Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Perilaku 3R; Right, Reality, Responsible pada Anak Buruh Migran di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Muslihati Muslihati; Yuliati Holifah; Ella Faridati Zen
Jurnal KARINOV Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i1p10-15

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan perilaku positif 3R (right, reality, and responsible) pada anak buruh migran di kecamatan Donomulyo Malang. Wilayah sasaran meliputi desa Mentaraman, Kedung Salam, dan Purwodadi karena memiliki populasi anak buruh migran yang cukup besar. Melalui kajian awal pada Forum Peduli Anak Kecamatan Donomulyo diketahui bahwa permasalahan mitra adalah anak-anak buruh migran cenderung berperilaku negatif, diantaranya suka pergi tanpa pamit, lalai belajar dan ibadah karena bermain, bolos sekolah, dan kurang hormat pada orang tua. Dengan kecenderungan tersebut diasumsikan anak-anak buruh migran perlu dibantu mengembangkan perilaku positif. Untuk itu diperlukan upaya edukasi pengembangan perilaku yang baik dan benar, perilaku realistis dan perilaku bertanggungjawab bagi anak buruh migran. Materi kegiatan meliputi (1) pemahaman diri (2) hakikat perilaku 3R (2) penyusunan rencana diri. Pelatihan dikemas dalam bimbingan kelompok dengan metode PIJAR yaitu Pahami diri, Identifikasi kebutuhan dan harapan, Jelaskan dan evaluasi perilaku saat ini, Arahkan rencana dan solusi dan Realisasi rencanaKata kunci— anak buruh migran, forum peduli anak, perilaku 3R, Metode Pijar. AbstractThis service activity aims to develop positive behaviors of 3R (right, reality, and responsible) for the children of migrant workers in Donomulyo district, Malang. The target areas include the villages of Mentaraman, Kedung Salam, and Purwodadi because they have a large population of migrant workers’ children. Through preliminary studies in the Donomulyo District Children's Care Forum it was found that the problem of partners was that migrant workers’ children tended to behave negatively, including leaving without saying goodbye, neglecting to study and worship because of playing, skipping school, and lacking respect for parents. With this tendency, it is assumed that children of migrant workers need to be helped to develop positive behavior. For this reason, education efforts to develop good and right behavior, realistic behavior and responsible behavior for migrant workers' children are needed. Material activities include (1) self-understanding (2) the nature of behavior 3R (2) preparation of self-plans. The training is packaged in group guidance with the PIJAR method namely Self-Understanding, Identification of needs and expectations, Explain and evaluate current behavior, Navigate plans and solutions and Realize plans.Keywords— child migrant worker, child care forum, 3R behavior, PIJAR Method
METODE ANJANGSANA PADA KOMUNITAS PEMELUK AGAMA MEMUPUK SIKAP TOLERANSI BERAGAMA BAGI KADER PEREMPUAN Yuliati Holifah; Irene Maya Simon; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v2i3p146-151

