Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM INFORMASI REKAM JEJAK PROSES PRODUKSI SERAT RAYON DI PT. INDO-BHARAT RAYON Dzulkarnain, M. Insya; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.2 KB)

Abstract

PT. Indo-Bharat Rayon merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan serat rayon yang berproduksi secara kontinu. Pengendalian kualitas meliputi pengujian bahan baku, produk setengah jadi, dan produk akhir yang dilakukan oleh seorang analis. Pencatatan kegiatan proses produksi dilakukan dalam logbook proses oleh operator. Namun, ketika terjadi kecacatan pada produk akhir pihak perusahaan mengalami kesulitan dalam melakukan identifikasi kesalahan yang terjadi. Sistem Informasi Rekam Jejak Proses Produksi merupakan suatu alternatif untuk menunjang sistem pengendalian kualitasdalam melakukan perbaikan di stasiun kerja.Mengintegrasikan hasil pengujian produk dengan logbook proses dapat membantu dalam mengidentifikasi kesalahan yang terjadi disetiap stasiun kerja.Pada akhirnya dengan adanya Sistem Rekam Jejak Proses Produksi tersebut dapat menunjang kegiatan proses pengendalian kualitas,sehingga perusahaan dapat melakukan perbaikan pada stasiun kerja secara cepat dan efektif. Kata Kunci: Sistem Informasi, Pengendalian Kualitas. ABSTRACT PT. Indo-Bharat Rayon is one of the manufacturing company that produce rayon fibers with continuous processes. Quality control includes of raw materials analysis, work in process, and final products by an analyst.The recording of production activities is carried out in the process logbook by an operator. However, when a defect occurs in the final product, the company has difficulty to identify the source of the defect.The Information System of The Production Process Track Record is an alternative support system for quality control in work stations.Integrating the result of the product analysis with process logbook, so that the system can identifyan uncontrolled parameter that occur in every work station.The Production Processes Record and Trace System can support the activities of quality control system, so that the company can improve the work station immediately and effectively. Keywords: Information Systems, Quality Control.
USULAN PENGENDALIAN RISIKO TERHADAP SUPPLIER KOMPONEN LOKAL UNTUK MASS PRODUCTION PADA PT. YZX Prabowo, Wicaksono Anggi; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.464 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penerapan prinisip manajemen risiko yang dapat dilakukan PT. YZX untuk memastikan supplier lokal terpilih dapat memenuhi target produksi fase mass production dengan meminimumkan risiko yang ada. Tahapan yang dilakukan adalah penentuan konteks risiko, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, serta penentuan langkah pengendalian risiko. Pada identifikasi risiko dilakukan pembobotan faktor risiko menggunakan metode pendekatan Analytic Hierarchy Process. Proses evaluasi risiko dilakukan dengan cara pengukuran kapasitas. Data yang digunakan adalah data-data spesifik PT. YZX. Hasil akhir dari penelitian adalah usulan langkah pengendalian risiko yang dapat dilakukan PT. YZX terhadap supplier komponen lokal berupa aktivitas peningkatan kapasitas dengan penambahan overtime, holiday working, dan pembuatan buffer stock.   Kata Kunci: Manajemen Risiko, Analytic Hierarchy Process, Perencanaan Kapasitas   ABSTRACT This paper discusses application of risk management that can be done by PT. YZX to assure that chosen local supplier can fulfill production target in mass production phase by minimizing the existing risk. Stages that done in risk management is context definition, risk identification, risk analysis, risk evaluation, and risk controlling. In risk identification, weighing is done by using Analytic Hierarchy Process Method approach. Risk evaluation done by measuring production capacity. The data that is used is specific data of PT. YZX. The result of this research is proposal of risk controlling activity that can be done by PT. YZX for the local component suppliers as capacity increasing activity with additional overtime, holiday working, and buffer stock making. Keywords: Risk management, Analytic Hierarchy Process, Capacity Planning
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KERTAS BERBAHAN BAKU RUMPUT LAUT SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU PADA INDUSTRI KERTAS Prasetya, Ario Teguh; Nugraha, Cahyadi; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.953 KB)

