Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Motivasi dengan Pelaksanaan Komunikasi S-BAR dalam Handover (Operan Jaga) pada Perawat Sri Muharni
Jurnal Amanah Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Amanah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.553 KB) | DOI: 10.55866/jak.v2i1.46

Abstract

S-BAR merupakan alat komunikasi yang direkomendasikan oleh World Health Organization untuk mengkomunikasikan informasi penting yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera. Komunikasi S-BAR tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga meningkatkan kualitas handover dan menekan angka medical error. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi efektif adalah motivasi. Motivasi merupakan keinginan pada diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan, pelaksanaan komunikasi S-BAR dalam handover pada perawat membutuhkan komunikasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan pelaksanaan komunikasi S-BAR dalam handover perawat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian cross sectional. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Subjek penelitian ini adalah perawat yang bekerja di unit rawat inap, sudah menyelesaikan orientasi dan bersedia menjadi responden sebanyak 114 responden. Hasil penelitian menunjukkan gambaran motivasi perawat sangat baik (66,7%) dan pelaksanaan komunikasi SBAR baik (57%). Melalui uji statistik didapatkan ada hubungan motivasi dengan pelaksanaan komunikasi S-BAR dalam handover pada perawat (p value = 0,038). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi tambahan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat untuk mengidentifikasi motivasi pelaksanaan komunikasi S-BAR dalam handover sehingga nantinya diharapkan ada peningkatkan kualitas dalam pelaksanaan komunikasi efektif handover dengan menggunakan metode S-BAR.
Pemberian Insentif Dengan Peningkatan Motivasi Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap RSUD M. Sani Sri Muharni; Utari Christya Wardhani; Muhamad Zulhan
Journal of Health (JoH) Vol 7 No 2 (2020): Journal of Health - July 2020
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.452 KB) | DOI: 10.30590/joh.v7i2.191

Abstract

Motivation with an encouraging or retrospective compensation that is regarded as what makes them work better. The purpose of this research is to know the relationship of giving incentives to the motivation work of nurses in the inpatient installation of RSUD M. SANI. This research draft is quantitative with sampling methods using Total Sampling. The samples in this study consisted of 86 nurses and data analyzed using the Spearman Rank analysis test. The results of the study showed that the number of respondents who were less incentive and good had a comparison of 43 respondents (50%). The most number of respondents has a good work motivation of 50 (58,1%). There is an incentive-granting relationship with the work motivation of nurses working in the inpatient installation of RSUD M. Sani with two variables in the Medium category (p value = 0,000, Rho = 0,424). In this case the hospital is expected to be able to pay attention and increase incentives. The feasible and reasonable thing is to make clear target work conditions so that the wishes of work can increase.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA TURNOVER INTENTION PERAWAT DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH KOTA BATAM Sri Muharni; Utari Christya Wardhani
Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP) Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jksp.v3i2.92

Abstract

Turnover intention is a feeling arising from an individual, which is the intention to quit the job voluntarily according to his/her own choice. The nurse's turnover intention (ToI) tends to increase by more than 10% per year. Factors affecting turnover intention include demographic characteristics, work stress, work environment, and job satisfaction This study aims was determine the factors that influence nurse turnover intention at RSE. This research was a descriptive-analytic study using a cross-sectional study design, the sample in this study was 82 nurses. This study used a questionnaire (demographics, nurse satisfaction, nurses work stress and ToI. The results were 48.7% nurses aged 25-30 years, 84.1% female, 47.5% working period of more than 5 years, with 80. 5% nurses were not satisfied with work, and 25.6% nurses experienced work stress, nurses’ ToI 34.1% There was no correlation between job satisfaction and ToI, there was a relationship between work stress and nurse turnover intention (P value = 0.021). The conclusion of this research is the high number was influenced by external factors and by internal factors such as personal problems experienced by respondents.
PENGARUH TERAPI LIFE REVIEW TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI LANSIA DI PANTI WERDHA RUMAH BAHAGIA BINTAN KEPULAUAN RIAU Utari Christya Wardhani; Sri Muharni; Kurnia Izzati
Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP) Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jksp.v3i2.165