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan metode kearifan lokal yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam menumbuhkan sikap saling tolong menolong dan saling hormat menghormati antar sesama.. Mengingat kader perempuan antar umat beragama merupakan figure dan perwakilan dari agamanya masing-masing, maka mereka harus dibekali sikap toleransi beragama yang cukup sebelum mensosialisasikan sikap toleransi beragama kepada umat yang lain. Program kemitraan masyarakat ini ditujukan untuk kader PAUB Kota Malang. Iptek yang diterapkan berupa strategi menumbuhkan sikap toleransi beragama melalui metode anjangsana. Dengan metode anjangsana ini dapat menumbuhkan penghayatan dan praktik kegamaan tidak hanya berhenti pada tahap klaim eksklusifisme (aku) yang berujung pada hubungan personal dengan Tuhan, tidak juga pada tahap inklusifisme (kamu) dengan perhatiannya pada perekrutan dukungan teologis atau ideologis (solidaritas), melainkan juga tahap keterbukaan (kita), dimana penghayatan religius atas nilai-nilai kemanusiaan dapat mewujudkan toleransi beragama tidak hanya pada level wacana.  Produk luaran yang dihasilkan berupa modul peningkatan sikap toleransi beragama bagi kader PAUB yang dapat diterapkan pada kader perempuan antar umat beragama di kota-kota lain di Jawa Timur. Kata kunci— Kader perempuan, Metode anjangsana, PAUB, Toleransi beragama.AbstractCommunity service activities are the application of local wisdom methods that have been carried out by the Indonesian people in fostering mutual assistance to help and respect each other respectfully. Considering women cadres among religious communities are figures and representatives of their respective religions, they sufficient religious tolerance must be provided before socializing the attitude of religious tolerance to other people. This community partnership program is intended for PAUB cadres in Malang. The applied science and technology in the form of strategies to foster an attitude of religious tolerance through the method of Anjangsana. With this method of Anjangsana can foster appreciation and religious practice not only stop at the stage of claims of exclusiveness (I) that lead to a personal relationship with God, not also at the stage of inclusiveism (you) with attention to the recruitment of theological or ideological support (solidarity), but also the stage of openness (us), where the religious appreciation of human values can realize religious tolerance not only at the level of discourse. The output products produced were in the form of modules to increase religious tolerance for PAUB cadres which could be applied to interfaith women cadres in other cities in East Java.Keywords— Female cadres, Anjangsana method, PAUB, religious tolerance
Kombinasi teknik klarifikasi nilai dan permainan peran terstruktur untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa sekolah menengah atas Ari Yoga Pratama; Ella Faridati Zen; Widada Widada; Eko Pramudya Laksana
Teacher in Educational Research Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ter.v3i2.149

Abstract

Penyesuaian sosial untuk beberapa siswa merupakan suatu hal yang cukup menantang. Hal ini perlu ditindaklanjuti konselor sekolah dengan menyusun program layanan yang dapat meningkatkan kemampuan penyesuaian sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan kombinasi teknik permainan peran terstruktur dan klarifikasi nilai untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa sekolah menengah atas (SMA) di sekolah. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah empat belas siswa SMA dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa inventori penyesuaian sosial, pedoman eksperimen, dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik non-parametric uji beda Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi teknik permainan peran terstruktur dan klarifikasi nilai, efektif meningkatkan penyesuaian sosial siswa SMA di sekolah. A combination of value clarification technique and structured role play to improve students' social adjustment in senior high school Abstract: Social adjustment for some students is quite challenging. This needs to be followed up by school counselors by developing service programs that can improve students' social adjustment skills. This study aims to examine the effectiveness of a combination of structured role-playing techniques and value clarification to improve the social adjustment of senior high school (SMA) students at school. The research design used was one group pretest-posttest design. The research subjects were fourteen high school students selected using a purposive sampling technique. The research instruments were social adjustment inventories, experimental guidelines, and observation sheets. This study used non-parametric statistical data analysis techniques Wilcoxon t-test. The results showed that the combination of structured role-playing and value clarification techniques was effective in improving high school student's social adjustment at school.
Pengembangan Panduan Konseling Kelompok Teknik Psikodrama untuk Mengatasi Masalah Psychological Well-Being Siswa SMP Sityalawia H. Kaedati; Ella Faridati Zen; Sityalawia H. Kaedati; Ella Faridati Zen; Lutfi Fauzan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.75 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i52021p401-409