Abstract

Peningkatan jumlahproduksi kertas nasional berdampak pada penebangan hutan dalam skala besar dan berpotensi merusak hutan.Namun saat ini telah ditemukan alternatif bahan baku untuk produksi kertas yaitu rumput laut.Peluang untuk industrialisasi kertas berbahan baku rumput laut cukup terbuka.Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadapisu pelestarian lingkungan menjadi alasan untuk melakukan investasi pada bisnis kertas rumput laut.Makalah ini memuat penelitian untuk analisis kelayakan bisnis untuk kertas dari rumput laut. Dalam melakukan analisis kelayakan bisnis ini, dilakukan analisis aspek pasar, aspek teknis,aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, serta aspek finansial.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa investasi bisnis kertas berbahan baku rumput laut layak untuk direalisasikan.Dengan target produksi rata-rata sebesar 930 ton per tahun didapatkan Payback Period selama 4 tahun 2 bulan, Net Present Value sebesar Rp 6.349.823.484,-, dan Internal Rate of Return sebesar 26,048%. Kata kunci:Industri kertas, rumput laut, analisis kelayakan bisnis ABSTRACT The increased amount of paper production will have a big impact on the pace of deforestation.However, the alternative of raw material for paper production has been found, that isalgae. The opportunity for algae-based paper industrialization is currently open. The increasing of public awareness on environmental issues is a reason to conduct a business investment in algae-based paper. This papercontains a research to analyze the feasibility of algae-based paper investment. The feasibility analysis consists of the analysis of market, technical, legal and environmental, human resource management, and financial. The conclusion is that the algae-based paper investment is reasonable to be implemented. With a target of 930 tons per year of production, the company will reach The Payback Period in 4 years and 2 months, earn Net Present Value Rp 6.349.823.484,-,and Internal Rate of Return 26,048%. Keywords: Paper industry, algae, feasibilityanalysis
SISTEM PERANGKAT LUNAK UNTUK INTERNAL ASSESSMENT KRITERIA PERENCANAAN STRATEGIS MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE BERBASIS PENGUKURAN KPKU-BUMN Fitriadi, Fidi; Nugraha, Cahyadi; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.442 KB)

Abstract

Makalah ini membahas mengenai perancangan sistem perangkat lunak untuk internal assessment metode Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) bidang organisasi profit berbasis pengukuran Kriteria Pengukuran Kinerja Unggul BUMN (KPKU-BUMN). MBCfPE merupakan satu kumpulan kriteria untuk mengukur kinerja perusahaan. Suatu sistem perangkat lunak dapat membantu Internal assessment dengan menggunakan metode MBCfPE. Internal assessment memuat data formulasi profil organisasi perusahaan, pengembangan pertanyaan assessment, dan formulasi score yang diperoleh dari Kriteria Kinerja Ekselen (IQAF, 2011) dan sistem pengukuran berdasarkan KPKU-BUMN. Penelitian ini menghasilkan sistem perangkat lunak untuk kriteria 2 (Perencanaan Strategis) MBCfPE.   Kata kunci: MBCfPE, Internal Assessment, KPKU-BUMN, sistem perangkat lunak   ABSTRACT This paper explains the design of software systems for internal assessment methods Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) field-for profit organization based of measurement KPKU-BUMN. MBCfPE is a set of criteria to measure the performance of the company. A software system can help internal assessment with MBCfPE method. Internal assessment formulation contains data profile corporate organizations, development of assessment questions, and the scores obtained from the formulation of Kriteria Kinerja Ekselen from Indonesian Quality Award Foundation and a measurement system based on KPKU-BUMN. This research resulted a software system for criteria 2 (Strategic Planning) MBCfPE. Keywords: MBCfPE, Internal Assessment, KPKU-BUMN, software
Analisis Kebijakan Pengembangan Industri Bahan Bakar Nabati Bioetanol dari Ubi Kayu dengan Menggunakan Pemodelan Matematika Romadhoni, Danang Ahmad; Nugraha, Cahyadi; Rukmi, Hendang Setyo
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.788 KB)

Abstract

Sumber energi yang saat ini digunakan di Indonensia merupakan energi yang tidak dapat diperbaharui. Jika energi ini digunakan terus menerus akan mengalami kelangkaan. Oleh sebab itu perlu adanya pengalihan sumber energi ke sumber energi yang dapat diperbaharui. Bioetanol merupakan salah jenis bahan bakar yang dapat dikembangkan. Bahan baku bioetanol yang sering ditemukan di Indonesia adalah ubi kayu. Pemanfaatan ubi kayu tersebut akan terlaksana dengan baik jika didukung oleh kebijakan yang dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. Perumusan kebijakan dapat dilakukan dengan mengembangkan suatu model kebijakan yang digunakan sebagai analisis alternatif-alternatif kebijakan dengan berbagai skenarionya. Berdasarkan uraian terebut maka masalah penelitian ini akan membahas tentang usulan skenario kebijakan yang mendukung pemanfaatan ubi kayu sebagai sumber energi bioetanol. Kata kunci: kebijakan, energi, bioetanol, skenario
Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen untuk Sistem Industri Kuliner Ramadhan, Fadillah; Nugraha, Cahyadi; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.298 KB)

