Agus Gumilar
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship Between Pencak Silat Activities and Life Quality Chintia Alpedia; Eka Nugraha; Agus Gumilar; Burhan Hambali
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 4 (2023): DECEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i4.30312

Abstract

The physical, mental, social, and environmental facets of an individual's or group's existence are all included in the multifaceted concept of quality of life, one of the extracurricular activities offered by the school is Pencak Silat, which students may engage in since it enhances social intelligence in addition to being connected to sports and martial arts. This research aims to determine the correlation between pencak silat activities and students' quality of life. The method used is descriptive-quantitative with a correlational approach and a one-shot case study design. The sample was drawn from the population as a whole, using a saturated sample of 27 students with an age of 18 years, a weight of 56 kg, and a height of 162 cm. The instrument was adopted by WHOQOL BREF. Based on the results of calculations and data analysis of the four indicators, it is proven that they are very strongly correlated, because the results show that students have good psychological health with a correlation value of 0.853 and physical health with a correlation value of 0.715.  
Analisis Kualitas Hidup Siswa Sekolah Menengah Berdasarkan Aktivitas Olahraga dan Demografi Wilayah Nur Khois Jajiyah; Agus Gumilar; Mudjihartono; Burhan Hambali; Jajat Darajat Kusuma Negara
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i1.1510

Abstract

Kualitas hidup remaja dengan masalah kesehatan jangka panjang lebih buruk, terutama dalam hal keterlibatan sekolah. Kualitas hidup dan demografi regional telah menunjukkan bahwa pola migrasi dan pembangunan regional dipengaruhi oleh fasilitas perkotaan dan disamenitas. Penelitian ini mengungkap kualitas hidup remaja usia 14-19 tahun di daerah pedesaan dan kota. Survey dilakukan terhadap 334 remaja yang terdiri dari 109 pria dan 225 perempuan yang tinggal di daerah kota dan desa dengan menggunakan instrument WHOQOL- BREF. Instrumen ini dikembangkan oleh World Health Organization dan sudah di translate ke Bahasa Indonesia oleh tim dari kementrian kesehatan dan para akademisi. Instrumen ini untuk mengukur kualitas hidup seseorang yang terdiri dari 26 pertanyaan terdiri dari 4 dimensi, yaitu kesehatan fisik, hubungan sosial, psikologis, dan lingkungan. Analisis independent sampel t test dilakukan untuk melihat perbandingan kualitas hidup remaja berdasarkan demografi wilayah kota dan desa, hasilnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang siginifikan kualitas hidup remaja di pedesaan dan kota dengan nilai sig 0.006, dimana kualitas hidup remaja di kota dengan skor rata-rata 85.33 lebih baik daripada remaja di desa dengan skor rata-rata 80.44. Analisis kualitas hidup berdasarkan aktivitas olahraga yang melakukan aktivitas olahraga menunjukan hal yang kurang memuaskan yaitu 31% yang masuk dalam kategori baik dan sangat baik. Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah untuk memperhatikan lingkungan di pedesaan untuk meningkatkan kualitas hidup remaja, serta menggairahkan aktivitas olahraga sebagai salah satu penunjang kualitas hidup.
ANALISIS KETERAMPILAN MOTORIK SISWA PASCA PANDEMIC COVID-19 Nuryadi Nuryadi; Jajat Darajat Kusumah Negara; Agus Gumilar; Tri Martini; Burhan Hambali; Eric Muhammad Ginanjar; Sinta Tiara Yuniar; Betrisya Irwandi
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 13 No. 1 (2024): June: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v13i1.6307

Abstract

Tujuan dari penelian ini adalah untuk membuat analisis dari keterampilan motorik siswa sekolah dasar pasca pandemi COVID-19, keterampilan gerak ini meliputi gerak lokomotor, non-lokomototor, dan manipulative.  Survey dilakukan terhadap siswa sekolah dasar di sekolah percontohan labolatorium di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 144 siswa kelas 4 dan 5 sekloah dasar yang terdiri dari 66 siswa putri dan 78 siswa putra. Instrumen yang akan digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes keterampilan yang di kembangkan oleh (Gallahue, 1996), yaitu terkait keterampilan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulative. Hasil analisis menunjukan bahwa keterampilan gerak dasar siswa berada dalam tahap transisi, artinya memerlukan perhatian khusus dalam pembelajaran gerak di sekolah untuk dapat meningkatkan keterampilan motorik siswa. Melihat hasil analisis terkait keterampilan motorik siswa sekolah dasar pasca pandemi COVID-19 secara keseluruhan berada dalam tahap transisi, melihat nilai rata-rata setiap komponen yaitu keterampilan gerak lokomotor, non lokomotor, serta manipulative juga terdapat perbedaan yang signifikan. Artinya perlu perhatian khusus bagi para praktisi olahraga khususnya guru penjas sebagai tindak lanjut dalam mengembangkan dan meningkatkan keterampilan gerak dasar dari siswa.Â