Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Dinamik

Implementasi Sistem Persamaan Linier menggunakan Metode Aturan Cramer Rina Candra Noor Santi
Dinamik Vol 17 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v17i1.1615

Abstract

Matematika secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu matematika terapan (applied mathematics) dan matematika murni (pure mathematics). Matematika terapan mempunyai pengertian bahwa matematika digunakan diluar matematika. Matematika terapan berperan dan membantu menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata yang akan diselesaikan dalam sistemnya dan memenuhi kebutuhan ilmu-ilmu dalam pengembangannya. Banyak ilmuwan yang mengkaji matematika untuk dapat dimanfaatkan dalam bidang lain. Sedangkan matematika murni berperan sebagai ratu yang mempercantik dirinya melalui rancangan-rancangan definisi, teorema yang terstruktur secara sistematis. Teori Aljabar Linier  merupakan cabang dari matematika terapan. Aljabar Linier mempunyai penerapan pada berbagai bidang ilmu alam dan ilmu sosial serta teknologi khususnya teknologi Informasi dan komunikasi (infokom) yang saat ini sedang berkembang pesat. Ilmu yang dipelajari pada materi Aljabar Linier salah satunya yaitu Sistem Persamaan Linier. Adapun salah satu metode yang dapat digunakan untuk mencari nilai variabel adalah Aturan Cramer
Model Sistem Informasi K.I.A dan K.B pada Puskesmas dalam Usaha Peningkatan Manajemen Layanan Kesehatan Masyarakat Sri Eniyati; Rina Candra Noor Santi
Dinamik Vol 19 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v19i1.4085

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas
Implementasi Statistik dengan Database Mysql Rina Candra Noor Santi; Sri Eniyati
Dinamik Vol 20 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.337 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v20i2.4645

Abstract

Statistika deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna. Dalam statistika, untuk membuat sebuah data yang akurat dan dapat dipercaya dapat dilakukan sebuah observasi (pengamatan) secara langsung dan bertahap. Statistika dalam praktik, berhubungan dengan banyak angka hingga bisa diartikan numerical description. Perkembangan teknologi terutama di bidang komputer tentunya akan lebih banyak membantu dalam menyelesaikan perhitungan karena banyaknya angka yang mau dihitung atau diselesaikan, selain itu aplikasi yang dibuat juga berguna untuk mempercepat dan menghemat waktu apabila ingin melakukan perhitungan statistika ukuran keruncingan dan ukuran kemiringan dengan menggunakan perangkat lunak. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah prototype yang terdiri dari analisa, desain, pembuatan program, evaluasi dan hasil. Perancangan sistem menggunakan OOD yang terdiri dari use case diagram, class diagram dan sequence diagram. Pembuatan aplikasi dengan menggunakan pemrograman Delphi dan database MySQL. Hasil akhir dari penelitian ini adalah penelitian ini telah menghasilkan aplikasi perhitungan statistika deskriptif yang dapat digunakan untuk menghitung suatu nilai ukuran keruncingan dan ukuran kemiringan dari data tunggal dan data kelompok dalam soal yang menggunakan metode statistika.
Visualisasi Pohon Rentang Minimum Menggunakan Algoritma Kruskal dan Prim Imam Husni Al-Amin; Rina Candra Noor Santi; Budi Hartono
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.746 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6078

Abstract

Graf memuat objek titik dan objek garis yang menghubungkan titik. Properti penting yang dimilikioleh graf adalah arah dan bobot pada garis. Graf berbobot adalah graf yang setiap garis atau sisinya diberisebuah harga (bobot). Bobot ini dapat menyatakan jarak antara dua buah kota, biaya perjalanan, waktutempuh yang dibutuhkan, dan sebagainya.Penelitian ini melakukan analisa pada salah satu bentuk graf yaitu pohon, khususnya pada prosespenyusunan dan pembentukan pohon rentang minimum (minimum spanning tree) menggunakan algoritmaKruskal dan Prim. Kedua algoritma ini menghasilkan struktur pohon rentang minimum yang sama,meskipun proses penyusunannya berbeda.Proses penyusunan melalui dua buah contoh graf akan divisualisasikan menggunakan perangkat lunakpengolah dokumen LaTeX. Graf A disusun oleh 7 buah titik dan 11 garis sedangkan graf B memiliki 7buah titik dan 12 garis. Hasil visualisasi disimpan ke dalam berkas PDF (portable document format). Berkasini dapat digunakan sebagai modul ajar yang menarik, khususnya untuk pokok bahasan pohon rentangminimum.
Penggunaan K-Means untuk Pengelompokan Berita pada Media Sosial Sri Eniyati; Rina Candra Noor Santi; Edy Supriyanto
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6081

Abstract

Media Sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudahberpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan olehmasyarakat di seluruh dunia. Clustering merupakan suatu metode untuk mencari dan mengelompokkandata yang memiliki kemiripan karakteriktik (similarity) antara satu data dengan data yang lain. Clusteringmerupakan salah satu metodedata mining yang bersifat tanpa arahan (unsupervised).
PERHITUNGAN TINGKAT KESIAPAN IMPLEMENTASI SMART CITY DALAM PERSPEKTIF SMART GOVERNANCE DENGAN METODE FIS MAMDANI Sri Eniyati; Rina Candra Noor Santi; Retnowati Retnowati; Sri Mulyani; Khristma Martha
Dinamik Vol 22 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.617 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v22i1.7104

Abstract

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).