Abstract

Abstrak Industri kuliner merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku, bahan setengah jadi, dan/atau barang jadi berupa masakan atau makanan olahan. Industri ini merupakan salah satu aspek yang seringkali menjadi perhatian dalam menganalisis suatu kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan suatu wilayah. Analisis kebijakan ini cukup kompleks. Hal ini terlihat dari banyaknya komponen yang terlibat, interdependensi antar komponen yang rumit termasuk pengaruh umpan balik komponen, adanya unsur ketidakpastian, dan proses yang dinamis. Kompleksitas ini mengindikasikan diperlukannya suatu model yang komprehensif untuk digunakan dalam menganalisis kebijakan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menganalisis permasalahan sistem yang kompleks adalah pemodelan dan simulasi berbasis agen. Metode ini dapat memperlihatkan karakteristik dan perilaku dari setiap pelaku sistem yang berdampak pada sistem secara keseluruhan. Makalah ini menghasilkan model simulasi berbasis agen yang menggambarkan pertumbuhan industri kuliner di suatu kawasan. Kata kunci: Industri Kuliner, Analisis Kebijakan, Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen   Abstract Culinary industry is an economic activity that processes raw materials, work in process materials, and/or finished goods such as foods or processed foods. This industry is one aspect of concern in analyzing a policy relating to the development of a region. This policy analysis is quite complex. This is due to the many components involved, complicated interdependencies among the components including feedbacks, elements of uncertainty, and dynamic processes. The complexity indicates the need for a comprehensive model for use in the policy analysis. One of the methods that can be used in analyzing the problems of complex systems is agent-based modeling and simulation. This method can show the characteristics and behavior of any system actors who have an impact on the overall system. This paper present an agent-based simulation model which describes the growth of the culinary industries on a particular region. Keywords: Culinary Industry, Policy Analysis, Agent-based Modeling and Simulation
RANCANGAN PERANGKAT PENGATUR ANTREAN KASIR DAN CUSTOMER CARE DI PT ORINDO ALAM AYU Utama, Akbar Perwira; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.999 KB)

Abstract

PT. Orindo Alam Ayu merupakan cabang di Indonesia dari  perusahaan kosmetik Oriflame Sweden berupaya untuk meningkatkan pelayanan, seiring dengan bertambahnya jumlah konsumen. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah dengan menerapkan sistem antrean yang mudah untuk di gunakan. Kekurangan sistem antrean yang berlaku diantaranya proses pencatatan waktu aktivitas antrean secara manual, pemanggilan nomor antrean dengan manual, serta penyampaian informasi status nomor antrean yang dilakukan dengan manual. Untuk mengakomodir sistem antrean dapat menggunakan perangkat sistem antrean secara resmi dipasaran namun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar sehingga perusahaan membutuhkan sistem perangkat antrean yang dapat diperoleh sesuai dengan perangkat keras yang ada sehingga tidak mengeluarkan biaya yang tinggi. Makalah ini membahas mengenai rancangan pengatur antrean untuk mempermudah perusahaan dalam memberikan sistem antrean pelayanan yang lebih baik dan memperoleh data performansi sistem antrean tersebut. Kata kunci: PT. Orindo Alam Ayu, Oriflame Sweden, Antrean, Perangkat Pengatur Antrean   ABSTRACT PT. Orindo Alam Ayu a branch in Indonesia from cosmetics company Oriflame Sweden seeks to improve services, along with increasing numbers of consumers. One form of such efforts is to implement a queue system that is easy to use. Disadvantages queue system that applies such activity queue time recording process manually, dialing a line number by manually, and delivery status information line number is done by hand. To accommodate the queue system can use the queue system is officially on the market, but must pay a large enough so that the company requires the queue system which can be obtained in accordance with the existing hardware so it does not cost very high. This paper discusses the design of queue system to facilitate the company in providing the service queue system better system performance and obtain data on the queue. Keywords: PT. Orindo Alam Ayu, Oriflame Sweden, queue, queue system
Penerapan Sistem Open Source Enterprise Resource Planning pada Perusahaan Elektronika Rispianda, Rispianda; Eryanti, Fatimah; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.701 KB)

