Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Antara Envy Dengan Kecenderungan Inferiority Feelings Dalam Pertemanan Pada Perempuan Dewasa Awal Di Kota Makassar Fapala, Astriyani D.; Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara envy dengan kecenderungan inferiority feeling dalam pertemanan pada perempuan dewasa awal di Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan pendekatan kuantitafi dengan teknik analisis kolerasi. Jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 435 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala skala inferiority feeling yang dikonstruksi oleh peneliti dengan reliabilitas sebesar 0.961 dan Skala siap pakai dari Skala envy digunakan dalam penelitian ini merupakan skala siap sebar yang diadapasti oleh Rini Febriyanti (2022) dengan nilai reliabilitas sebesar 0.867. hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan positif antara envy dengan kecenderungan inferiority feeling dalam perteman pada perempuan dewasa awal di Kota makasssar, dengan nilai signifikansi berada dibawah 0.05 (p<0.05) dengan arah hubungan yang positif.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Consumer Satisfaction Pelanggan Rumah Makan Buguri: Fakultas Psikologi Universitas Bosowa Wicaksana, Muhammad Arif Wira; Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah ada pengaruh komunikasi interpersonal terhadap consumer satisfaction pada pelanggan Rumah Makan Buguri yang ada di Kota Makassar. Sampel pada penelitian ini sebanyak 399 responden, dimana populasi dalam penelitian ini pelanggan yang sedang mengunjungi Rumah Makan Buguri yang ada di Kota Makassar.pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan jenis instrumen berupa angket yang berisi dua skala, yaitu skala komunikasi interpersonal ditinjau menggunakan teori DeVito (2011) dan skala consumer satisfaction ditinjau menggunakan teori Kotler (2018) yang masing-masing dikonstruk oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi sederhana. Hasil temuan peneliti pada analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh komunikasi interpersonal terhadap consumer satisfaction pelanggan Rumah Makan Buguri di Kota Makassar dengan nilai kontribusi sebesar 24,2% (p=<0.05) dengan arah positif. Semakin tinggi komunikasi interpersonal maka semakin tinggi pula consumer satisfaction pelanggan Rumah Makan Buguri di Kota Makassar.
Gambaran Forgiveness Pada Remaja Pasca-Perceraian Orang Tua Berdasarkan Suku Bugis-Makassar Maulidya, Wulan; Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan; Saudi, A. Nur Aulia
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3763

Abstract

Forgiveness merupakan tindakan pemberian pemaafan korban terhadap pelaku yang menyakitinya dengan tidak menjaga jarak, serta kembali menjaga hubungan baik kepada pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran forgiveness pada remaja pasca-perceraian orang tua berdasarkan suku Bugis-Makassar. Responden pada penelitian ini adalah remaja berusia 12-22 tahun yang memiliki suku Bugis dan Makassar. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan triangulasi data. Hasil penelitian ini berdasarkan gambaran perilaku forgiveness keempat responden memiliki tahapan forgiveness yang berbeda-beda berdasarkan suku Bugis-Makassar. Kesimpulan pada penelitian ini adalah gambaran yang dihasilkan dari keempat subjek adalah keinginan untuk mengindari, keinginan untuk tidak menghindari, perasaan marah, keinginan untuk melakukan balas dendam, keinginan untuk tidak melakukan balas dendam, pemikiran yang positif, penerimaan diri, dan empati. Berdasarkan perilaku ke empat subjek, menunjukkan tergambarnya perilaku forgiveness pada remaja suku Bugis dan Makassar namun dibedakan pada tahapan forgiveness.
Gambaran Adversity Quotient pada Taruna di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Kezia, Ade; Gismin, Sitti Syawaliyah; Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i2.3766

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran adversity quotient pada taruna di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Penelitian ini dilakukan pada Taruna(i) aktif semester 3/4 (Madya) di Politenik Ilmu Pelayaran Makassar yaitu sebanyak 250 orang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dan menuggnakan instrumen penelitian yaitu skala Adversity Response Profil (ARP) yang diadaptasi dari Diana (2008) berdasarkan empat indikator dari Stoltz (2000) untuk mengukur tingkat adversity quotient agar sesuai dengan sesuai dengan subjek dan konteks peneliti yang memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,974 dari total item valid sebanyak 28 item. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran adversity quotient pada taruna di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar berada pada kategori sangat rendah sebesar 6,4%, pada kategori rendah sebesar 34,4%, pada kategori sedang sebesar 19,2%, pada kategori tinggi sebesar 40%, dan pada kategori sangat tinggi sebesar 0%. Dapat disimpulkan bahwa gambaran Adversity Quotient (AQ) pada Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar tergolong tinggi, mencapai 40% yang menunjukkan mayoritas taruna memiliki tipe Adversity Quotient Campers yaitu kelompok orang yang selalu berusaha mencapai puncak. Mereka siap menghadapi berbagai rintangan dan menerima tantangan. Mereka berani menghadapi perubahan meskipun mengalami kesulitan.