Abstract

Depression can be affected by the elderly in the end of their life. Depression is not a normal aging process, but psychosocial problem that can be overcome. Aswanira and Vausta (2015) explained that the prevalence of depression ranged from 10-15% in the elderly in the community, 11-45% of the elderly who need hospitalizationt, and up to 50% of the elderly who live in nursing home. One therapeutic modality for reducing depression is Life Review Therapy. Life Review Therapy is the most suitable therapy for the elderly because in general the elderly often tell their life experiences. The purpose of this study was to determine the effect of life review therapy on decrease the depression level for elderly. This study was a Quasi Experimental design. Data were analyzed by using Paired Sample t-Test. Sample of this study were 15 elderly respondents with Purposive Sampling method. The result of this study have shown that before life review therapy more than half of elderly (60%) suffer medium depression, after life review therapy all of the elderly (100%) having the decrease of depression level become normal. The conclusion of data analyse have shown that p-value 0,000 (p=<0,05). There is an effect of life review therapy on decrease the depression level for elderly. It is expected that life review therapy can be applied as a life nursing alternative action to overcome the depression towards the elderly.
Hubungan Self-Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Di RSUD Encik Mariyam Tahun 2020 Elsa Marviana; Sri Muharni; Utari Christya Wardhani
Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v1i4.38

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan self -management dengan kualitas hidup pasien pasca stroke di RSUD Encik Mariyam Tahun 2020. Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel dilakukan dengan tekhik purposive sampling dan menggunakan rumus Slovin. Jumlah sampel 38 responden. Hasil penelitian dianalisa dengan uji Spearman rho.Dengan hasil persentase respon tertinggi pada usia 56-65 tahun (47,37%), perempuan (63,16%),menikah (97,37%),pendidikan SMP (47,73%) dan tinggal bersama suami,isteri dan anak (42,11%).Dengan self-management yang baik (13,15%),self-management sedang (39,47%) dan self-management kurang (47,36%).Dengan kualits hidup yang baik (21,05%),kualitas hidup sedang (31,57%) dan kualitas hidup kurang (47,36%).Kesimpulan diketahui derajat kemaknaan α=0,00,diperoleh hasil p=0,000 dimana (p≤0,05),dengan kekuatan (r=0,967) yaitu sangat kuat dan arah hubungan positif artinya ada Hubungan Self-Management dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke di RSUD Encik Mariyam. Diharapkan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan kinerja yang lebih baik guna memberikan bimbingan pelayanan kesehatan bagi pasien,khususnya pasien pasca stroke agar dapat mendukung pencapaian self-management yang baik untuk menunjang kualitas hidup pasien pasca stroke.
HUBUNGAN GAYA MANAGEMEN KONFLIK KEPALA RUANGAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RUANGAN PINERE RS X Sri Muharni; Umi Eliawati; Reny Wahyuni
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6 No 1 Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v6i1.2546

Abstract

Most human resources who interact directly with patients are nurses, so that the quality of service carried out by nurses can be assessed as an indicator of the good and bad services in the hospital. This study uses a quantitative research method through a cross sectional approach. The research population was nurses in the pinere room of X hospital. The sampling technique used was total sampling as many as 41 people. The research variable is the room manager conflict management style, with the work stress of nurses in the X hospital. The research instrument usedwas a questionnaire. The results obtained were 31 people (71.6%) had a high conflict management style and 10people (24.4%) had a low management style. As many as 29 people (70.7%) had moderate work stress, 8 people(19.5%) had low stress and 4 people (9.8%) had severe stress. With this phenomenon, the leadership style has an indirect relationship with the work stress of nurses in the pinere room of X hospital.
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DENGAN MISSED NURSING CARE DI RUANG RAWAT INAP RS. X KOTA BATAM Sri Muharni; Utari CH Wardhani; Efrida Mayasari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 2 (2022): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.378 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v11i2.2291

Abstract

Missed nursing care is a global challenge that threatens patient safety and health. Missed nursing care phenomenon, most (55-98%) nurses leave one or more nursing care. One of the nurse's roles is to provide nursing care to patients safely without anything being missed or delayed. One of the factors causing Missed nursing care is job satisfaction. A nurse who isdissatisfied in doing her job will often feel burdened at work so that the level of patient safety is disrupted. Phenomenon found in RS. X the number of phlebitis, urinary tract infections and the incidence of decubitus this happened due to the negligence of nurses in providing nursing care. This study was conducted to see the relationship between job satisfaction and Missed nursing care. The design used in this study was cross sectional with a total sampling technique of 47 nurses. The results of the bivariate analysis showed that 15 nurses (94%) had a low perception of job satisfaction with high Missed nursing care. The results of statistical tests using the Chi- square test obtained pvalue 0.000
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stigma Pelajar Pada ODHA Di Smk Bintan Insani Tanjungpinang Rinuke Fospawati; Sri Muharni; Rizki Sari Utami
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1064

