Andi Mappiare-AT
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Berbagi Kegembiraan Ala Konseling Model Kipas pada Perantau Akademik dan Guru BK Kota Malang Andi Mappiare-AT; Lutfi Fauzan; Diniy Hidayatur Rahman
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.6812

Abstract

Para mitra terutama guru BK masih perlu meningkatkan keterampilan menerapkan teknik “Berbagi Kegembiraan” ala Konseling Model KIPAS. Para konselor dan guru BK sering pula dihadapkan dengan masalah konflik sosial dan di antara kolega, dengan siswa, dan siswa dan siswa selain konflik pribadi. Karena itu, ada tiga bagian target kegiatan ini yaitu: (1). Diperoleh deskripsi minat (“animo”) peserta pendidikan dan pelatihan teknik Berbagi Kegembiraan dan teknik Penyelesaian Konflik; (2). Diperoleh keterangan deskriptif mengenai kepuasan peserta pendidikan dan pelatihan; (3). Diperoleh masukan dari perantau akademik dan guru BK bagi perbaikan proses dan panduan pelatihan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam situs lembaga pendidikan, konteks kelas hiterogen, metode pendidikan ekspositori dan diskusi, strategi pelatihan gathering, workshops dilengkapi Focused Group Discussion (FGD), modeling dan simulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan daftar pertanyaan berupa “User Satisfaction Scale” beserta daftar isian. Dilakukan analisis deskriptif persentase. Kesimpulan: (1). Minat (“animo”) peserta pelatihan secara umum adalah sangat tinggi pada semua jenis kegiatan. (2). Deskripsi kepuasan para peserta tergolong sebagai memuaskan baik bagi para perantau akademik maupun bagi para guru BK/Konselor se-Malang Raya. (3). Masukan-masukan, baik berupa kritik, saran, pengharapan ke depan terhadap pelatihan semuanya dapat diserap dan dipertimbangkan untuk merevisi panduan pelatihan dan perbaikan prosedur pelatihan pada masa datang.
User rating on the eligibility of the KIPAS model counseling steps Andi Mappiare-AT; Lutfi Fauzan; Hasti Hastiani
Konselor Vol 9, No 3 (2020): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.454 KB) | DOI: 10.24036/0202093109915-0-00

Abstract

This research examines the Konseling Intensif dan Progresif yang Adaptif terhadap Struktur counseling model (KIPAS) based on Indonesia's archipelago. In English, this means Intensive and Progressive Counseling Adaptive to Structure. The model constitutes good news (Kabar gembira), data integration and Internalization (Integrasi dan internalisasi data), action planning (Perencanaan tindakan), plan actualization (Aktualisasi rencana), and celebration or certification (Selebrasi/Sertifikasi). Together, these steps form an acronym of KIPAS, a counseling model whose steps should be tested empirically to describe the users’ expectations or ratings. Data were collected using a satisfaction scale and analyzed in a descriptive percentage. The results show that the KIPAS steps are applicable, with user ratings ranging from very feasible to quite feasible.