Darrotul Jannah
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Pertanian Padi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Darrotul Jannah; Herani Tri Lestiana; Dedi Junaedi
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v2i2.7306

Abstract

Sektor pertanian merupakan bagian penting dari aktivitas ekonomi dalam masyarakat. Sektor pertanian yang unggul berhubungan dengan terjaminnya ketahanan pangan. Ketahanan pangan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan agar proses industrialisasi dan pembangunan ekonomi berjalan dengan baik. Jika sektor pertanian diolah dengan baik maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan memerlukan pengelolaan ekonomi yang sebaik-baiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas diantaranya faktor tanah, modal, tenaga kerja dan manajemen produksi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh terhadap kesejahteraan petani. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa 86,5% faktor-faktor produktivitas pertanian memiliki pengaruh positif terhadap kesejahteraan petani. Faktor-faktor tersebut adalah faktor tanah, modal dan manajemen produksi. Adapun tenaga kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.  
STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM PENGUATAN MODERASI DI KAWASAN INDUSTRI Umihani; Yoyoh Badriyyah; Darrotul Jannah; Ali Maksum
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9995

Abstract

Kajian terhadap strategi pesantren dalam penguatan moderasi beragama terutama di kawasan industri, menjadi sangat penting setidaknya dilihat dari dua alasan: Pertama, bahwa setiap industrialisasi apapun, bukan hanya menimbulkan dampak positif saja, tetapi dapat menimbulkan dampak negatif pula seperti terjadinya perubahan kebudayaan dan pemikiran. Hal ini yang menjadi salah satu pendorong munculnya kontestasi ideologi ekstrimisme di kalangan para buruh dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap pesantren Manba'ul Huda terhadap kebijakan pemerintah tentang pengembangan industri di Majalengka Timur. Sistem pendidikan, desain kurikulum dan metode pendidikan yang diterapkan oleh pesantren Manba’ul Huda dalam penguatan moderasi beragama eksistensi pesantren Manba'ul Huda dalam penguatan moderasi beragama di kalangan masyarakat industri Majalengka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu kiayi, ustadz dan para santri juga sumber data primer yaitu beberapa dokumen yang berkaitan dengan kajian ini. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kebijakan industrialisasi di Majalengka Timur, bagi pondok pesantren Manba’ul Huda difahami sebagai keniscayaan di era modern, sekaligus peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat. Sistem pendidikan, desain kurikulum dan metode pendidikan yang diterapkan oleh pesantren Manba’ul Huda dalam penguatan moderasi beragama untuk mitigasi lahirnya deradikalisasi agama -sebagai efek negatif dari industrialisasi- pesantren Manba’ul Huda telah memiliki sistem pendidikan yang lebih integratif-holistik. Strategi pondok pesantren dalam penguatan moderasi beragama di kawasan industri pesantren Manbaul Huda terus bersinergi dengan para tokoh masyarakat dan jaringan pesantren lainnya, memberikan edukasi pentingnya moderasi beragama, multikulturalisme, kesatuan kepada masyarakat sekitar industri melalui forum-forum pengajian, bahtsul masail, juga forum keserasian sosial & kunjungan industri.
Kompetensi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengelola Motivasi Belajar Siswa Darrotul Jannah; Yoyoh Badriyah; Dede Majreha Djoharuddin
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.13994

Abstract

AbstractThis study aims to determine the competence of teachers, student learning motivation, and the obstacle and support factors for Akidah Akhlak teacher competence in increasing student learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia Babakan Ciwaringin Cirebon. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation review. From this study it can be concluded that Akidah Akhlak teachers at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia do not apply social competence and professional competence but only apply pedagogic competence and personality competence. Teachers of Akidah Akhlak at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia have not fully mastered teacher competence. By examining students' learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia, it found out that student learning motivation is still quite high. The obstacle of Akidah Akhlak teachers in increasing student learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia comes from Aqidah Akhlak teacher’s lackness of teacher competence, especially social and professional competence. Keywords:Teacher Competence, Student Learning Motivation, Students.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru, motivasi belajar siswa, dan faktor penghambat dan pendukung kompetensi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia Babakan Ciwaringin Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan tinjauan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia tidak mengaplikasikan kompetensi sosial dan kompetensi profesional melainkan hanya mengaplikasikan kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian. Motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia dalam kategori cukup tinggi. Penghambat kompetensi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia berasal dari guru Akidah Akhlak yang kurang menguasai kompetensi guru, lebih tepatnya kompetensi sosial dan profesionalnya. Kata Kunci:Kompetensi Guru, Motivasi Belajar Siswa, Siswa.
Teori Pembelajaran Bahasa Arab Integratif di Perguruan Tinggi Pradi Khusufi Syamsu; Darrotul Jannah
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ibtikar.v12i1.14063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan teori-teori terbarukan dalam pembelajaran bahasa Arab integratif di perguruan tinggi. Penelitian yang dilakukan dalam artikel ini bersifat kualitatif. Penggalian sumber penelitian salah satunya berupa sumber data bibliografi berupa buku-buku otoritatif dan artikel jurnal yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Arab integratif. Dari segi pendekatan, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan filosofis. Pendekatan kualitatif berkaitan dengan kualitas, nilai, atau makna yang dijelaskan melalui bahasa atau kata-kata. Sedangkan pendekatan filosofis menjelaskan landasan ilmiah dan hakikat atau hikmah dari suatu objek formal. Kajian ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Arab integratif adalah pembelajaran bahasa Arab yang memadukan empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis), unsur bahasa Arab, kompetensi kebahasaan (kompetensi linguistik, kompetensi komunikatif, dan kompetensi budaya) dan mengintegrasikan seluruh aspek pembelajaran baik akademik maupun non akademik sehingga semua program pembelajaran bahasa Arab dirancang dan dilaksanakan secara terpadu dan terprogram dalam kehidupan sehari-hari setiap siswa. Pembelajaran bahasa Arab integratif justru sesuai dengan karakter bahasa itu sendiri yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dimana keluasan bahasa harus diperlakukan secara utuh dan tidak sempit. Beberapa ulama yang mendukung pendapat di atas antara lain Ibnu Khaldun, Tamam Hassan, Ahmad Abduh Iwadh, Muhbib Abdul Wahab, Munther Younes, Farid Khalfawi, dan Balqasim Malikiyah. Kesimpulan penelitian ini berbeda dengan pendapat Noam Chomsky yang menyimpulkan bahwa kemampuan berbahasa merupakan bakat alami, tidak ditentukan oleh lingkungan alam karena bahasa bukanlah kebiasaan.