Fadloli Fadloli
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KREATIVITAS GURU SD NEGERI SEKECAMATAN KETAHUN Fadloli Fadloli; Manap Soemantri
Manajer Pendididikan Vol 13, No 1 (2019): Manajer Pendidikan
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.377 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v13i1.7254

Abstract

Abstract: this study aims to determine whether there is influence of principal leadership, organizational climate and organizational commitment to the creativity of elementary school teachers in Ketahun of North Bengkulu. The population in this research is all of the elementary school teachers in Ketahun. In this case, there are 166 teachers and the samples are 67 teachers. Data were obtained from questionnaires and analyzed using simple regression and multiple regressions to find out whether there is influence between independent variable to dependent variable. The results showed that the leadership of the principal had a positive and significant effect on the creativity of elementary school teachers in Ketahun is 0.622. Then, the climate of school organization has positive and significant influence to creativity of state elementary school teachers in Ketahun is 0.528. Organizational commitment has a positive and significant impact on the creativity of state elementary school teachers in Ketahun is 0.781. Headmaster leadership, organizational climate and organizational commitment have a greater influence on the creativity of elementary school teachers. There are three independent variables have an influence of 0.824 on the teachers creativity.Keywords: Headmaster Leadership, organizational climate, organizational commitment, and creativity
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Mengurangi Burnout Akademik Mahasiswa di Politeknik Negeri Malang Ikhsan Setiawan; Fadloli Fadloli; Muh Syamsul Arifin; Rofiq Hamzah; Rokiyah Rokiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18370

Abstract

Burnout akademik menjadi salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa perguruan tinggi akibat tingginya tuntutan akademik, tekanan pencapaian prestasi, serta beban tugas yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat burnout akademik mahasiswa Politeknik Negeri Malang, menguji hubungan antara keterlibatan mahasiswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan burnout akademik, serta menjelaskan kontribusi PAI dalam mengurangi burnout akademik mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif korelasional. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner burnout akademik dan keterlibatan PAI, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat burnout akademik mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,95. Keterlibatan mahasiswa dalam PAI berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,218. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara keterlibatan mahasiswa dalam PAI dan kemampuan mengurangi burnout akademik (r = 0,813; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,66) menunjukkan bahwa keterlibatan dalam PAI memberikan kontribusi sebesar 66% terhadap penurunan burnout akademik mahasiswa. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti tawakal, sabar, syukur, serta aktivitas ibadah berperan sebagai mekanisme coping spiritual yang membantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan pendidikan vokasi.