Jumarddin La Fua
IAIN Kendari

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Kulidawa

Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MAN 1 Kendari Halmuniati Halmuniati; Hisnan Hisnan; Erdiyanti Erdiyanti; Moh Yahya Obaid; Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1801

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Posing Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X MAN 1 Kota Kendari, yang dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi, dan tes. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini menggunakan tes dengan soal pilihan ganda. Hasil penelitian menggunakan uji hipotesis (uji t). Dari hasil uji t pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit < ttab yaitu 0,25 < 2,00. Hasil uji t posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit> ttab yaitu 4,24 > 2,00. Hasil uji t gain kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit> ttab yaitu 3,38 > 2,00, pada taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran Problem Posing Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas X MAN 1 Kendari.Kata Kunci:  Problem Posing Learning, Keterampilan Berpikir Kritis
Pengembangan Alat Peraga Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Tadris Fisika FATIK IAIN Kendari Salam L; Zainuddin Zainuddin; Ety Nur Inah; Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1803

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan terkhusus pada pembahasan elektronika dengan pokok materi transformator dan power supply. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui valid, praktis, dan efektifnya suatu alat peraga pembelajaran yang digunakan pada proses perkuliahan agar mampu meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan desain Pretest-Postest One Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Tadris Fisika dan Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) semester IV tahun akademik 2018/2019 dengan meggunakan sampel uji coba kelompok kecil (terbatas) dan uji coba sampel kelomok besar (bebas). Kedua sampel tersebut masing-masing diberi perlakuan pretest dan postest. Berdasarkan hasil penilaian pakar dan angket tanggapan mahasiswa tehadap alat peraga pembelajaran yang dikembangkan, valid dan layak untuk dikembangkan. Hasil uji rerata hasil belajar menunjukan adanya peningkatan hasil pretest ke postest pada kedua sempel yang diuji coba. Hasil analisis uji t menunjukan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara sebelum mahasiswa diberikan perlakuan pembelajaraan, terlebih dahulu alat peraga pembelajaran divalidasi dan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Tadris Fisika FTIK IAIN Kendari. Kata Kunci: Alat Peraga, Keterampilan Proses Sains
Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa di MTsN 1 Konsel Yuvita Ayuningtyas; Ismaun Ismaun; Marlina Gazali; Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1809

Abstract

Artikel ini adalah Penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) pada tema pencemaran lingkungan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa kelas VII. Sampel yang diambil adalah siswa MTS Negeri 1 Konsel kelas VII A dan VII C  semester genap tahun ajaran 2018/2019. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design, yang menerapkan pembelajaran dengan menggunakan Model pembelajaran STM  pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran Konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengumpulan menggunakan dokumentasi, observasi dan tes. Data yang diambil adalah hasil observasi pengukuran kemampaun literasi Sains siswa dan  hasil belajar. Kemampuan literasi sains siswa diperoleh melalui hasil pengamatan beberapa indikator literasi sains berupa konten, konsep, dan proses serta hasil belajar kognitif yang diperoleh melalui tes. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa Kemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STM sebesar 88, 79 dan 80,06 pada kelas kontrol. Analisis uji signifikansi melalui uji t pihak kanan dengan α = 5% menghasilkan nilai thitung sebesar 4,82 dan ttabel sebesar 2,00 yang artinya hasil belajar kognitf siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model pembelajaran STM pada Tema Pencemaran Lingkungan efektif terhadap Peningkatan kemampuan literasi sains siswaKata Kunci : Model Pembelajaran STM dan Literasi Sains
Efektivitas Penggunaan Media Alat Peraga Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa pada Materi Sistem Ekskresi di SMA Negeri 1 Watopute Munawar Munawar; Jumarddin La Fua; Abdul Kadir; Halmuniati Halmuniati
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1802

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa sesudah menggunakan media alat peraga dan tanpa menggunakan media alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Watopute dengan sampel penelitian yaitu kelas XI MIA 2 (kelas eksperimen) dan kelas XI MIA 4 (kelas kontrol), yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa sesudah menggunakan media alat peraga lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa menggunakan media alat peraga, dan penggunaan media alat peraga efektif meningkatkan pemahaman siswa. Penggunaan media alat peraga dalam proses pembelajaran dapat menarik perhatian siswa dan membuat siswa termotivasi serta terlibat aktif dalam proses pembelajaran, lebih mudah mengingat, menceritakan dan memahami materi secara konkret. Selain itu, siswa juga dapat menguasai materi sehingga mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Kata kunci: Media alat peraga, tingkat pemahaman siswa
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Multimedia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Tri Wulandari; Abdul Kadir; Jumarddin La Fua; Zainuddin Zainuddin
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1806

Abstract

Artikel ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui: Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berbasis multimedia dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain posttest only control group design yang digunakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abuki tahun pelajaran 2018/2019. Teknik  pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes, angket dan dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha, dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji hipotesis pertama dan hipotesis kedua dengan menggunakan uji rerata (uji t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 9,9  > ttab 1,67). Serta terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 10,2  > ttab 1,67). Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar