Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Memahami Teks, Melahirkan Konteks: Menelisik Interpretasi Ideologis Jamaah Tabligh Didi Junaedi
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.84 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v2i1.1274

Abstract

The  dialectical  process  between  the  Qur’an,  Hadith  and  other  religious texts with reality will produce a variety of  interpretations.  This diversity of interpretations within different kinds of approaches: theological, legal, mystical, social, political, economical as well as various other points, in turn will present a discourse in the domain of thought, as well as practical measures in social realities. In this article, the author analyzes the theological and legal interpretation of Jama‘ah Tabligh. He also discusses a number of concepts which was arisen from their readings of a number of verses in the Qur’an and Hadith. 
Living Qur’an: Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Al-Qur’an (Studi Kasus di Pondok Pesantren As-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon) Didi Junaedi
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.777 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i2.2392

Abstract

Artikel ini memfokuskan kajian tentang metode Living Qur’an sebagai sebuah pendekatan baru dalam kajian al-Qur’an. Living Qur’an adalah kajian atau penelitian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qur’an atau keberadaan al-Qur’an di sebuah komunitas muslim tertentu. Living Qur’an juga bisa dimaknai sebagai “teks al-Qur’an yang ‘hidup’ dalam masyarakat.” Pendekatan ini berusaha memotret proses interaksi masyarakat terhadap al-Qur’an, yang tidak sebatas pada pemaknaan teksnya, tetapi lebih ditekankan pada aspek penerapan teks-teks al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan teks-teks al-Qur’an tersebut kemudian menjadi tradisi yang melembaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat
Peningkatan Produktivitas Pertanian Padi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Darrotul Jannah; Herani Tri Lestiana; Dedi Junaedi
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v2i2.7306

Abstract

Sektor pertanian merupakan bagian penting dari aktivitas ekonomi dalam masyarakat. Sektor pertanian yang unggul berhubungan dengan terjaminnya ketahanan pangan. Ketahanan pangan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan agar proses industrialisasi dan pembangunan ekonomi berjalan dengan baik. Jika sektor pertanian diolah dengan baik maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan memerlukan pengelolaan ekonomi yang sebaik-baiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas diantaranya faktor tanah, modal, tenaga kerja dan manajemen produksi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh terhadap kesejahteraan petani. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa 86,5% faktor-faktor produktivitas pertanian memiliki pengaruh positif terhadap kesejahteraan petani. Faktor-faktor tersebut adalah faktor tanah, modal dan manajemen produksi. Adapun tenaga kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Didi Junaedi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i1.209