Abstract

Abstract: This research goal is to develop a group counseling guide for psychodrama techniques to overcome problems psychological well-being in junior high school students. Guidelines are used by counselors in providing guidance and counseling services that have accuracy, usefulness, convenience, and attractiveness, and can be both beneficial and acceptable. theory and practicality. The research method used is the Borg and Gall research model in 7 stages, namely (1) data collection, (2) planning, (3) designing the initial media format, (4) validation testing, (5) product revision, 6) product user testing. , 7) final revision. The results of the validation test from material experts showed a validity index of 0.73 and was included in the high category, media experts showed a percentage of 3.89 which was included in the very high category and potential product users with a percentage of 3.77 were still in the very high category. These results indicate that the guide developed by the researcher has met the acceptance criteria and is suitable for use by counselors as a guide in providing guidance and counseling services in schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan panduan konseling kelompok teknik psikodrama untuk mengatasi masalah psychological well-being pada siswa SMP. Panduan digunakan oleh konselor dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang memiliki ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan, serta dapat bermanfaat sekaligus diterima secara teori maupun kepraktisannya. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian Borg and Gall dalam 7 tahap yaitu (1) pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) merancang format awal media, (4) uji validasi, (5) revisi produk, 6) uji pengguna produk, 7) revisi akhir. Hasil uji validasi dari ahli materi menunjukan indeks validitas sebesar 0,73 dan masuk dalam kategori tinggi, ahli media menunjukan persentase sebesar 3,89 masuk dalam kategori sangat tinggi dan calon pengguna produk dengan persentase 3,77 masih dalam kategori sangat tinggi. Hasil tersebut menunjukan bahwa panduan yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi kriteria keberterimaan dan layak digunakan oleh konselor sebagai panduan dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Pengembangan Panduan Konseling Kelompok Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Mereduksi Kecemasan Komunikasi Siswa SMA Dini Fatihah; Ella Faridati Zen; Dini Fatihah; Ella Faridati Zen; Blasius Boli Lasan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.324 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p465-475

Abstract

Abstract: This study aims to develop a restructuring technique group counseling guide to reduce the high school student population. Preparatory guide for counselors in providing counseling services, reducing communication pool. The research method uses the Research and Development model, with 4 stages, namely (1) potential problems, (2) data management, (3) product design, and (4) design validation. The results of the total validation test on expert numeric data show a percentage of 73 percent, in the high enough category, the results of the validation test on the total data for media expert numbers show a percentage of 92 percent, in the very high category and the overall validation test results on the data on the number of potential product users with the percentage of 97.5 percent, is also in a very high category. The numerical data from BK experts, media experts and potential users show that the guidelines developed by researchers have met the acceptance criteria and are suitable for use by counselors as a guide in providing counseling services to reduce communication in communication. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan konseling kelompok teknik restrukturisasi untuk mereduksi kecemasan komunikasi siswa SMA. Panduan disiapkan untuk konselor dalam memberikan layanan konseling, mereduksi kecemasan komunikasi. Metode penelitian menggunakan model Research and Development, dengan 4 tahapan yakni (1) potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, dan (4) validasi desain. Hasil uji validasi ahli materi secara keseluruhan menunjukan persentase sebesar 73 persen, dalam kategori cukup tinggi, berarti cukup layak. Hasil uji validasi ahli media pada keseluruhan data menunjukan persentase sebesar 92 persen, dalam kategori sangat tinggi, artinya sangat layak, dan hasil uji validasi calon pengguna produk secara keseluruhan menunjukkan persentase 97,5 persen, juga dalam kategori sangat tinggi, artinya sangat layak. Maka dapat disimpulkan bahwa panduan yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi kriteria keberterimaan dan layak digunakan oleh konselor sebagai panduan dalam memberikan layanan konseling untuk mereduksi kecemasan dalam komunikasi.
Hubungan antara Self Esteem dan Self Regulation dengan Fear of Missing Out (FOMO) Siswa SMA Naya Sintiawan; Arbin Janu Setiyowati; Naya Sintiawan; Arbin Janu Setiyowati; Ella Faridati Zen
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.317 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p738-745

