Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Stimulasi Psikososial Pada Keluarga Anak Dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) Luluk Susiloningtyas; Nurin Fauziyah; Ratih Kusuma Wardhani
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.128

Abstract

Pengetahuan keluarga tentang Stimulasi psikososial sangat penting dalam memberikan konstribusi dalam upaya peningkatan perkembangan psikososial anak dengan gangguan Autism Sprectrum Disorder (ASD). Peningkatan pengetahuan keluarga sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan perkembangan psikososial anak dengan ASD. Keluarga sangat berperan memberikan pengasuhan yang tepat sehingga perkembangan psikososial anak menjadi lebih optimal. Kurangnya pengetahuan keluarga tentang kebutuhan anak merupakan salah satu penyebab keterlambatan perkembangan sosial anak. Stimulasi psikososial berfungsi sebagai penguat yang bermanfaat bagi perkembangan psikososial anak dan memberikan dampak positif pada perkembangan psikososial anak Autism Spectrum Disorder (ASD). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang stimulasi psikososial anak dengan Autism Spectrum Dosorder (ASD). Kegiatan ini berupa edukasi yang dilakukan pada keluarga anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Metode yang diberikan menggunakan media LCD, dan leaflet. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan pada akhir pengabdian seluruh keluarga memiliki pengetahuan baik tentang stimulasi psikososial anak sebanyak 20 orang (100 %). Peningkatan Pengetahuan ini karena keluarga didampingi secara intensif selama pelaksanaan kegiatan edukasi, keluarga saat diberikan edukasi lebih fokus dan dapat menerapkan stimulasi psikososial anak. Diharapkan stimulasi psikososial anak ASD ini terus berlanjut sehingga dapat memaksimalkan perkembangan sosial anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dan dapat membantu upaya program peningkatkan derajat kesehatan anak
Pendidikan Kesehatan PHBS Kader Kesehatan Era New Normal di Desa Darungan Susanti Tria Jaya; Ratna Feti Wulandari; Luluk Susiloningtyas
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.131

Abstract

Pengetahuan kader tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting dalam memberikan kontribusi pendampingan kesehatan pada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita saat ini. Ditahun 2020 ini bangsa kita sedang mengalami masa pandemi covid – 19, dimana setiap individu dituntut untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tidak tertular virus covid -19 yang angkanya setiap hari semakin meningkat. Pendampingan kader terhadap kesehatan ibu dan balita sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya keterlambatan penularan virus covid -19, kader dapat membantu mensosialisasikan bagaimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di era new normal ini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pola hidup bersih dan sehat di era new normal. Metode yang diberikan menggunakan media LCD dan leaflet. Hasil pengabdian didapatkan pada akhir pengabdian seluruh kader kesehatan memiliki pengetahuan baik 100%. Peningkatan pengetahuan ini karena kader kesehatan didampingi secara intensif oleh mahasiswa bidan dalam memberikan pendidikan kesehatan, kader kesehatan lebih fokus pada saat edukasi dan dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Diharapkan program ini terus berlanjut dan dapat memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan di masa pandemi
Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana Tentang Metode Kontrasepsi Di Wilayah Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri Luluk Susiloningtyas; Ratna Feti Wulandari; Vide Bahtera Dinastiti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.266

Abstract

Salah satu dampak dari ledakan penduduk yang tidak terkendali adalah tingginya AKI dan AKB, rendahnya kesehatan masyarakat, dan besarnya biaya pelayanan kesehatan serta pendidikan. Upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menurunkan AKI yaitu melalui pelaksanaan program KB bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan Keikutsertaan PUS dalam program KB. Implan dan IUD merupakan jenis kontrasepsi jangka panjang yang memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi di bandingkan dengan metode non kontrasepsi jangka panjang. Kontrasepsi jangka panjang ini diharapkan mampu menunda/menjarangkan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dalam jangka panjang sehingga terwujud keluarga sejahtera. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana tentang metode kontrasepsi di Wilayah Desa Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri, Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 Juni 2021 yaitu berupa konseling metode kontrasepsi dan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi dengan jumlah sasaran 79 WUS di Wilayah Ngadiluwih dan 48 orang WUS di Wilayah Ngancar Kabupaten Kediri. Metode diberikan dengan menggunakan media ABPK dan Instrumen alat kontrasepsi KB. Harapan dari kegiatan ini yanitu dapat meningkatkan pengetahuan WUS tentang pentingnya penggunaaan alat kontrasepsi yang cocok agar dapat berperan aktif dalam uapaya mendukung program pemerintah dalam peningkatan Kespro dan KB serta untuk menekan AKI
Post-Stroke Rehabilitation Education at the ILP Dahlia Integrated Health Post (Posyandu) in Pelem Village, Pare District, Kediri Regency Family Empowerment Strategy Approach Dwi Rahayu; Erni Rahmawati; Luluk Susiloningtyas
Journal of Community Engagement in Health Vol. 8 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v8i2.748

Abstract

Stroke is a brain dysfunction that occurs suddenly due to disruption of blood flow to the brain, and this condition can be experienced by anyone, at any time. In Indonesia, the prevalence of stroke has increased from 7% to 10.9%. It is estimated that around 500,000 people suffer from stroke each year, with around 25% dying and the remaining 75% experiencing hemiparesis, which is muscle weakness on one side of the body. At the ILP Dahlia Integrated Health Post (Posyandu), there are 10 elderly people who experience weakness and are unable to carry out activities due to stroke. The purpose of this community service is to provide education about post-stroke rehabilitation for the elderly. The community service method used is providing education to participants. The number of community service participants was 35 elderly people at the ILP Dahlia Integrated Health Post, Pelem Village, Pare District, Kediri Regency. The results of the Community Service showed an increase in knowledge of community service participants after the counseling on post-stroke rehabilitation for the elderly, with an increase in knowledge in the good category of 71% compared to before the counseling the knowledge was in the good category of 5%. Knowledge is the basis for someone in making a decision because it is related to a person's ability to make the right choice, where knowledge is the basis for forming behavior.