Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UJI ADAPTASI 2 GALUR PADI (Oryza sativa L.) PADA LAHAN SALIN DI KAMPUNG BOKEM jajang firmansyah; Rosmala widijastuti; johana mendes; R Kusumah; Irba Djaja
Musamus Journal of Agrotechnology Research Vol 5 No 2 (2023): Musamus Journal Of Agrotechnology research
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjar.v5i2.5379

Abstract

Merauke is one of the centers of rice cultivation in Papua, which has several tidal swamp areas that contain salt in the soil or saline, but their utilization could be better. From this, it is necessary to test the adaptation of new rice lines on saline soils so that they can provide information about their adaptability from the plant growth process to the level of production. This study found that the new rice lines adapted quite well physiologically and morphologically to the salinity stress area where they were tested. Keywords : Adaptation test, rice lines, saline.
Pengaruh Pupuk Organik Plus terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat di Kabupaten Merauke Nurhening Yuni Ekowati; Rosmala Widijastuti; Mani Yusuf; Adrianus Adrianus; Mariana Lusia Resubun; Jefri Sembiring; Johana Anike Mendes; Abdul Rizal
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v12i1.662

Abstract

Tomatoes are a horticultural commodity that is widely consumed by the public, so they need to be increased using organic fertilizer plus Trichoderma. This research aims to determine the effect of organic fertilizer plus on increasing the growth and production of tomato plants. This study used a randomized block design with treatments namely no organic fertilizer plus (A0), organic fertilizer plus 3 t.ha-1 (A1), 6 t.ha-1 (A2), 9 t.ha-1 (A3), 12 t.ha-1 (A4), and 15 t.ha-1 (A5). The variables observed were plant height, number of leaves, number of branches, number of flowers forming fruit, number of flowers, number of fruit, fruit weight, fruit diameter and productivity. The observational data is analyzed for variance and data that shows a real effect will be further tested using Duncan's Multiple Range Test. The results of the study showed that organic fertilizer plus treatment had an effect on the growth of tomato plants. The highest variables of plant height, number of leaves, stem diameter and number of branches were obtained in the organic fertilizer plus 15 t.ha-1 (P5) treatment which was not significantly different from the 12 t.ha-1 (P4), 9 t.ha-1 (P3), 6 t.ha-1 (P2), 3 t.ha-1 (P1), but significantly different from the treatment without organic fertilizer plus (P0).
Ketahanan Varietas Padi terhadap Hama Penggerek Batang (Scirpophaga sp.) di Kampung Telaga Sari Kabupaten Merauke Jefri Sembiring; Roni Wandikbo; Rangga Kusuma; Johana Mendes
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11089

Abstract

The rice stem borer (Scirpophaga sp.) is a significant pest of rice plants, causing substantial yield losses. This study aimed to assess the growth response of seven rice varieties to stem borer (Scirpophaga sp.) infestation. The research was conducted in Kampung Telaga Sari, Kurik District, Merauke Regency, from October 2022 to January 2023. The experiment followed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with seven varieties and three replications per trial. The varieties tested were Inpari 32, Inpari 42, Cakrabuana, Siam-siam, CL 220, Sertani, and Mekongga. Each treatment was replicated three times, resulting in 21 experimental plots, each measuring 3 x 3 m² with a planting distance of 20 x 20 cm, comprising 50 plants per plot. The research findings indicated significant differences in stem borer damage intensity at the 0.01 level of significance. The highest average attack intensity was observed in the Inpari 32 variety (5.44%), while the lowest average attack intensity was found in the Cakrabuana variety (2%).
PENDAMPINGAN MASYARAKAT ORANG ASLI PAPUA (OAP) MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Abdul Rizal; Mani Yusuf; Adrianus Adrianus; Anwar Anwar; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Nurcholis Nurcholis; Irine Ike Praptiwi; Yosehi Mekiuw; Johana Anike Mendes
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37281