Abstract

Abstract: This study aims to determine the relationship between self esteem and self regulation with fear of missing out. The research design used is descriptive correlational. The research sample amounted to 154 students obtained through purposive sampling technique. The instruments used are self esteem scale, self regulation scale and fear of missing out scale which have been tested for validity and reliability. The analysis technique used is Pearson Product Moment correlation and multiple correlation. The results showed that there was no relationship between self esteem and self regulation with fear of missing out students of SMA Negeri 7 Malang. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dan self regulation dengan fear of missing out. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel sampling purposive. Instrumen yang digunakan adalah skala self esteem, skala self regulation dan skala fear of missing out yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan korelasi Pearson Product Moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self esteem dan self regulation dengan fear of missing out siswa SMA Negeri 7 Malang.
Profil Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dalam Pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 di Universitas Negeri Malang Justice Afifah Ulul Albab; Ella Faridati Zen; Justice Afifah Ulul Albab; Ella Faridati Zen; Lutfi Fauzan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p422-431

Abstract

Abstract: The stress experienced by students generally leads to academic stress. The phenomenon found in FIP UM, some students experienced barriers to learning online during the covid-19 pandemic. These obstacles have an impact on physical and psychological conditions, thus interfering with the optimal development of students. The purpose of this study was to determine the level of academic stress of S1 FIP UM students in online learning during the covid-19 pandemic. This research uses survey method with quantitative approach and descriptive design. The results of this study indicate that as many as 42 students are in the category of low academic stress with a percentage of 13.5 percent which means very few students have low levels of academic stress. A total of 184 students were in the category of moderate academic stress with a percentage of 59.2 percent, which means quite a number of students have moderate levels of academic stress. Furthermore, as many as 85 students are in the category of high academic stress with a percentage of 27.3 percent which means that few students have high levels of academic stress. Abstrak: Stres yang dialami mahasiswa umumnya mengarah ke stres akademik. Fenomena yang ditemukan di FIP UM, beberapa mahasiswa mengalami hambatan belajar secara daring selama pandemi covid-19. Hambatan tersebut berdampak pada kondisi fisik dan psikologis, sehingga menggangu tugas perkembangan mahasiswa yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat stres akademik mahasiswa S1 FIP UM dalam pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 42 mahasiswa berada di kategori stres akademik rendah dengan persentase sebesar 13,5 persen yang berarti sangat sedikit mahasiswa memiliki tingkat stres akademik rendah. Sebanyak 184 mahasiswa berada di kategori stres akademik sedang dengan persentase sebesar 59,2 persen yang berarti cukup banyak mahasiswa memiliki tingkat stres akademik sedang. Selanjutnya, sebanyak 85 mahasiswa berada di kategori stres akademik tinggi dengan persentase 27,3 persen yang berarti sedikit mahasiswa memiliki tingkat stres akademik tinggi.
Hubungan antara Stres Akademik dan Prokrastinasi Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Lia Artika Sari; Djoko Budi Santoso; Lia Artika Sari; Djoko Budi Santoso; Ella Faridati Zen
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p447-459

