Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAGISTRA

PERENCANAAN STRATEGI FAKULTAS MENGGUNAKAN METODE FUZZY QUANTITIVE STATEGIC PLANNING MATRIX Wulandari, Fera Tri; Nugroho, Setiya
MAGISTRA Vol 26, No 90 (2014): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Rencana strategis membantu perguruan tinggi dalam menentukan arah perguruan tinggi untuk mencapai masa depan yang diinginkan dan menyediakan kerangka kerja untuk mencapai keunggulan kompetitif. Dalam proses perencanaan strategi, pemilihan strategi penting dilakukan jika perguruan tinggi tidak memiliki sumber daya untuk menerapkan semua strategi. FQSPM dirancang untuk menentukan daya tarik relatif setiap strategi alternative dengan menggunakan bilangan fuzzy segitiga. Penggabungan FQSPM dan FTOPSIS digunakan dalam proses pengambilan keputusan pada perencanaan strategi suatu perguruan tinggi untuk melakukan pemilihan strategi berdasarkan hasil analisis internal dan eksternal. Hasil perencanaan strategis tersebut membantu perguruan tinggi menentukan arah untuk mencapai masa depan yang diinginkan sehingga perguruan tinggi dapat mengantisipasi perubahan lingkungan dan memperkirakan resikonya sambil terus menyesuaikan tindakan dengan tujuan yang hendak dicapai perguruan tinggi. Kata Kunci : Perencanaan Strategi, SWOT, FQSPM, FTOPSIS
PENENTUAN PRODUK KERAJINAN UNGGULAN DENGAN MENGGUNAKAN MADM-SAW Wulandari, Fera Tri; Nugroho, Setiya
MAGISTRA Vol 27, No 93 (2015): Magistra September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.436 KB)

Abstract

Pemilihan produk unggulan diharapkan dapat membantu pemerintah kabupaten Klatendalam menentukan produk unggulan berdasarkan data jumlah unit usaha untuk setiap jenis industrikerajinan, jumlah tenaga kerja, nilai investasi dan nilai produksi yang akan dirangking. Diawali denganmelakukan analisa terhadap industri kerajinan, kriteria penilaian yang nanti selanjutnya digunakansebagai kriteria dalam proses perangkingan dan melakukan pembobot pada masing-masing kriteriapenilaian. Nilai bobot kriteria dari masing-masing industri tersebut diproses dengan melakukan analisisSAW untuk mendapatkan industri kerajinan dengan peringkat terbaik berdasarkan bobot dari masing-masing kriteria. Hasil ditampilkan dalam dashboard bentuk diagram batang untuk menunjangpengambilan keputusan oleh pemerintah kabupaten Klaten.Kata kunci: SAW, MCDM, Unggulan