Abstract

Yasa Mulya merupakan salah satu kampung di Distrik Tanah Miring yang sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani dan peternak. Kampung Yasa Mulya memiliki masyarakat didominasi oleh masyarakat transmigrasi, namun terdapat dusun yang ditempati oleh Orang Asli Papua. Masyarakat lokal ini bekerja sebagai petani, tetapi pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya lokal sebagai pupuk organik masih rendah. Yasa Mulya memiliki banyak sumber daya yang digunakan sebagai pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat OAP di Kampung Yasa Mulya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan serta mendukung ketahanan pangan lokal dengan memanfaatkan limbah organik yang ada di lingkungan sekitar sebagai pupuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Yasa Mulya Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pada tanggal 4 Oktober 2024. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif aktif oleh Masyarakat Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan yaitu sosialisasi awal, penyuluhan, demonstrasi dan monitorong dan evaluasi (Monev). Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian dari Universitas Musamus, Pemerintah Kampung, Dinas Peternakan dan kelompok tani OAP di Kampung Yasa Mulya. Hasil dari program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya lokal sebagai pupuk organik. Kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, di mana pupuk organik yang dihasilkan dapat dijual atau digunakan secara langsung serta mendorong terciptanya praktik pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Effects of Metarhizium anisopliae and Red Ginger Extract (Zingiber officinale var.rubrum) on Feeding Behaviour and Mortality of Spodoptera litura Larvae Johana Anike Mendes; Rangga Kusumah; Jefri Sembiring; Mariana Resubun; Ade Kurniawan
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v6i1.15764

Abstract

The management of Spodoptera litura, a major pest of vegetable crops, is still predominantly reliant on synthetic pesticides, whose excessive use raises concerns regarding environmental safety and human health. This study investigated the effects of the entomopathogenic fungus Metarhizium anisopliae and red ginger extract (Zingiber officinale var rubrum), applied individually on feeding behaviour and larval mortality of S. litura. Laboratory bioassays were conducted using the leaf-dipped method to evaluate larval mortality. Feeding inhibition activity of red ginger extract was assessed using choice and no-choice test. Red ginger extract caused 48% larval mortality at a concentration of 2 ml/50 ml of water, while M. anisopliae resulted in 28% larval mortality at 20 g/50 ml of water. Feeding inhibition under the choice test was categorized as very weak (10.20%) at 2 ml/50 ml of water, similarly M. anisopliae did not exhibit feeding inhibition under either test method
Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu (PHT): Analisis Pengaruh Karakteristik Petani Terhadap Pendapatan Usahatani Padi di Distrik Semangga Kabupaten Merauke Amelia Agustina Limbongan; Jefri Sembiring; Abdullah Sarijan; Johana Anike Mendes; Anwar
Innofarm : Jurnal Inovasi Petanian Vol 28 No 1 (2026): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/fksn8k73

Abstract

Tanaman padi berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, peningkatan produksinya masih menghadapi kendala berupa serangan hama dan penyakit tanaman serta tingginya ketergantungan terhadap pestisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga penerapan Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu (PHT) menjadi penting dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani padi dan hubungannya dengan tingkat praktik PHT, serta hubungan antara tingkat praktik PHT dengan pendapatan petani. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2025 di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke dengan mewawancarai 39 petani. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi relatif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Distrik Semangga didominasi oleh laki-laki, berada pada usia produktif, memiliki tingkat pendidikan relatif rendah, serta pengalaman bertani yang lama. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat praktik PHT, sedangkan umur dan pengalaman bertani tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Korelasi antara tingkat praktik PHT dengan pendapatan petani tidak signifikan (ρ = 0,228) yang mengindikasikan penerapan PHT belum berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan di Distrik Semangga dalam jangka pendek. Adopsi praktik PHT lebih dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan akses informasi. Agar pertanian berkelanjutan, diperlukan penguatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan petani agar mereka dapat mengadopsi PHT secara optimal. Kata kunci: PHT, karakteristik petani, pendidikan, pendapatan, pertanian berkelanjutan.