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Info DATIN tahun 2020 menunjukkan Kepulauan Riau berada pada urutan ke-sebelas diindonesia.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stigma pelajar pada ODHA di SMK Bintan Insani Tanjungpinang Tahun 2022. Metode penelitian dengan deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 80 pelajar pelajar di di SMK Bintan Insani Tanjungpinang Tahun 2022 dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data diolah dengan menggunakan uji Spearman Rho. Analisa Univariat hasil penelitian menunjukkan pengetahuan, sikap dan stigma terbanyak yaitu pengetahuan rendah sebanyak 51 pelajar (63,75%), Sikap posititf sebanyak 45 pelajar (56,25%) dan stigma negatif sebanyak 49 pelajar (61,25%). Berdasarkan karakteristik pelajar didapatkan usia terbanyak >16 tahun (37,5%), dan jenis kelamin terbanyak (80%) yaitu perempuan. Hasil Bivariat menunjukkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan pelajar dan stigma pelajar dengan P-Value 0,035 (<0,05) dan terdapat hubungan sikap pelajar dan stigma pelajar P-Value 0,033(<0,05) . Disimpulkan ada hubungan pengetahuan dan sikap terhadap stigma pelajar. Diharapkan kepada sekolah untuk dapat melakukan penyuluhan dan pembekalan pembelajaran tentang ODHA.
Hubungan Peran Perawat Edukator dengan Kepatuhan Pasien TB Paru dalam Pengobatan di RSUD Kabupaten Bintan Tahun 2022 Sisfia Anggiareni; Utari Christya Wardhani; Sri Muharni
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1070

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang paru dan organ lainnya seperti kelenjar, tulang, kulit disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan salah satu penyumbang kematian terbanyak di dunia. Setiap tahun angka kejadian TB terus meningkat. Fenomena yang ditemukan di RSUD Kabupaten Bintan perawat yang bertanggung jawab dalam program TB di Rumah Sakit didapatkan tingkat kepatuhan sekitar 75% dari total penderita 34 orang dan diketahui selama ini petugas hanya memberikan obat yang akan dikonsumsi secara teratur sesuai dengan yang dianjurkan tanpa disertai pesan-pesan lain terkait dengan kepatuhan dan kesembuhan dari penyakit yang diderita. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan peran perawat edukator dengan kepatuhan pasien TB paru dalam pengobatan di RSUD Kabupaten Bintan Tahun 2022. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita TB Paru yang berobat di RSUD Kabupaten yang berjumlah 34 orang dan data dianalisa menggunakan uji chi square. Hasil diketahui uji statistik chi-square didapatkan nilai p value 0,010≤0,05 berarti ada perbedaan proporsi kepatuhan pasien dalam pengobatan yang patuh dengan peran perawat edukator baik, artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah ada hubungan peran perawat edukator dengan kepatuhan pasien TB paru dalam pengobatan di RSUD Kabupaten Bintan Tahun 2022. Saran bagi pelayanan keperawatan dapat dijadikan masukan bahan pertimbangan rumah sakit untuk digunakan dalam merancang kebijakan pelayanan keperawatan dengan menentukan standar operasional peran perawat sebagai edukator melalui inovasi, mengadakan seminar di lingkungan internal rumah sakit dengan mendatangkan ahli-ahli keperawatan bagi perawat khususnya untuk meningkatkan perannya sebagai edukator
HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DENGAN MISSED NURSING CARE DI RUMAH SAKIT X sri muharni; Utari Christya Wardhani; Sumarlini Sumarlini
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 No 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i1.3556

Abstract

Missed Nursing Care adalah asuhan keperawatan yang tidak diberikan sama sekali, tidak dilakukan secara lengkap, tertunda atau kelalaian. Halini merupakan tantangan global yang mengancam keselamatan dan kesehatan pasien. Salah satu faktor penyebab Missed Nursing Care yaitu lingkungan kerja dan budaya keselamatan pasien. Lingungan kerja dan Budaya keselamatan pasien merupakan prioritas kesehatan global danmenjadi unsur penting dalam pelaksanaan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya hubungan antara lingkungan kerja danbudaya keselamatan pasien dengan Missed Nursing Care di Rs. X Kota Batam. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 40 perawat di RS. X Kota Batam dengan teknik penarikan sampel yaitu total sampling. Data penelitian ini diolah dengan menggunakan uji Chi-Square. Analisa bivariat menunjukkan mayoritas yaitu sebanyak 17 perawat (90%) di RS. X Kota Batam memiliki lingkungan kerja kurang dengan Missed Nursing Care yang tinggi dan sebanyak 16 responden (89%) memiliki budaya keselamatan pasien kurang dengan Missed Nursing Care yang tinggi. Hasil uji Chi-square didapatkan nilai p- value 0,000 < 0,05. Ada hubungan yang siginifikan antara lingkungan pasien, budaya keselamatan pasien dengan Missed Nursing Care di RS. X Kota Batam yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak.