Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

MASKULINISASI IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN MENSIRAK (Ilex cymosa) MELALUI PERENDAMAN INDUK BUNTING Ahmad Fahrul Syarif; Dendy Winardi; Robin
Jurnal Perikanan Unram Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v11i2.259

Abstract

Freshwater ornamental fish commodities are in great demand by people in Indonesia, one of which is guppy fish (Poecilia reticulata). Guppies are very popular because they are easy to maintain and have beautiful color variations, especially for male guppy fish. The constraint in guppies cultivation is that the number of male chicks produced is usually lower than the number of females. The use of mensirak leaf extract is thought to be used in the process of masculinizing guppies. This study was conducted to determine the best dose of mensirak leaf extract to increase male sex ratio in guppies. The method used in this study is an experimental method using a single Completely Randomized Design (CRD) with 5 levels of treatment consisting of 3 replications. The immersion doses of female guppy broodstock used were P1 (2 mg/L), P2 (4 mg/L), P3 (6 mg/L), positive control 17?-methyltestosterone (2 mg/L) and negative control (0 mg/L). L). The results showed that the use of mensirak leaf extract immersing pregnant mothers had a significant effect on the percentage of male sex with the best concentration of 2 mg/L (45.93±27.19%). The masculinization of guppies using mensirak leaf extract on the immersion of pregnant guppy broodstock had a significant effect on the percentage of male sex. The best dose for immersing pregnant guppies using mensirak leaf extract was obtained in treatment P1 with a dose of 2mg/L, which resulted in the percentage of male sex being 45.93±27.19%.
IMPLEMENTASI SOP CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) PADA INDUSTRI TAMBAK UDANG DI KABUPATEN BANGKA SELATAN Endang Bidayani; Robin Robin; Ahmad Fahrul Syarif
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.386

Abstract

Cara budidaya ikan yang baik adalah program dibidang perikanan budidaya bagi masyarakat dalam rangka menjamin keamanan pangan hasil perikanan. Tujuan penelitian ini adalah: Mengkaji implementasi CBIB pada industri tambak udang di Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian akan dilaksanakan di tambak udang skala industri di Kabupaten Bangka Selatan pada Bulan Agustus-Oktober 2022. Teknik pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling), dengan pertimbangan wilayah pengembangan budidaya udang di Kabupaten Bangka Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yaitu penelitian yang sumber data dan informasi utamanya diperoleh dari responden sebagai sampel penelitian menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Metode pengambilan sampel yang digunakan teknik sampling purposive. Populasi dalam penelitian ini adalah pengelola tambak udang yang sudah beroperasi lebih dari setahun dengan teknik snowball. Hasil penelitian, implementasi SOP CBIB tambak udang di Kabupaten Bangka Selatan pada kategori tinggi. Saran, pemerintah daerah dapat melakukan monitoring secara berkala terhadap penerapan SOP CBIB tambak udang agar industri tambak udang berkelanjutan, dan perusahaan memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan karyawan.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN IKAN KONSUMSI AIR TAWAR DI PASAR TRADISIONAL KOTA PANGKALPINANG Endang Bidayani; Supitri Supitri; Robin Robin
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.494

Abstract

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah pesisir yang mayoritas masyarakatnya mengkonsumsi ikan air laut. Kendati demikian, komoditi budidaya ikan air tawar juga ditemukan di pasar-pasar tradisional di ibukota propinsi ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola konsumsi ikan air tawar di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ikan konsumsi air tawar di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang. Metode pengambilan lokasi penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu di Pasar Pagi Pangkalpinang, Pasar Rumput Pangkalpinang, dan Pasar Higienis Pangkalpinang. Responden dalam penelitian ini diambil dengan cara sampling insedential berjumlah 60 orang yang merupakan konsumen ikan konsumsi air tawar di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang. Data yang dikumpulkan menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan pada pola konsumsi ikan air tawar oleh konsumen menggunakan analisis data deskriptif, dan untuk rumusan masalah kedua yakni menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dengan alat bantu SPSS 25. Hasil penelitian menyimpulkan jenis ikan air tawar paling banyak diminta oleh responden pada saat penelitian adalah ikan lele (46,67%), frekuensi mengkonsumsi yakni rata-rata sebulan sekali ( 58%), dan jumlah konsumsi ikan air tawar dalam satu bulan rata-rata yakni 1-5 kg (56,67%). Secara simultan variabel-variabel bebas seperti harga ikan air tawar, harga barang lain, ketersediaan stok, jumlah pendapatan konsumen, cita rasa konsumen atau selera, dan ekspetasi masa depan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat yakni permintaan ikan air tawar. Sedangkan secara parsial variabel ketersediaan stok dan cita rasa konsumen atau selera memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permintaan ikan air tawar di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang.
UPAYA PELESTARIAN IKAN ENDEMIK KEPULAUAN BANGKA BELITUNG endang bidayani; Robin Robin; Tiara Puspa Anjani
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i4.700

Abstract

Diperkirakan terdapat sekitar tujuh jenis ikan endemik di Kepulauan Bangka Belitung dengan status Rentan hingga Kritis. Kerusakan lingkungan akibat ulah manusia di perairan umum Pulau Bangka dikhawatirkan berdampak pada kelestarian sumberdaya ikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pelestarian ikan endemik ulau Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Metode pengumpulan data primer melalui studi literatur dan wawancara dengan informan dari Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Pangkalpinang dan Komunitas Lanun Tebat Rasu yang berjumlah 30 orang, dan data sekunder melalui literatur. Metode analisis data deskriptif. Hasil penelitian upaya pelestarian ikan endemik Kepulauan Bangka Belitung meliputi domestikasi, cagar perikanan, peraturan penangkapan ikan, dan pelestarian budaya lokal nirok nanggok dan babanjor