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the relationship between academic stress and academic procrastination with learning achievement. This study used a correlational research design. The population of this research was the X graders of SMA Brawijaya Smart School Malang with a total of 194 students, the research sample totaling 100 students obtained using the Slovin formula with an error tolerance of 7 percent. The sampling using simple random sampling method. This study used research instrument in the form of scales. First, "Student Life Stress Inventory" scale which was adapted in Indonesian by (Rohana, 2017). Second, the academic procrastination scale developed by the author based on the characteristics of academic procrastination according to (Ferrari et al., 1995). Both instruments had been tested for validity and reliability. The measurement of learning achievement used the score of the mid-semester exam in the odd semester of 2021/2022. The results showed that academic stress and academic procrastination had a negative relationship with learning achievement and together academic stress and academic procrastination affected learning achievement. Researchers hope the results of this study can be information and considerations for school counselors or BK teachers in providing services to students. In addition, researchers hope that further researchers can continue development research that produces a product that can help students related to problems of academic stress, academic procrastination and learning achievement. Abstrak: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik dengan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Brawijaya Smart School Malang sejumlah 194 siswa, sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang diperoleh menggunakan rumus slovin dengan tingkat kelonggaran 7% dan pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur atau intrumen penelitian berupa “Student Life Stress Inventory” yang diadaptasi dalam bahasa indonesia oleh (Rohana, 2017) dan skala kedua adalah skala prokrastinasi akademik yang dikembangkan penulis berdasar pada ciri prokrastinasi akademik menurut (Ferrari et al., 1995). Kedua instrumen tersebut telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran prestasi belajar menggunakan nilai Ujian tengah Semester pada semester ganjil 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik dan prokrastinasi akademik memiliki hubungan negatif dengan prestasi belajar dan secara bersama-sama stres akademik dan prokrastinasi akademik mempengaruhi prestasi belajar. Harapan peneliti hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dan pertimbangan untuk konselor sekolah atau guru BK dalam membeikan layanan kepada siswa. Selain itu, peneliti berharap untuk peneliti selanjutnya bisa melanjutkan penelitian pengembangan yang menghasilkan sebuah produk yang dapat membantu siswa terkait permasalahan stres akademik, prokrastinasi akademik dan prestasi belajar.
Kontrol Diri Remaja Penggemar K-Pop (Studi Fenomenologi Pada Siswa Penggemar K-Pop di SMK) Sofia Andari Roem; Ella Faridati Zen; Sofia Andari Roem; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p479-490

Abstract

Abstract: This study aims to determine the self-control of adolescent K-Pop fans. Phenomenological research design. Collecting data using interview, observation, and documentation studies. Checking the validity of the data through source triangulation, technical triangulation and time triangulation. Data analysis was carried out by reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results showed that behavioral control was carried out by reducing the intensity of watching their idols through smartphones in the classroom and choosing not to open social media when there was a fanwar. Cognitive control is done by avoiding news platforms that often spread hoaxes and understanding the benefits of their penchant for K-Pop. Decision-making control is carried out by prioritizing personal needs, completing tasks first before watching their idols and choosing to buy K-Pop merchandise by saving or participating in giveaways on social media. Students who are fans of K-Pop define self-control as the ability to control, set boundaries and regulate behavior and feelings in life. The factors that influence the self-control of K-Pop fan students are scandals related to their idols and the occurrence of fan wars on social media. The self-control that K-Pop fan students have is able to help students control their behavior but still needs to be improved in several aspects. Counselors are expected to be able to provide services to students to improve self-control skills in their love of K-Pop. Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui kontrol diri remaja penggemar K-Pop. Desain penelitian fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kontrol perilaku dilakukan dengan mengurangi intensitas dalam menonton idolanya melalui smartphone di dalam kelas dan memilih tidak membuka media sosial ketika terjadi fanwar. Kontrol kognitif dilakukan dengan menghindari platform berita yang sering menyebarkan hoax dan memahami manfaat dari kegemarannya terhadap K-Pop. Kontrol pengambilan keputusan dilakukan dengan mempriotitaskan kebutuhan diri, menyelesaikan tugas terlebih dahulu sebelum menonton idolanya dan memilih membeli merchandise K-Pop dengan menabung atau mengikuti giveaway di media sosial. Siswa penggemar K-Pop memaknai kontrol diri sebagai kemampuan untuk mengendalikan, membuat batasan dan mengatur perilaku dan perasaan dalam kehidupan. Faktor yang mempengaruhi kontrol diri siswa penggemar K-Pop yaitu adanya skandal terkait idolanya dan terjadinya fanwar di media sosial. Kontrol diri yang dimiliki siswa penggemar K-Pop mampu membantu siswa untuk mengendalikan perilakunya namun masih perlu untuk ditingkatkan dalam beberapa aspek. Konselor diharapkan mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling pada siswa untuk meningkatkan kemampuan kontrol diri dalam kegemaran terhadap K-Pop.
Studi Fenomenologi Kepercayaan Diri Santri pada Pembelajaran Tahfizh Qur’an Tematik Ning Fuadah Karimah Elnur; Arbin Janu Setiyowati; Ella Faridati Zen; Eko Pramudya Laksana
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.952 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i1.55

