Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESADARAN HUKUM MASYARKAT TERHADAP KEPEMILIKAN E-KTP DI DUSUN BEREMBENG BARAT DESA SIGERONGAN KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Ahmad Hudori; Dahlan Dahlan; Muhammad Mabrur Haslan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.591 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i1.92

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan e-KTP dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan e-KTP di Dusun Berembeng Barat Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 12 orang dan informan penelitian 5 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling untuk subjek penelitian dan Snowball sampling untuk informan penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan; 1)Dari jumlah total warga masyarakat dusun berembeng barat yaitu sebanyak 1.344 jiwa, didapatkan data bahwa warga yang telah membuat dan memiliki e-KTP sebanyak 576 orang yang terdiri dari 298 orang berjenis kelamin laki-laki dan 278 orang berjenis kelamin perempuan. Hal ini tentunya menunjukan kesadaran masyarakat Dusun Berembeng Barat Desa Sigerongan Kecamatan Lingar Kabupaten Lombok Barat sangat baik terhadap kepemilikan e-KTP. 2) faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan e-KTP terdiri dari faktor interndan faktor ekstrn. faktor internterdiri dari Substansi Hukum(Legal Substance), dan Budaya Hukum(Legal Culture), faktor ekstrnadalah Struktur Hukum (Legal Structure).
Membangun Identitas Kebangsaan di Tanah Rantau: Studi Kualitatif Adaptasi Sosial Mahasiswa PPKn Maria Grace Putri Edi; M. Samsul Hadi; Jumrawati Jumrawati; Feryna Nur Rosyidah; Ahmad Hudori; Sopiani Sopiani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang merantau membangun identitas kebangsaan melalui proses adaptasi sosial di lingkungan kampus. Sebagai individu yang hidup dalam lingkungan multikultural, mahasiswa perantau menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri terhadap perbedaan budaya, bahasa, dan nilai sosial. Pendekatan penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan sifat deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan mahasiswa PPKn perantau di Universitas Mataram. Proses analisis dilakukan dengan mengadopsi model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan pemilahan dan penyederhanaan data, penyajian informasi secara sistematis, serta perumusan temuan sebagai bentuk penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi sosial mahasiswa berlangsung melalui komunikasi lintas budaya, keterbukaan diri, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial di kampus. Proses ini tidak hanya membantu mahasiswa menyesuaikan diri secara sosial, tetapi juga memperkuat identitas kebangsaan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan rasa cinta tanah air. Faktor yang memengaruhi proses tersebut meliputi kesiapan mental, motivasi, dukungan sosial, dan lingkungan kampus yang inklusif. Dengan demikian, adaptasi sosial mahasiswa PPKn perantau menjadi sarana penting dalam membangun karakter kebangsaan yang kuat dan berkepribadian luhur.