Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Onomatope dalam Buku Cerita Anak Dwibahasa Little Abid Seri Pengetahuan Dasar (Analisis Metode dan Prosedur Penerjemahan) Enis Fitriani; Trisnian Ifianti
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.063 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i1.584

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini memiliki tujuan mengetahui metode dan prosedur dalam menerjemahkan onomatope dari Little Abid Seri Pengetahuan Dasar yang terdiri dari delapan judul buku. Metode penerjemahan yang dipakai secara berurutan dari yang lebih banyak dipakai adalah metode semantik (17) dan metode komunikatif (5). Prosedur penerjemahan yang dipakai secara berurutan dari yang lebih banyaknya digunakan adalah prosedur kesepadanan fungsional (17) dan modulasi (5). Disarankan agar penerjemah agar dapat menggunakan metode penerjemahan adaptasi yang membutuhkan kreativitas dalam mengolah kata-kata dalam bahasa sasaran agar pembaca anak-anak dapat mendapatkankan lebih banyak manfaat dari membaca buku cerita anak dwi bahasa.
Analisis Tuturan Lara Pangkon dalam Upacara Temu Manten Masyarakat Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang: Sebuah Kajian Pragmatik Trisnian Ifianti; Enis Fitriani
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.465 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i1.585

Abstract

Tujuan dari analisis tuturan Lara Pangkon upacara temu manten masyarakat Ngantang guna mengetahui makna eksplisit dan makna implisit tuturan. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan sumber data tuturan dalam Lara Pangkon, yakni data tulis dan data lisan. Pemerolehan data melalui observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara: (a) transkrip dan penerjemahan data, (b) klasifikasi data, (c) analisis data, dan (d) penarikan kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan 15 tuturan yang dianalisis merupakan 7 tuturan eksplisit dan 8 tuturan implisit. Masyarakat Kecamatan Ngantang menggunakan tuturan bermakna implisit selain warisan nenek moyang juga merupakan petuah atau nasihat dalam kehidupan.
Tindak Tutur dalam Tuturan Lara Pangkon Masyarakat Ngantang Adi Adi; Trisnian Ifianti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 4 No 1 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : linguistic, literature, and teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i1.1299

Abstract

Analyzing the speech of Lara Pangkon in Ngantang this study aims to determine the forms of speech acts, explain its meaning and how the delivery of this speech. By using descriptive qualitative research methods, and narrative in Lara Pangkon as a primary source as well as the book the documentation as the source of secondary data. Acquisition of data through observation, interview, check out the note, and documentation. Data processing techniques are as follows: (1) a transcript and translation of the data, (2) the classification of the data, (3) data analysis, and (4) the exposure of the conclusion of the study. The end result of this research is there are 2(two) speech acts expressive, 2(two) said follow the directive, 2( two) speech acts assertive and 2( two) speech acts komisif are delivered with obvious can be delivered in a concise and straightforward and each speech act are said illocutionary.
PELATIHAN MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT BAGI GURU – GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Muhammad Naharuddin Arsyad; Trisnian Ifianti
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 6 (2021): Jurnal PkM : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v4i6.6822

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melatih para guru membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan adalah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi/refleksi. Adapun mitra dari kegiatan PKM ini adalah para guru MI Roudlotul Ulum Mojosari sebanyak 12 orang dan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari. Hasil yang diperoleh yaitu sebanyak 83% dari jumlah peserta mampu membuat media pembelajaran berbasis powerpoint secara tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena peserta (guru) telah mampu meningkatkan softskill dalam mengoperasikan komputer atau laptop diantaranya dapat membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. sehingga media pembelajaran yang telah dibuat tersebut dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah.
Analisa Tindak Tutur dalam Tuturan Lara Pangkon pada Upacara Temu Manten Masyarakat Kecamatan Ngantang Trisnian Ifianti
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol 26 No 2 (2020): PARADIGMA: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v26i2.1130

Abstract

Penelitian ini menganalisa tuturan Lara Pangkon pada upacara temu manten masyarakat Kec. Ngantang guna mengetahui bentuk- bentuk tindak tutur, menjelaskan maknanya dan bagaimana penyampaian nya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan sumber data penelitian ini adalah tuturan dalam Lara Pangkon sebagai sumber data utama dari dan buku dokumentasi sebagai sumber data tambahan. Pada hasil akhirnya penelitian ini menunjukkan bahwa tiap bentuk tuturan yang disampaikan berisikan makna dan simbol yang mengandung tindak tutur. Setelah dikaji bisa disimpulkan dari ke 2 (dua) bagian posesi Lara Pangkon tersebut, tuturan yang dikemukakan baik oleh Pamasrah maupun Panampi tersebut terdapat 3( tiga) tindak tutur ekspresif, 3( tiga) tindak tutur direktif, 3( tiga) tindak tutur asertif dan 2( dua) tindak tutur komisif yang disampaikan dengan jelas dapat disampaikan secara ringkas dan lugas. Kata Kunci: tindak tutur, LaraPangkon, upacara temu manten
Onomatopoeias and Word Play Found in Bilingual Children Story Books of Little Abid Series in Spiritual and General Values and Dongeng Dunia Binatang (Analysis of Translation Methods and Procedures) Enis Fitriani; Trisnian Ifianti
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol 27 No 1 (2021): PARADIGMA: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v27i1.1184