Abstract

Abstract: Self-confidence can help an individual to move forward in life. This study aims to determine: (1) students' self-confidence, (2) the development process, (3) learning strategies that support the development of self-confidence, and (4) the meaning of Tahfizh Qur'an Thematic (TQT) learning in developing students' self-confidence. This qualitative research with phenomenological methods was carried out at the Bait Al-Hikmah Foundation, Malang, especially in the regular Tahfizh Qur'an Thematic (TQT) program. The research subject selection technique used a purposive sampling technique, with two primary subjects, namely students who experienced the development of self-confidence and the teacher of the students. This study indicates that there is a development of students' self-confidence in most of the outer and inner aspects. Abstrak: Kepercayaan diri dapat membantu seorang individu untuk melangkah maju dalam menjalani hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kepercayaan diri santri, (2) proses perkembangan, (3) strategi pembelajaran yang mendukung perkembangan kepercayaan diri, dan (4) makna pembelajaran  pembelajaran TQT dalam mengembangkan kepercayaan diri santri. Penelitian kualitatif metode fenomenologi ini dilakukan di Yayasan Bait Al-Hikmah Malang, khususnya pada program Tahfizh Qur’an Tematik (TQT) reguler. Teknik pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan dua macam subjek primer, yaitu santri yang mengalami perkembangan kepercayaan diri dan pengajar santri tersebut. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa terjadi perkembangan kepercayaan diri santri pada sebagian besar aspek lahir dan batin.
Co-Authors Achmad Miftachul Ilmi Adi Atmoko Andi Mappiare-AT Andi Mappiare-AT, Andi Anggraeni, Talitha Syahda Anita Putri Budiarsih Anita Putri Budiarsih, Anita Putri Antika, Eni Rindi Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ari Yoga Pratama Arilla Ainda Ubak Awalya Siska Pratiwi Bestari, Sugestining Wisnu Blasius Boli Lasan Dede Ayu Anggraeni Dede Ayu Anggraeni Defi Ratnasari Defi Ratnasari Devy Probowati Dini Fatihah Dini Fatihah Diniy Hidayatur Rahman Djoko Budi Santoso Dwi Nikmah Puspitasari, Dwi Nikmah Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Elisa, Dina Erna Puji Lestari Febriyanti Fitria Utami Firdayati, Fitri Fitri Firdayati Hamidah binti Sulaiman Hermawan, Salsabila Yuli Adys IM. Hambali Indriyana Rachmawati Irene Maya Simon, Irene Iryas, Nabilla Endmal Putri Justice Afifah Ulul Albab Justice Afifah Ulul Albab Khairul Bariyyah Khowatim, Khusnul Khusnul Khowatim Khusnul Khowatim Lestari, Erna Puji Lestari, Jihan Muji Lia Artika Sari Lia Artika Sari Lila Puspitaningrum Lila Puspitaningrum Lina Handayani Lutfi Fauzan Muhammad Lutfi Galih Muhammad Rafli Muslihati Nabila Dwi Azhari Putri Naya Sintiawan Naya Sintiawan Ning Fuadah Karimah Elnur Nining Maizura Nur Mega Aris Saputra Panuluh, Wika Ajeng Damar Prihatiningsih, Riskiyana Riskiyana Prihatiningsih Rizka Apriani Roichatul Jannah Roichatul Jannah, Roichatul Sari, Dyah Ayu Aprillia Siti Syazwani Zulkuple Sityalawia H. Kaedati Sityalawia H. Kaedati Sofia Andari Roem Sofia Andari Roem Sugestining Wisnu Bestari Sulaiman, Hamidah Binti Utami, Febriyanti Fitria Wangkawati, Yustia Syalaisha Widada Widada Widya Multisari Yuliati Holifah Yusuf Sobri, Ahmad Zamroni Zamroni