan perkembangannya. Data Riskesdes tahun 2013 dilaporkan prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada anak di Indonesia mengalami peningkatan 0,6% dari tahun 2007 ke tahun 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah di Posyandu Kalisonggo Kecamatan Dau.Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 anak usia prasekolah dan sampel 43 anak yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi anak prasekolah di Posyandu Desa Kalisongo Kecamatan Dauyang kondisinya tidak cacat fisik dan mental, mempunyai usia 2-4 tahun dan tidak mempunyai penyakit tertentu yang menunjang status gizi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank.Hasil penelitian membuktikan bahwa status gizi anak sebagian besar 25 (58,1%) anak usia prasekolah memiliki status gizi baik dan perkembangan motorik kasar anaksebagian besar 26 (60,5%) anak usia prasekolah memiliki perkembangan motorik kasar sesuai dengan tahapan perkembangan. Berdasarkan hasil uji kolerasi spearman rank didapatkan p-value = 0,000 atau 0,000 < 0,050 sehingga dapat disimpulkan bahwaada hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah di Posyandu Kalisonggo kecamatan Dau. Disarankan dalam meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah perlu menjaga status gizi anak agar tetap baik dengan memberikan asupan gizi yang seimbang pada anak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO MALANG Agustina Dewi Iriyanti; Ngesti W. Utami; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.932 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.489

Abstract

ASI eksklusif merupakan bayi yang hanya diberi ASI saja selama enam bulan, tanpa tambahan cairan lain dan tanpa tambahan makanan padat. Masalah akan timbul jika ibu tidak mengerti dan tidak mempunyai kepatuhan dalam pemberian ASI eksklusif bagi bayinya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kepatuhan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Metode penilitian ini menggunakan deskriptif korelasional dengan menggunakan populasi dan sampel 40 responden dengan tehnik sampling total sampling. Data dianalisa menggunakan uji Spearman rank, korelasi p value (0,000) < α (0,05) maka ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kepatuhan ibu dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Malang. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif yaitu 60% mempunyai pengetahuan cukup baik, 25% mempunyai pengetahuan baik dan pengetahuan kurang 15%. Pada kepatuhan pemberian ASI eksklusif yang tergolong patuh 87,50%, dan tidak patuh 12,50%. Peneliti berharap agar ibu menyusui lebih meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif karena sebagian besar ibu menyusui tergolong patuh tetapi pengetahuan masih cukup baik. Penelitian selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat disempurnakan lagi dengan sampel yang lebih besar, area penelitian yang lebih luas dan meneliti variabel lain diluar variabel penelitian. Kata kunci: ASI Eksklusif, kepatuhan, pengetahuan.