Abstract

The bilingual children story books have distinctive characteristics, one of them is having onomatopoeia. This qualitative descriptive study aimed to determine the translation method and procedure used in translating onomatopoeia and word play in Little Abid Series in spiritual and general values (11 books) and Seri Dongeng Dunia Binatang (7 books). In Little Abid Series in spiritual and general values the onomatopoeias or word play were expressed in the book Jujur Itu Hebat (1), Aku Bangga pada Mereka (1), and Aku Rajin Mengaji (1). In Dongeng Dunia Binatang they were expressed in the book Bebek dan Burung Hantu (2), Semut dan Lebah (1), and Rusa yang Sombong (2). The translator of Little Abid Series and translator of Dongeng Dunia Binatang in translating onomatopoeias and word play used semantic method and functional equivalence procedure because the translators wanted to emphasize the understanding of the early age readers by using words that are simple and easy to understand. Therefore, the researchers suggests that the adaptation translation method can be used to translate children’s books since in order to give maximum benefit to the readers. It means that the translators must be more creative in arranging words in the target language.
Drama dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Tantangan Dan Harapan Trisnian Ifianti; Enis Fitriani
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : linguistic, literature, and teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1895

Abstract

Karya sastra diyakini sebagai media dalam pembelajaran bahasa. Karya sastra juga dapat menumbuhkan motivasi membaca, menulis serta meningkatakan ketrampilan berbicara siswa dalam mencapai keberhasilan akademik. Puisi, Prosa dan drama sebagai karya sastra bisa dikatakan memiliki andil besar dalam mengembangkan kompetensi literasi siswa. Penelitian ini membahas pengajaran drama sebagai karya sastra di kelas EFL. Juga diuraikan beberapa manfaat menggunakan drama sebagai sebuah alat pembelajaran di kelas EFL dan mengusulkan beberapa bentuk pembelajaran yang dapat digunakan untuk menilai kompetensi sastra siswa dalam pembelajaran sastra, khususnya drama
Public Transportation Slang Munawwir Hadiwijaya; Trisnian Ifianti; Yahmun Yahmun
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 15 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v15i1.2895

Abstract

As a product of creativity, slang continuously raises in society used to mark social and cultural differences. This study aims to discover terms of slang used by the community of public transportation drivers in Kacuk Malang, the process of its formation, the meaning it refers to, and the purpose of its usage. Qualitative design is used as the research method by using the following steps in collecting and analyzing data. The observation was done to gain information about using slang in conversation among public transportation drivers and followed up by interviewing ten drivers. The study found that Slang was used for a variety of purposes. Initially, as their code language. As a language for jokes, second. Third, they use Bahasa Jawa (Javanese language) as words or supplementary language to keep the discourse fresh and further demonstrate their Kacuk community identity. Fifth, as a way to get to know one another better. The final one was for their regular discussions.
The Implementation of Rock Paper Scissors Game for Teaching Speaking at Indocita Foundation Malang Annisaus Shofia Bella; Trisnian Ifianti
Verba: Journal of Applied Linguistics Vol. 1 No. 1 (2022): Verba: Journal of Applied Linguistics
Publisher : ANFA MEDIATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  study  aimed  to  describe  the  implementation  of  rock  paper  scissorss game  in  teaching  speaking  at  Indocita  Foundation  Malang.  English  is  the  most prime language in the world. Speaking is the core of language learning also one of the most important skills in English to be developed and enchanced as means of effective communication. The approch used descriptive qualitative method where 35 students of junior high school especially nineth grade at Indocita Foundation Malang participated. The data collection used observation, interview and questionnaire. The result showed that  the implementation of rock paper scissors game helped the students to motivate  or treat the students to produce the  voice immediately.  Rock  paper  scissors  game  also  could  motivate  the  students’  to  be brave to speak up in English speaking class. This game in teaching speaking made the students realized that the students might have compete  with other members’ group and the students  got  more  effort  to  be  the  winner  in finishing  the  game soon.  The rock paper scissors took the students attention with the colourful papers in front of them which the students touched while students were speaking up. The problems were faced by the students during the process of implementation of rock paper scissors game in teaching speaking at Indocita Foundation Malang such as 1) cooperation  with  the  member’s  of  the  group  2)  lack  of  vocabularies  3)  lack  of fluency.
PEMANFAATAN PLATFORM MEDIA SOSIAL UNTUK USAHA MANDIRI PEMUDA BINA BUGIS SQUAD TRISNIAN IFIANTI; Adi Adi; ENDANG SETIYO ASTUTI
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v1i4.759

Abstract

In the contemporary world, technological advancements have paved the way for online businesses to tap into a broader market using the internet and mobile devices. This implementation of Personal Knowledge Management (PKM) aims to achieve two primary objectives: firstly, training the "Bina Bugis Squads" Youth Community, and secondly, empowering them to engage in online selling through social media platforms, including Tokopedia, which facilitates product marketing across the archipelago. Registering on Tokopedia offers distinct advantages such as effective customer reviews and complaint management (UK), ensuring certification and security (SK), competitive product pricing (HP), comprehensive product descriptions (DP), and reliable transportation options (TR). The enthusiasm to provide workshops to several sellers drives them to embrace online selling through social media and diverse platforms like Facebook, Instagram, and the community itself