Abstract

Keterkaitan sistem informasi yang terdapat di PT. X belum saling terintegrasi secara terkomputerisasi. Hal ini menyebabkan terjadinya kesalahan dalam perpindahan informasi cukup besar. Pengurangan kesalahan informasi sangat diharapkan oleh perusahaan, guna mencapai keefektifan kinerja, meningkatkan ketelitian, transparansi informasi dan kecepatan kerja perusahaan. Untuk memenuhi keinginan tersebut maka PT. X berupaya untuk menerapkan sistem informasi berbasis Enterprise Resource Planning (ERP). Software ERP yang digunakan dalam penelitian ini  adalah software berbasis Open Source yaitu open ERP. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rancangan prototype implementasi sistem informasi berbasis sistem Open ERP. Tahapan yang dilakukan meliputi: indentifikasi proses bisnis; identifikasi kerangka modul Open ERP; perancangan hubungan antara proses bisnis dengan kerangka modul Open ERP; perancangan penerapan sistem ERP. Modul yang digunakan terdiri dari modul purchase, modul manufacturing, modul sale management, modul finance, modul warehouse, modul project. Berdasarkan analisis proses pengujian disimpulkan bahwa bahwa rancangan sistem ERP tersebut dapat diaplikasikan. Kata kunci: Sistem informasi; ERP, Open ERP ABSTRACT The linkage system of the information contained in the PT. X is not an integrated computerized. This leads to errors in the transfer of information is large enough. Misinformation reduction is expected by the company, in order to achieve the effectiveness of performance, improving accuracy, transparency of information and speed of work of the company. To fulfill that desire, PT. X seeks to implement the information system -based Enterprise Resource Planning (ERP). ERP software used in this study is based on Open Source software is Open ERP. The purpose of this study is to produce a prototype design of information system implementation based Open ERP system. Steps being taken in this research include: identification of business processes; identification framework of Open ERP modules; design relationships between business processes with Open ERP module frame; design of the ERP system implementation. The module consists of: manufacturing module, sales management module, finance module, warehouse module, the module project  Based on the analysis of the testing process is concluded that the design of the ERP system that can be applied . Keywords: Information Systems, ERP, Open ERP
MODEL PREDIKSI PERUBAHAN HARGA INDEKS SAHAM NIKKEI Suprihat, Robi; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.335 KB)

Abstract

Makalah ini membahas model matematis yang digunakan untuk memprediksi perubahan harga indeks saham Nikkei pada saat dikeluarkan berita ekonomi dari suatu negara berdasarkan analisis fundamental. Model yang dibuat mencerminkan bagaimana reaksi dari broker saat dikeluarkan berita ekonomi. Dengan melihat pada fenomena yang terjadi pada saat dikeluarkan berita ekonomi, broker dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Dengan model tersebut, broker dapat melakukan prediksi dengan selang waktu 25 menit (dari 10 menit sebelum berita dikeluarkan sampai 15 menit sesudah berita dikeluarkan) dan setiap selang waktu 5 menit dari 25 menit tersebut. Dasar model yang digunakan berdasarkan model eksplanatoris dan model yang berdasarkan pada pengaruh berita terbesar. Persentase error yang dihasilkan dari dua model yang dibuat dan dibandingkan dengan pergerakan pasar sangat kecil yaitu kurang dari 1%.   Kata kunci: Indeks Saham, Analisis Fundamental, Model Matematis   ABSTRACT This paper discusses the mathematical models used to predict changes in the price of the Nikkei stock index during the economic news released from a state based on fundamental analysis. Models are made reflecting the reactions of the broker when the economic news released. By looking at the phenomenon that occurs when the economic news released, broker can take advantage of the situation. With the model, the broker can make predictions with an interval of 25 minutes (from 10 minutes before the news was issued until 15 minutes after the news was issued) and each 5-minute interval of the 25 minutes. Basic model used is based on explanatory models and models based on the influence of the biggest news. Percentage error resulting from the two models are made and compared with a very small market movement is less than 1%. Keywords: Stock index, Fundamental Analysis, Mathematical Model
SISTEM PERANGKAT LUNAK UNTUK INTERNAL ASSESSMENT MALCOLM BALDRIGE FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (KATEGORI 6 – FOKUS OPERASI) BERBASIS PENGUKURAN KPKU-BUMN Dioh, Desmont; Arijanto, Sugih; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.335 KB)

Abstract

Makalah ini membahas perancangan sistem perangkat lunak untuk melakukan internal assessment dengan metode dari Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBFcPE) yang difokuskan kepada Kategori 6 yaitu fokus operasi. Proses pengukuran MBCfPE dilakukan menggunakan pendekatan KPKU-BUMN. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi perancangan konsep perangkat lunak dan basis data terintegrasi, perancangan sistem perangkat lunak, serta perancangan pertanyaan. Perancangan sistem perangkat lunak menggunakan software Visual Basic.NET 2013 dan menggunakan sistem basis data MySQL. Validasi sistem perangkat lunak dilakukan dengan menggunakan data pembanding dari penelitian lain.   Kata Kunci: MBFcPE, Internal Assessment, Fokus Operasi   ABSTRACT This paper discusses about designing a software systems to perform an internal assessment by the method of Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBFcPE) that focused on 6th Category which the operations focus. The designed software system is based on KPKU-BUMN measurement approach. The steps are software and integrated database design concepts, software system design, and questions design. The software systems design utilizes Visual Basic.NET 2013 software and MySQL database system. Moreover, software system validations is performed by using comparative data from other studies. Keywords: MBFcPE, Internal Assessment, Operations Focus