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran seni rupa banyak siswa kelas yang belum menguasai Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penulis berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan mencoba menerapkan model pembelajaran Discovery. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn pada materi “Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila” dengan penerapan Model pembelajaran Discovery. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan subyek penelitian siswa kelas VI SD Negeri 2 Girinata Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn pada materi “Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila” meningkat. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran discovery dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn.
Kontekstualisasi Makna QS. an-Nur Ayat 4-5 atas Fenomena Tuduhan Perzinaan pada Platform Media Sosial Twitter Nurlelah Nurlelah; Nurkholidah Nurkholidah; Didi Junaedi; Nurul Bahiyah; Muzaki Muzaki
Gunung Djati Conference Series Vol. 21 (2023): The 1st Nurjati Conference
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to discuss the contextualization of the meaning of QS. an-Nur verse 4-5 on the phenomenon of accusations of adultery on the Twitter social media platform. This research uses a qualitative approach with descriptive-analytic method. The results and discussion in this study indicate that the contextualization of the flogging law contained in QS. an-Nur verses 4-5 on the phenomenon of accusations of adultery that occur on the Twitter social media platform, its enforcement is adjusted to the attitude of the person who accuses and is accused. If the accusation is proven true and the witnesses and conditions are fulfilled, then the flogging law does not apply. Meanwhile, when the accusation is not proven true, the flogging law is adjusted to the wishes of the accused person. In addition, this flogging law must also be applied when the person accused is male, in other words, not only women. This research recommends to all people who utilize technological sophistication, especially the millennial generation, to always be wise in using social media and be careful in using it.
The Role Of Legal Language In Formulatıng Wrıtten Legal Rules In Indonesıa Junaedi Junaedi; Jaya Mulya
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 3 No. 04 (2023): November, Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legal language is a regulatory language that is intended to realize justice and care for the community and is expected to protect private and public interests. Because the legal language is modern Indonesian, the use of Indonesian must be clear, fixed, mono-semantic, and in accordance with the aesthetic requirements of the Indonesian language. Thus, to understand the rule of law and legal language, in principle, it is a unity in a legal discipline. If you want to learn and understand the rule of law, you must use good legal language. The rule of law consists of a systematic legal language, From this view it is very clear, that the role of legal language is very important to formulate legal rules in society. The problem is how to apply the rules of legal language and the form of the legal language used in formulating written legal rules in Indonesia. This study aims to determine the role of legal language in formulating written legal rules in Indonesia. While the (type of research is normative legal research, namely legal research conducted by researching library materials, or secondary data, or library research. And the results of this study, First; the rules of legal language to formulate written legal rules are (1) Luges and exact; (2) Objective; (3) Careful definition; (4) Not emotional; (5) the exposure is conventional; (0) Not dogmatic (7) thrifty; (8) The form of the meaning is stable. Second; form of legal language to formulate legal rules; () The form of the word must be correct; (2) The meaning of the word must be precise; (3) Sentences must be clear; (4) Distinctive terms; (5) Not greeting people; (6) Typical wearing style; (7) The writing follows the EYD; (8) Legal norms are conveyed through sentences.
Strategi Pengelolaan Obyek Wisata Mangrove di Kabupaten Brebes : (Studi Kasus Wisata Mangrove Sari di Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes) Junaedi Junaedi; Arief Prayitno; Sri Wulandari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3085

Abstract

Studi ini menyelidiki strategi untuk merevitalisasi pariwisata Mangrove Sari di Kabupaten Brebes, Indonesia, menyusul penurunan yang signifikan akibat COVID-19 dan tantangan sistemik. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan data kualitatif dari wawancara dan pengamatan pemangku kepentingan dengan analisis SWOT kuantitatif (matriks IFAS/EFAS) untuk menilai status situs pariwisata saat ini. Temuan mengungkapkan potensi Strategi Berorientasi Pertumbuhan, mengidentifikasi kekuatan utama seperti persatuan masyarakat dan sumber daya alam, di samping hambatan kritis termasuk infrastruktur yang buruk (35% jalan tidak beraspal) dan pendanaan terbatas (hanya 10-15% dari anggaran desa yang dialokasikan untuk pariwisata). Studi ini mengusulkan solusi terpadu yang mencakup pembangunan infrastruktur, model pendanaan inovatif (CSR dan kemitraan publik-swasta), strategi pemasaran digital, dan program konservasi mangrove. Temuan ini menawarkan rekomendasi kebijakan praktis untuk pemerintah daerah, menekankan investasi infrastruktur, realokasi anggaran, dan program literasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pariwisata berkelanjutan dengan menunjukkan bagaimana situs ekowisata dapat secara bersamaan mencapai pemulihan ekonomi, konservasi lingkungan, dan tujuan pemberdayaan masyarakat. Arah penelitian masa depan termasuk mengevaluasi efektivitas implementasi strategi digital yang diusulkan dan langkah-langkah adaptasi iklim.
Analisis Penerapan Health Safety and Environment dengan Metode Fault Tree Analysis dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja di Laboratorium PT. XYZ Roswandi, Iwan; Pratama, Oki; Junaedi, Didi
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v7i2.2435

Abstract

Abstrak— Pesatnya perkembangan perindustrian saat ini menuntut perusahaan harus memiliki karyawan yang banyak sehingga harus memperhatikan kondisi keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya agar kecelakaan kerja dapat di minimalisir. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah tingkat kecelakaan kerja yang berpengaruh pada tThe current rapid development of the industry requires companies to have a large number of employees so that they must pay attention to the occupational health and safety conditions of their employees so that work accidents can be minimized. The purpose of this research is to find out whether the level of work accidents has an effect on the level of employee productivity using the fault tree analysis method. From the research results obtained, the frequency rate of work accidents in 2019-2021, where accidents did not increase but decreased, but productivity decreased in 2020, namely 99,95% , this was influenced by the level of the number of hours worked which increased but rose again in in 2021 of 99,98%. Meanwhile, productivity in 2019 was 99,97%. The results of this study are that work productivity increases when the number of work accidents is getting smaller. However, overall the implementation of HSE in this company has been quite good, seen from the relatively small number of work accidents that have occurred in the last 3 years. Pesatnya perkembangan perindustrian saat ini menuntut perusahaan harus memiliki karyawan yang banyak sehingga harus memperhatikan kondisi keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya agar kecelakaan kerja dapat di minimalisir. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah tingkat kecelakaan kerja yang berpengaruh pada tingkat produktivitas karyawan dengan metode fault tree analysis. Dari hasil penelitian yang didapat , tingkat frekuensi kecelakaan kerja pada tahun 2019-2021, dimana kecelakaan tidak mengalami kenaikan namun mengalami penurunan, namun produktivitas mengalami penurunan ditahun 2020 yaitu 99,95% hal ini di pengaruhi oleh tingkat jumlah jam kerja yang meningkat namun kembali naik di tahun 2021 sebesar 99,98%. Sedangkan produktivitas di tahun 2019 yaitu 99,97%. Hasil dari penelitian ini adalah produktivitas kerja semakin meningkat apabila angka kecelakaan kerja semakin kecil. Namun secara keseluruhan penerapan HSE di perusahaan ini sudah cukup baik dilihat dari jumlah kecelakaan kerja yang terjadi cukup kecil dalam 3 tahun terakhir.
Pengurangan Loss Time pada Lini Injection Molding dengan Implementasi Single Minute Exchange of Dies pada Setup Change-Over Mold Plastic Tank Radiator Prasetya, Septian Adi; Junaedi, Didi
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.020

Abstract

Perusahaan Komponen Otomotif adalah perusahaan manufaktur komponen mobil di Indonesia dengan produknya yaitu Plastic Tank Radiator (P-Tank Radiator) di lini Injection Molding. Terdapat 7 variasi Produksi P-Tank Radiator pada lini Injection molding dengan jumlah permintaan tinggi. Permasalahan yang terjadi pada lini tersebut adalah loss time yang disebabkan waktu setup change-over mold yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa waktu setup change-over menggunakan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) sehingga dapat mereduksi waktu Setup change-over mold. Perbaikan yang dilakukan untuk mengurangi waktu setup change-over mold menggunakan metode Single Minute Exchange Dies (SMED) dengan mengidentifikasi aktivitas setup dan mengukur waktu setup, memisahkan aktivitas setup internal dan eksternal, mengubah setup internal menjadi eksternal, serta Improvement dengan menganalisa penyebab lamanya waktu setup internal menggunakan diagram fishbone & Analisa 5W1H. Hasil implementasi SMED yaitu reduksi waktu set-up change-over mold sebesar 41% dari sebelum implementasi SMED yaitu 38.177 menit menjadi setelah diterapkannya SMED yaitu 22.25 menit.
Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Layanan Perbaikan Jaringan Internet dengan Metode Servqual dan IPA di PT MKM Fitriani, Rohmah; Roswandi, Iwan; Junaedi, Didi
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 5 (2023): LEAN AND GREEN FOR SUSTAINABILITY DEVELOPMENT GOALS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2023.022

Abstract

PT MKM is responsible for installing the customer's internet network up to repairing the internet network. The existence of an internet network repair service is used to ensure that the internet network at the customer's home can be used stably and smoothly. To ensure customers get good service and do not switch to other providers, PT MKM must pay attention to the services provided to its customers. The purpose of this study was to measure the value of customer satisfaction on the quality of network repair services and to determine the priority for repair service improvements at PT MKM. This study used servqual and IPA methods with 50 respondents participating in answering the questionnaire. The results show that the GAP value in each statement is negative with the largest GAP value being on the assurance dimension of -1.18 and the lowest GAP being on the responsiveness dimension of -0.76. Of the 10 indicators distributed into 4 quadrants, the main priority for improvement that must be improved using the IPA method is attribute P5 which is in quadrant I.