Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN METODE LSB (LEAST SIGNIFICANT BIT) DALAM STEGANOGRAFI CITRA DIGITAL UNTUK KEAMANAN INFORMASI Alfin Mardiaman Gea; Nur Wulan
Journal Computer and Technology Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ninety Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69916/comtechno.v3i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem steganografi berbasis citra digital menggunakan metode Least Significant Bit (LSB). Metode ini memungkinkan penyisipan pesan rahasia ke dalam gambar dengan cara mengganti bit paling tidak signifikan dari piksel gambar, sehingga perubahan visual pada gambar tetap tidak terlihat oleh pengamat biasa. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa Python dan diintegrasikan dengan antarmuka interaktif Gradio untuk memudahkan pengguna dalam melakukan proses penyisipan (encoding) dan ekstraksi (Decoding) pesan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pesan dapat disisipkan dan diekstraksi kembali secara akurat. Selain itu, evaluasi kualitas gambar dilakukan menggunakan parameter Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR), yang menghasilkan nilai sebesar 93.80 dB. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa kualitas gambar setelah proses penyisipan tetap sangat baik dan tidak mengalami degradasi signifikan. Dengan demikian, metode LSB terbukti efektif dan efisien untuk aplikasi steganografi ringan yang membutuhkan kerahasiaan pesan tanpa merusak kualitas media digital.
Penerapan Metode PSI (Preference Selection Index) dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ekstrakurikuler Tasya Arifin Tanjung; Arya Novri Kusuma; Novita Dewi Pratiwi; Arnida Sari; Sarudin; Nur Wulan
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 4 No. 3 (2026): Februari 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i3.808

Abstract

Pemilihan kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai bagi siswa merupakan proses penting karena dapat mendukung pengembangan minat, bakat, serta prestasi siswa. Namun, proses pemilihan sering kali dilakukan secara subjektif dan belum mempertimbangkan seluruh kriteria secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Preference Selection Index (PSI) dalam membantu menentukan rekomendasi ekstrakurikuler yang paling sesuai. Metode PSI dipilih karena mampu menghasilkan bobot kriteria secara objektif tanpa memerlukan penentuan bobot awal secara subjektif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi minat, bakat, prestasi, dan izin orang tua, sedangkan alternatif yang dinilai terdiri dari beberapa jenis ekstrakurikuler, yaitu Dokter Remaja, Paskibra, Pramuka, Berenang, dan Badminton. Data dianalisis melalui tahapan penyusunan matriks keputusan, normalisasi data, perhitungan nilai preferensi, penentuan bobot kriteria, hingga perhitungan nilai PSI dan pemeringkatan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Berenang memperoleh nilai PSI tertinggi dan direkomendasikan sebagai pilihan terbaik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode PSI mampu memberikan hasil pemeringkatan yang objektif dan dapat digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pemilihan ekstrakurikuler.
Implementasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Omzet Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Deli Serdang Dharmawati; Nur Wulan; Sarudin; Ummul Khair; Suriati
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1429

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of Small and Medium Industries (SMIs) in utilizing digital marketing as a marketing strategy in the digital era. The primary challenges faced by the partner organization included limited understanding of digital marketing, insufficient ability to identify target markets, and suboptimal utilization of digital platforms. The program was implemented through training, hands-on practice, and mentoring, covering the fundamentals of digital marketing, the identification of Unique Selling Propositions (USPs), the use of social media and online marketplaces, as well as the application of WhatsApp Business and paid advertising. The results demonstrated an improvement in participants' understanding of digital marketing strategies and their ability to create simple promotional content. Among the 25 participants, 2 (8%) were unable to develop digital marketing content, 4 (16%) had not yet completed the development of their business marketing content, whereas 19 (76%) successfully completed the creation of digital marketing content. This program is expected to encourage SMIs to sustainably increase their sales revenue and strengthen their competitiveness.
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) di SMA Negeri 5 Medan Dharmawati Dharmawati; Nur Wulan; Divi Handoko; Sarudin Sarudin; Suriati Suriati; Sumi Khairani; Liza Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v4i2.300

Abstract

The digital era has made artificial intelligence (AI) technology an increasingly important tool in various fields, including education. For high school (SMA) teachers, AI offers great opportunities to improve teaching effectiveness, reduce administrative workload, and create more personal and innovative learning experiences. This Community Service Activity (PKM) is motivated by the lack of teacher competence in creating AI-based learning media. This problem is caused by teachers only having basic skills in using AI, and the majority of teachers experiencing this difficulty are senior teachers born in the 1960s. The objective of this activity is to improve teachers' competence in using AI technology to create teaching materials to support the learning process. The activity is carried out with a combination of lecture and practice methods. The contribution of this activity lies in empowering teachers to independently produce digital teaching media. The evaluation results show that 95% of participants successfully created at least one digital teaching media, 75% of teachers were able to create two or more different designs. These evaluation results indicate that this community service activity is effective in improving the competence of teachers at SMA Negeri 5 Medan.